Advertisement
Source : thejakartapost.com

42 Contoh Ukara Camboran dalam Bahasa Jawa dan Pengertiannya

Jika kamu sedang mencari contoh ukara camboran dalam bahasa Jawa yang dilengkapi dengan pengertiannya, temukan contohnya dengan membaca artikel berikut sampai selesai.

1 Desember 2025 Zuly Kristanto

Berdasarkan beberapa sumber disebutkan bahwa yang disebut dengan ukara camboran di dalam bahasa Jawa memiliki makna yang sama dengan kalimat majemuk di dalam bahasa Indonesia.

Ukara camboran merupakan sebuah jenis kalimat yang mempunyai gagasan lebih dari satu. Biasanya ukara camboran asalnya dari dua ukara lamba atau lebih yang digabungkan dengan memakai konjungsi.

Adapun yang menjadi konjungsi yang digunakan dalam ukara camboran yaitu utawa (atau), lan (dan), senajan (meskipun), nanging (tetapi), dene (sedangkan), banjur (kemudian), sawise (setelah) dan lainnya. 📖😊✨

Belajar tentang Ukara Camboran

Contoh Ukara Camboran dalam Bahasa Jawa dan Pengertiannya
thejakartapost.com
80 Contoh Ukara Pakon Bahasa Jawa Beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia

Ukara camboran bisa dianggap sebagai kalimat majemuk namun dalam versi bahasa Jawa.

Jika dilihat dari jenisnya, ukara camboran dapat dibedakan menjadi lima yakni:

  1. Ukara camboran sadrajat
  2. Ukara camboran sajajar
  3. Ukara camboran susun
  4. Ukara camboran raketan
  5. Ukara camboran susun.
140 Contoh Ukara Pitakon dalam Bahasa Jawa dan Jenis-jenisnya

Jenis-jenis Ukara Camboran

1. Ukara Camboran Sejajar

Ukara camboran sejajar atau yang dapat disebut dengan kalimat majemuk setara dalam bahasa Indonesia merupakan ukara camboran yang tersusun dari dua atau lebih ukara lamba yang mempunyai kedudukan sejajar atau setara.

Kata hubung atau konjungsi yang dipakai dalam membuat ukara camboran sejajar antara lain yaitu

  • Karo (dengan)
  • Lan (dan)
  • Nanging (tetapi)
  • Dene (sedangkan)
  • Amarga (karena), dll

Contoh Ukara Camboran Sejajar

Di bawah ini diberikan penjelasan mengenai contoh ukara camboran sejajar.

Contoh 1

Aku melu Bulik menyang Solo.
Adhiku melu Bulik menyang Solo.

Maka ukara camborannya adalah:

Aku lan Adhiku melu Bulik menyang Solo (Aku dan Adikku ikut Bulik ke Solo).

Contoh 2

Aku ora mlebu latihan karawitan.
Aku lara weteng.

Maka ukara camborannya adalah:

Aku ora mlebu latihan karawitan amarga lara weteng (Aku tidak masuk latihan karawitan karena sakit perut).

Ringkasan Materi Bahasa Jawa SMA Kelas 12 Kurikulum Merdeka Semester 1 dan 2

Contoh 3

Rudi iku bocah loma.
Adhine Rudi bocah cethil.

Maka ukara camborannya adalah:

Budi iku bocah loma nanging adhine cethil (Budi itu anak dermawan tetapi adiknya pelit).

Contoh 4

Rani iku bocah sregep.
Adhine Rina iku bocah kesed

Maka ukara camborannya adalah:

Rani iku bocah sregep dene adhine bocah sing kesed (Rani itu anak yang rajin, sedangkan adiknya pemalas).

Contoh 5

Budi seneng mangan bakso.
Rudi seneng mangan bakso.

Maka ukara camborannya adalah:

Budi lan Rudi seneng mangan bakso (Budi dan Rudi suka makan bakso).

Contoh 6

Siti seneng maca buku.
Dewi seneng maca buku.

Maka ukara camborannya adalah:

Siti lan Dewi seneng maca buku (Siti dan Dewi suka membaca buku).

Contoh 7

Bapak arep menyang sawah.
Udan deres banget.

Maka ukara camborannya adalah:

Bapak arep menyang sawah nanging udan deres banget (Ayah hendak pergi ke sawah tetapi hujan sangat deras).

Contoh 8

Adi pinter matematika.
Adi pinter IPA.

Maka ukara camborannya adalah:

Adi pinter matematika lan IPA (Adi pintar matematika dan IPA).

2. Ukara Camboran Susun

Ukara camboran susun  di dalam Bahasa Indonesia disebut sebagai kalimat majemuk bertingkat (klausa subordinatif) atau dapat pula disebut dengan kalimat kompleks.

Ukara camboran susun merupakan kalimat yang terdiri dari dua atau lebih ukara lamba (kalimat tunggal) di mana kedudukan salah satu kalimatnya bergantung pada dengan kalimat lainnya.

Kalimat yang bergantung pada kalimat lainnya inilah yang kemudian disebut dengan anak kalimat.

Sementara kalimat yang lain yang tidak bergantung dengan kalimat manapun dapat disebut sebagai induk kalimat (klausa inti).

Di dalam ukara camboran susun terdapat beberapa kata penghubung seperti di bawah ini

  • Supaya 
  • Senajan (meskipun, walaupun)
  • Saengga (sehingga)
  • Amarga (karena)
  • Sawise (setelah)
  • Nalika (ketika)

Ukara Camboran Susun

Supaya lebih memahami apa itu ukara camboran susun, coba kamu perhatikan contoh ukara camboran susun di bawah ini:

Contoh 1

Senajan angel, Rudi bisa ngerjakake soal ujiane.

(Meskipun sulit, Rudi dapat bisa mengerjakan soal ujiannya).

Halaman:

Advertisement