23 Contoh Unsur, Senyawa dan Campuran Beserta Perbedaannya
Berikut ini ada beberapa contoh unsur, senyawa dan campuran yang dapat dijadikan sebagai acuan agar kamu dapat memahami materi dengan mudah.
6. Kalsium
Bahan ini memiliki warna keputihan dan sedikit perak kemudian strukturnya cenderung kurang kuat. Dari segi contoh unsur, senyawa dan campuran kepadatan sendiri tidak dapat diandalkan dan lebih bagus sebagai campuran.
7. Kromium
Memiliki ciri warna keperakan dan sering digunakan sebagai pelapis logam lainnya. Kromium dapat melindungi permukaan logam dari sifat korosi sehingga cocok digunakan sebagai adisi.
8. Magnesium
Merupakan salah satu bentuk logam dengan titik bakar paling rendah sehingga mudah meledak. Ketika dicampurkan dengan beberapa bahan dapat menjadi peledak cukup efektif.
9. Mangan
Tidak jauh berbeda dengan magnesium dimana fungsionalitas utama sebagai bahan peledak. Sifatnya yang mudah melekat membuat mangan cocok digunakan sebagai bahan sabotase.
10. Natrium
Dalam bentuk serbuk akan memiliki kemampuan asimilasi cukup baik pada permukaan logam. Namun contoh unsur, senyawa dan campuran dengan bentuk padatan saja ini kurang fungsional seperti beberapa jenis lainnya.
11. Nikel
Memiliki warna keputihan dan mengkilap sehingga hampir seperti kromium sering dijadikan pelapis. Kondisinya yang tahan terhadap korosi membuatnya cocok menjadi bahan asimilasi logam lainnya.
b. Contoh Senyawa
Berikut ini adalah beberapa contoh senyawa yang dapat Kamu jadikan sebagai referensi. Sehingga nantinya akan cukup mudah mengetahui apakah sebuah benda dapat digunakan atau tidak.
1. Natrium klorida
Perpaduan ion natrium dan klorida sehingga dapat membentuk salah satu bahan baru. Fungsionalitasnya di dunia nyata lebih erat pada pencampuran ionik dan digunakan dalam pengawetan.
2. Kalium sulfit
Memiliki ciri campuran semi padat yang mudah terbakar dan korosif terhadap bahan organik. Dalam mengatasi bahan seperti itu maka seseorang perlu menggunakan peralatan pengaman.
3. Perak fosfat
Ini adalah bentuk alternatif dari perak sehingga dapat digunakan sebagai perhiasan. Tujuan penggunaan fosfat adalah contoh unsur, senyawa dan campuran mencegah adanya reaksi alergi akibat korosif dari perak tadi.
4. Magnesium bromida
Dalam kehidupan sehari-hari bahan tersebut digunakan sebagai bahan bakar dalam industri. Kemampuan pembakarannya cukup kuat sehingga mampu melelehkan logam dengan kepadatan tinggi.
5. Kalsium karbonat
Dalam bentuk cairan kalsium karbonat akan mudah menguap ketika terkontaminasi dengan udara. Sehingga ketika contoh unsur, senyawa dan campuran membuat sistem pencampuran perlu menerapkan isolasi ketat.
Halaman:

