Contoh Wawancara tentang Kegiatan Ekonomi dengan Pedagang dan Cara Membuatnya
Mendapatkan tugas untuk mewawancarai pedagang? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contoh pertanyaan yang bisa kamu tanyakan dan bagaimana cara membuatnya!
Fungsi Wawancara
Wawancara memiliki beberapa fungsi, yaitu:
- Untuk mendapatkan sebuah data secara langsung yang dapat menjelaskan suatu hal, kondisi, dan situasi tertentu.
- Untuk menghindari kesalahan atau kesimpangsiuran sebuah informasi.
- Untuk mendapatkan informasi dengan cara yang komprehensif, jujur, akurat, sekaligus mendalam.
- Untuk mendapatkan sebuah informasi atau data yang bersifat objektif dan berimbang.
- Untuk menggali perspektif baru mengenai suatu masalah atau peristiwa.
Bagaimana Cara Membuat Pertanyaan Wawancara?
Wawancara tidak boleh dilakukan secara sembarangan, kamu harus mendapatkan informasi yang akurat dan optimal.
Nah, agar kamu bisa mendapatkan informasi yang maksimal dari para pedagang yang kamu wawancarai, kamu harus membuat pertanyaan-pertanyaan wawancara dengan efektif mengikut beberapa tips berikut ini.
1. Tentukan Tujuan dari Wawancara
Pertama, kamu harus menentukan tujuan dari wawancara yang akan kamu lakukan nantinya. Setiap tujuan tentu akan memiliki jenis pertanyaan yang berbeda-beda.
Jadi, sedari awal, kamu harus tahu wawancara akan dibawa kemana. Apakah untuk menggali informasi, untuk mengajak audience bertindak, maupun yang lainnya.
2. Susun Daftar Pertanyaan Wawancara Dari yang Umum hingga Spesifik
Setelah menentukan tujuan wawancara, hal kedua yang perlu kamu lakukan adalah mulai membuat daftar pertanyaan wawancara apa saja yang akan diajukan nantinya.
Untuk menyusunnya, kamu harus menyesuaikan dengan tujuan tadi.
Selain itu, untuk memudahkan kamu mendapatkan jawaban yang lebih spesifik, kamu dapat menyusun pertanyaan dari yang umum terlebih dahulu kemudian spesifik.
3. Usahakan untuk Selalu Menggunakan Pertanyaan Terbuka
Ketiga, selain membuat pertanyaan dari yang umum ke spesifik, kamu juga harus menggunakan jenis pertanyaan yang sifatnya terbuka agar mendapatkan jawaban yang jauh lebih rinci.
Dalam hal ini, kamu dapat menggunakan pertanyaan “mengapa” dan “bagaimana” agar jawaban yang didapatkan tidak hanya “ya” atau “tidak”.
Namun, kamu juga dapat menggunakan jenis pertanyaan lain jika memang diperlukan.
4. Sesuaikan Pertanyaan yang akan Diajukan dengan Narasumber
Terakhir, agar jawaban atau informasi yang didapatkan tetap relevan dan bermanfaat.
Usahakan untuk selalu membuat pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan narasumber.
Jika kamu mewawancarai pedagang maka selesaikanlah dengan profesi mereka, begitu juga dengan narasumber-narasumber yang lainnya.
Seperti Apa Contoh Pertanyaan Wawancara Kegiatan Ekonomi dengan Pedagang?
Setelah memahami apa yang dimaksud dengan wawancara mulai dari pengertian, fungsi beserta cara membuatnya.
Halaman:



