17 Dampak Positif dan Negatif dari Perubahan Sosial Budaya
Sudah tahu apa saja dampak positif dan negatif perubahan sosial budaya? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini.
5. Rasa Patriotisme Berkurang
Dengan pola pikir terlalu terbuka dan pengaruh dari luar, membuat banyak anak muda tidak memiliki rasa bangga lagi terhadap bangsanya sendiri dan menjadi jauh lebih menyukai budaya asing.
Seperti pecinta K-Pop yang lebih membanggakan negara Korea Selatan dan tidak memiliki kebanggaan sama sekali dengan negaranya sendiri.
6. Lupa dengan Budayanya Sendiri
Rasa nasionalisme yang mulai luntur juga akan membuat generasi muda mulai melupakan budayanya sendiri karena lebih menggemari budaya asing.
Hal ini berbanding lurus dengan kemajuan teknologi yang membuat banyak orang bisa mengakses informasi dari luar secara luas.
Hal tersebut akan mengubah pola pikir, gaya hidup, hingga sudut pandang yang jika tidak diawasi dan akan membuat rasa nasionalisme menghilang.
Dampak buruknya juga membuat generasi muda tidak mengetahui dan mengenal budaya negerinya sendiri.
Jangankan mengenal budayanya sendiri seperti sejarah Bangsa Indonesia. Hal yang paling sederhana yang terlihat kini adalah banyak generasi muda yang bahkan tidak hafal dengan Pancasila.Â
Bahkan, generasi muda masa kini juga lebih sering menggunakan bahasa inggris dibandingkan menggunakan bahasa leluhurnya.
Pastinya bisa memberikan dampak buruk dengan menghilangnya pengetahuan generasi muda terhadap budayanya sendiri.
Dampak positif dan negatif dari perubahan sosial bisa terlihat dan dirasakan secara nyata, meski memberikan beberapa pengaruh positif.
Namun, kamu juga tidak boleh melupakan dan menutup mata dengan dampak negatifnya.
7. Menurunnya Interaksi Sosial Secara Langsung
Perubahan sosial budaya yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi juga menyebabkan menurunnya interaksi sosial secara langsung di tengah masyarakat.
Kini, banyak orang lebih memilih berkomunikasi melalui gawai dibandingkan bertatap muka secara langsung.
Kebiasaan ini secara perlahan membuat hubungan sosial menjadi renggang, rasa empati berkurang, serta menurunkan kemampuan individu dalam bersosialisasi di lingkungan nyata.
Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa pengendalian, masyarakat dapat menjadi lebih individualis dan kurang peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
Jika kamu ingin mencari tahu informasi penting lainnya, seperti Contoh Culture Shock, kamu bisa mengunjungi blog Mamikos. Akan ada banyak sekali artikel menarik yang wajib kamu ketahui.Â
Halaman:

