18 Fakta Menarik tentang Bulan, Ukurannya yang Lebih Kecil daripada Bumi
Dari gerhana bulan hingga pasang surut air laut di permukaan Bumi merupakan fakta menarik tentang Bulan. Mari kenali Bulan dengan lebih dekat!
8. Bulan Tidak Memiliki Atmosfer
Fakta menarik tentang bulan selanjutnya merupakan salah satu hal yang membedakan Bulan dari Bumi, yaitu bahwa Bulan tidak memiliki atmosfer yang substansial.
Jika atmosfer Bumi melindungi kita dari radiasi berbahaya dan menjaga suhu di permukaan relatif stabil, maka tanpa atmosfer, suhu di permukaan Bulan sangat ekstrem dan tidak ada perlindungan terhadap radiasi.
9. Gerhana Bulan
Gerhana Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan dalam susunan lurus.
Saat itu, Bumi menutupi sebagian cahaya matahari yang biasanya diterima oleh Bulan.
Fakta menarik tentang Bulan ini menghasilkan bayangan Bumi yang terlihat di permukaan Bulan, menciptakan pemandangan langka dan memukau.
10. Pengaruh Terhadap Pasang Surut
Bulan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pasang surut di Bumi. Gravitasi Bulan menarik air di samudra, menyebabkan air naik dan turun secara teratur, yang kita kenal sebagai pasang surut dan surut.
Selain itu, pasang surut ini memiliki efek besar pada ekologi pesisir dan navigasi maritim.
11. Bulan Tidak Memiliki Magnetosfer
Salah satu alasan utama Bulan tidak memiliki atmosfer yang substansial adalah karena tidak memiliki magnetosfer yang kuat untuk melindunginya dari angin matahari dan radiasi ruang angkasa lainnya.
Kehilangan magnetosfer juga berarti bahwa Bulan tidak memiliki aurora, fenomena yang sangat terkait dengan medan magnet planet.
12. Pola Gelombang Panjang di Permukaan Bulan
Seperti yang sudah disebutkan diatas. permukaan Bulan memiliki pola gelombang panjang yang dikenal sebagai “rilles”.
Rilles ini adalah lekukan atau parit panjang yang terbentuk oleh aliran lava di bawah permukaan Bulan yang membeku menjadi saluran panjang setelah mengalir keluar dari gunung berapi di masa lalu.
13. Bulan Menyebabkan Badai Meteorit
Fakta menarik tentang Bulan lainnya adalah sering menjadi target bagi meteorit dan asteroid yang jatuh dari ruang angkasa.
Karena Bulan tidak memiliki atmosfer yang tebal seperti Bumi, meteorit yang menghantam permukaannya tidak mengalami perlambatan signifikan dan dapat menyebabkan kawah besar ketika menabrak.
14. Warna Bulan Penuh Berbeda
Meskipun kita sering merujuk pada “Bulan purnama” sebagai Bulan dengan warna putih keperakan, warna Bulan purnama sebenarnya dapat bervariasi tergantung pada kondisi atmosfer di Bumi.
Misalnya, Bulan purnama terlihat merah saat terjadi gerhana Bulan total, karena cahaya Matahari yang disebarkan oleh atmosfer Bumi merah yang ditembakkan ke permukaan Bulan.
Halaman:

