12 Contoh Zat Gas dalam Kehidupan Sehari-hari beserta Ciri-ciri, Sifat, dan Penjelasannya
Gas merupakan salah satu wujud zat yang bisa kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Simak contoh, ciri, dan sifatnya di sini!
2. Asap
Asap baik yang berasal dari pembuangan kendaraan bermotor, rokok, pabrik maupun sebab alami merupakan salah satu contoh dari dari zat gas. Asap juga termasuk zat gas yang rupanya bisa kita lihat.
3. Angin
Angin ialah bergerak yang berembus dari wilayah dengan tekanan tinggi ke wilayah yang lebih rendah tekanannya. Angin merupakan salah satu contoh zat gas yang mudah sekali kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari, kan?
4. Ozon
Kamu pasti tahu kan lapisan pelindung bumi yang bernama ozon ini? Ya, manfaat ozon bagi kehidupan manusia sangat besar karena bisa melindungi manusia dari paparan sinar ultraviolet.
Lapisan ozon terdiri atas 3 atom oksigen yang membentuk senyawa gas O3.
5. AC
Pendingin ruangan sangat dibutuhkan untuk memberikan rasa sejuk bagi ruangan yang ada di sekitarnya. AC mengandung gas Freon yang berfungsi menyerap panas.
6. Kentut
Kentut merupakan salah satu gas hasil buangan dari proses pencernaan manusia. Biasanya kentut mengandung gas-gas seperti nitrogen, karbondioksida, methan dan dilepaskan keluar karena tidak dibutuhkan oleh tubuh.
7. Oksigen
Pada keadaan bebas di alam, oksigen (O2) merupakan salah satu hasil dari proses fotosintesis. Meski tidak tampak, oksigen berguna bagi proses respirasi sel makhluk hidup.
Kita juga bisa menemukan tabung-tabung berisi oksigen di rumah sakit untuk menyokong kehidupan para pasien yang mengalami kesulitan bernapas.
8. Helium
Helium merupakan salah satu zat yang tergolong dalam gas mulia dalam sistem periodik unsur dalam ilmu kimia.
Helium lebih ringan dari udara sekitar sehingga dapat membuat balon yang diisi gak helium terbang. Sayangnya, helium cukup mahal sehingga biasanya dalam pengisian balon digunakan gas lain yang lebih murah yaitu hydrogen (H2).
9. Hidrogen
Gas Hidrogen merupakan contoh zat gas yang selanjutnya akan kita pelajari. Hidrogen biasanya digunakan untuk mengisi balon karena harganya cukup terjangkau daripada yang menggunakan gas helium.
Sayangnya, penggunaan hidrogen pada balon memiliki risiko yang cukup besar yaitu mudah terbakar. Sehingga apabila hidrogen memiliki kontak langsung dengan api atau sinar matahari maka akan menyebabkan ledakan.
Halaman:

