18 Fakta Menarik tentang Bulan, Ukurannya yang Lebih Kecil daripada Bumi
Dari gerhana bulan hingga pasang surut air laut di permukaan Bumi merupakan fakta menarik tentang Bulan. Mari kenali Bulan dengan lebih dekat!
15. Pemindaian Penuh Bulan
Pemindaian penuh Bulan menggunakan teknologi satelit dan pesawat ruang angkasa telah membantu ilmuwan memetakan permukaan Bulan dengan lebih baik.
Hal itu memungkinkan manusia mempelajari lebih lanjut tentang geologi, topografi, dan komposisinya.
16. Bulan Bisa Dikunjungi Lagi
Setelah misi Apollo, penjelajahan manusia ke Bulan tidak berhenti di sana.
Sejumlah badan antariksa seperti NASA, ESA, dan agensi antariksa lainnya sedang merencanakan misi kembali ke Bulan dalam beberapa tahun mendatang.
Fakta menarik tentang Bulan tersebut juga termasuk rencana untuk mendirikan pangkalan permanen di Bulan yang dapat menjadi titik awal bagi penjelajahan antariksa lebih lanjut ke Mars dan luar angkasa.
17. Penemuan Air di Bulan
Pada awalnya Bulan memang dianggap sebagai lingkungan yang sangat kering, tapi penemuan terbaru menunjukkan adanya jejak air di permukaan Bulan.
Air ditemukan terperangkap di lapisan es di kutub Bulan dan keberadaannya menimbulkan potensi penting untuk mendukung misi penjelajahan ruang angkasa masa depan.
18. Bulan Memiliki Bulan
Bulan ternyata memiliki “Bulannya” sendiri menjadi fakta menarik tentang Bulan terakhir yang akan Mamikos bahas.
Bulan-Bulan kecil ini disebut “tropik” dan telah diamati mengorbit Bulan dalam beberapa kasus.
Namun, mereka sangat kecil dan sulit dideteksi, dan hanya ditemukan melalui pengamatan teleskop yang sangat sensitif.
Penutup
Nah. Itulah tadi fakta menarik tentang Bulan yang dapat Mamikos informasikan untuk kamu.
Ternyata, fakta menarik tentang Bulan maupun planet di Tata Surya ini menyenangkan untuk dipelajari, ya.
Kita bisa mengetahui banyak fenomena-fenomena alam yang tidak dapat kita saksikan langsung.
FAQ
Bulan adalah satelit alami Bumi yang mengorbit planet kita, memberikan pencahayaan malam dan mempengaruhi fenomena pasang surut di lautan.
Bulan sampai saat ini diketahui tidak memiliki atmosfer yang melindunginya dari radiasi Tata Surya sehingga tidak memungkinkan kehidupan di Bulan.
Bulan terbentuk dari puing-puing hasil tabrakan Bumi dan protoplanet besar sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Tabrakan besar tersebut dikenal dengan The Big Whack.
Eksplorasi Bulan dimulai sejak zaman kuno, tetapi misi Apollo NASA pada 1969 menandai pencapaian terbesar.
Di mana manusia pertama, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin, berjalan di permukaannya, mengubah sejarah eksplorasi manusia.
Bulan purnama memiliki warna yang dapat bervariasi tergantung pada kondisi atmosfer di Bumi.
Halaman:

