6 Fungsi Hati dalam Sistem Ekskresi Manusia beserta Cara Kerja, Struktur dan Penjelasannya
Sebagai salah satu organ tubuh manusia, hati tentu saja memiliki banyak fungsi vital dalam tubuh, salah satunya berfungsi dalam sistem ekskresi manusia. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Apa Fungsi Hati dalam Sistem Ekskresi Manusia?
Pada sistem ekskresi, hati memiliki fungsi untuk memecah beberapa jenis senyawa yang bersifat racun. Senyawa-senyawa tersebut jika dibiarkan akan menumpuk dan dapat meracuni tubuh. Adapun lebih jelasnya, berikut adalah beberapa fungsi hati dalam sistem ekskresi manusia:
1. Berfungsi untuk Detoksifikasi Racun Berbahaya dalam Tubuh
Melihat dari fungsinya, hati dapat kita sebut sebagai sebuah pabrik pengolahan limbah. Hati dapat melakukan netralisasi serta mengubah racun-racun pada tubuh, obat-obatan hingga zat kimia berbahaya lainnya agar lebih aman untuk dibuang.Â
Contohnya seperti racun dari alkohol, obat-obatan, atau amonia akan diproses oleh hati untuk diubah menjadi urea. Urea tersebut kemudian akan dikeluarkan melalui ginjal dalam bentuk urine.
Dengan begitu, hati dapat mempertahankan keseimbangan tubuh manusia dengan membatasi berbagai dampak buruk yang mungkin akan muncul akibat bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh manusia.
2. Berfungsi untuk Memproduksi dan Sekresi Empedu
Fungsi hati dalam sistem ekskresi juga yaitu untuk memproduksi cairan empedu. Empedu memiliki fungsi sebagai sebuah medium untuk mensekresikan berbagai macam zat sisa dalam tubuh.Â
Contohnya seperti bilirubin yang merupakan hasil pemecahan dari sel darah merah serta kolesterol berlebih. Selain itu, empedu juga memiliki fungsi lain untuk membantu mencerna lemak.
Produksi empedu sangat penting bagi tubuh manusia karena dapat menjaga kadar kolestrol di dalam tubuh agar tetap seimbang. Dimana kelebihan kolestrol akan dibuang melalui empedu.
Jika saluran empedu tersumbat, hal tersebut akan mengganggu pencernaan lemak serta dapat menimbulkan berbagai masalah lainnya seperti batu empedu.
3. Berfungsi untuk Pengolahan Amonia
Fungsi hati dalam sistem ekskresi manusia selanjutnya yaitu untuk mengolah amonia. Amonia sendiri merupakan produk sampingan yang dihasilkan dari metabolisme protein yang sangat beracun bagi sel-sel di dalam tubuh.
Melalui sistem ekskresi, hati dapat mengubah amonia sebagai zat berbahaya menjadi bentuk yang lebih aman yaitu urea agar lebih mudah dibuang melalui urine.
4. Berfungsi untuk Pemecahan Hormon
Hati juga memiliki fungsi sebagai alat pemecah hormon-hormon yang sudah tidak lagi diperlukan oleh tubuh.
Dengan begitu, hati dapat mencegah penumpukan hormon berlebih yang dapat mengganggu keseimbangan tubuh manusia.
5. Berfungsi untuk Filtrasi Darah
Hati juga merupakan organ tubuh yang dapat memfilter darah, dimana darah yang kembali dari sistem pencernaan itu harus melewati hati terlebih dahulu.Â
Pada saat darah melewati hati, hati dapat menyaring berbagai zat-zat asing atau racun sebelum darah beredar ke seluruh tubuh.
6. Berfungsi untuk Metabolisme Obat
Hati juga memiliki fungsi untuk memproses hampir semua jenis obat atau zat kimia yang masuk atau dikonsumsi ke dalam tubuh manusia.Â
Hati dapat mengubah struktur kimia obat-obatan yang kompleks menjadi bentuk yang lebih mudah untuk dibuang melalui feses dan urine.
Halaman:

