4 Faktor yang Mempengaruhi Kesetimbangan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari
Apakah kamu pernah mendengar mengenai kesetimbangan kimia? Simak berbagai faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia yang ada di bawah ini.
Kemudian, apabila konsentrasi produk yang ada ditambahkan ke dalam sistem, maka reaksi kesetimbangan akan menjadi bergeser ke kiri atau ke arah reaktannya. Reaksi kimia yang berjalan akan menghasilkan reaktan dalam jumlah yang lebih banyak.
Berbagai kejadian tersebut bisa diwujudkan karena adanya reaksi kimia yang memiliki sifat reversible dengan mempertahankan kesetimbangan yang dimilikinya.
Saat konsentrasi dari sebuah reaktan maupun produk dalam sebuah reaksi kesetimbangan mengalami perubahan, maka komposisi dari campuran kesetimbangan yang ada juga ikut berubah. Hal ini terjadi supaya efek perubahan konsentrasi yang ada bisa menjadi lebih minimal.
Artinya, saat konsentrasi dari reaktan ditambahkan, maka reaksi kesetimbangan yang ada akan menjadi bergeser ke arah produk. Sementara untuk konsentrasi produk yang ditambahkan, maka akan membuat reaksi kesetimbangan menjadi bergeser ke arah reaktannya.
Penutup
Nah, itu tadi merupakan penjelasan mengenai beberapa faktor yang mempengaruhi kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari-hari. Dari faktor tersebut, kamu bisa mencoba untuk menjalani kegiatan dengan lebih mudah karena memahami reaksi kimia yang berjalan.
Tidak hanya mengenai kesetimbangan, tetapi masih ada banyak materi kimia lainnya yang penting untuk kamu kuasai. Kamu dapat membaca materi kimia yang lengkap untuk berbagai jenjang pendidikan melalui situs blog Mamikos.
FAQ
Kesetimbangan kimia merupakan keadaan dimana kedua reaktan serta produk saling bertemu dalam sebuah konsentrasi yang tidak memiliki kecenderungan lebih lanjut untuk dapat mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu.
Contoh kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari-hari seperti adanya perubahan wujud yang dialami oleh air, reaksi kesetimbangan yang terjadi di dalam tubuh, reaksi kesetimbangan yang terjadi di dalam mulut, serta derajat dari pH darah serta jaringan tubuh.
Beberapa faktor yang memberikan pengaruh terhadap kesetimbangan kimia yaitu seperti terjadinya perubahan terhadap konsentrasi, suhu, volume, tekanan, dan adanya katalis.
Tetapan kesetimbangan atau K merupakan konstanta (nilai atau angka tetap) yang menjadi perbandingan antara zat yang ada di ruas kanan dengan ruas kiri yang terjadi dalam sebuah reaksi kesetimbangan. Tetapan ini sebagai angka yang menunjukkan perbandingan secara kuantitatif yang dimiliki antara produk dan reaktan.
Sebuah reaksi kimia baru dapat dikatakan mencapai kesetimbangan saat reaksi tersebut memiliki laju reaksi yang ada ke arah kiri sama dengan reaksi yang terletak ke arah kanan.
Halaman:

