6 Fungsi Hati dalam Sistem Ekskresi Manusia beserta Cara Kerja, Struktur dan Penjelasannya
Sebagai salah satu organ tubuh manusia, hati tentu saja memiliki banyak fungsi vital dalam tubuh, salah satunya berfungsi dalam sistem ekskresi manusia. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini.
Cara Kerja Sistem Ekskresi Hati atau Proses Ekskresi oleh Hati
Sistem ekskresi hati merupakan sebuah sistem yang sangat kompleks di dalam tubuh manusia. Mengutip dari Liputan6, proses ekskresi oleh hati adalah sebagai berikut:
1. Mengambil Zat dari Darah
Proses ekskresi hati bermula saat darah yang mengandung berbagai zat sisa masuk ke dalam hati melalui vena porta.Â
Kemudian sel-sel utama hati yaitu hepatosit akan menyerap atau mengambil berbagai senyawa yang ada dalam darah untuk diproses secara lebih lanjut.
2. Biotransformasi
Setelah zat-zat dalam darah diambil, selanjutnya zat-zat tersebut akan diproses melalui serangkaian reaksi kimia yang disebut dengan istilah biotransformasi.
Pada proses ini, biasanya akan terjadi dua fase, fase pertama yaitu melibatkan reaksi oksidasi, reduksi, serta hidrolis untuk mengubah struktur molekul pada zat.Â
Kemudian untuk fase kedua akan melibatkan penambahan gugus kimia tertentu agar senyawa dapat lebih larut di dalam air.
Proses ini bertujuan untuk mengubah struktur kimia pada zat menjadi bentuk yang lebih tidak berbahaya agar dapat dengan mudah diproses oleh tubuh.
3. Konjugasi
Proses selanjutnya yaitu konjugasi, ini merupakan tahapan untuk menggabungkan zat sisa atau racun dengan molekul-molekul lain seperti sulfat atau glukoronat.Â
Fungsinya yaitu untuk membuat zat-zat tersebut lebih mudah larut dalam sehingga dapat dikeluarkan dari tubuh.
4. Produksi Empedu
Hati juga akan terus memproduksi empedu, sebuah cairan dengan warna kehijauan yang memiliki kandungan berbagai zat sisa.Â
Empedu tersebut akan disimpan secara sementara dalam kantung empedu sebelum akhirnya dilepaskan ke usus kecil.
5. Sekresi ke Saluran Empedu
Selanjutnya zat-zat sisa yang sudah diproses akan disekresikan melalui saluran empedu kecil dan akan bergabung membentuk saluran empedu utama.
6. Ekskresi Melalui Usus
Empedu yang di dalamnya mengandung berbagai zat sisa akan dilepaskan ke dalam usus dua belas jari.Â
Dimana sebagian besar komponen empedu tersebut akan dibuang bersama feses, sementara sebagian lainnya akan diserap kembali oleh usus melalui siklus enterohepatik.
7. Pembentukan Urea
Untuk ammonia, hati akan mengubahnya menjadi urea. Urea akan dilepaskan kembali ke aliran darah untuk diekskresikan oleh organ ginjal melalui urine.
Zat yang Dapat Dieksreksikan Oleh Hati
Adapun zat-zat yang dapat diekskresikan oleh hati adalah sebagai berikut:
- Bilirubin
- Kolestrol
- Urea
- Obat-obatan serta metabolitnya
- Hormon
- Toksin atau zat kimia asing
- Logam berat
- Pigmen empedu
- Asam empedu
- Sisa metabolisme lemak
Nah, itulah dia beberapa fungsi hati dalam sistem ekskresi manusia beserta cara kerja dan strukturnya. Hati merupakan alat vital yang bekerja secara terus menerus untuk menjaga keseimbangan tubuh. Oleh karena itu, sangat penting menjaga kesehatan hati agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Referensi:
Mengenal Sistem Ekskresi pada Manusia: Fungsi, Organ, dan Gangguannya [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7278810/mengenal-sistem-ekskresi-pada-manusia-fungsi-organ-dan-gangguannya.
Pengertian Hati – Fungsi, Bagian-Bagian, Cara Kerja dan Gangguan pada Hati Lengkap dengan Penjelasannya [Daring]. Tautan: https://ipa.pelajaran.co.id/hati/
Fungsi Hati Sebagai Alat Ekskresi Adalah: Memahami Peran Vital Organ Hati [Daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/feeds/read/5783768/fungsi-hati-sebagai-alat-ekskresi-adalah-memahami-peran-vital-organ-hati
Halaman:
