Besaran Gaji Tentara Indonesia (TNI) sesuai Golongan Tamtama, Bintara, hingga Perwira
Gaji pokok seorang prajurit TNI itu berapa sih? Selain itu ada tunjangan apa lagi, ya? Penasaran? Baca artikelnya!
Gaji Tentara Indonesia Golongan II โ Bintara
- Sersan II akan mendapat gaji dengan besaran mulai dari Rp 2.635.600 hingga Rp 4.331.100
- Sersan I akan mendapat gaji dengan besaran mulai dari Rp 2.717.900 hingga Rp 4.466.600
- Sersan Kepala akan mendapat gaji dengan besaran mulai dari Rp 2.803.000 hingga Rp 4.606.400
- Sersan Mayor akan mendapat gaji dengan besaran mulai dari Rp 2.890.700 hingga Rp 4.750.400
- Pembantu Letnan II akan mendapat gaji dengan besaran mulai dari Rp 2.981.200 hingga Rp 4.899.000
- Pembantu Letnan I akan mendapat gaji dengan besaran mulai dari Rp 3.074.000 hingga Rp 5.029.100
Gaji Tentara Indonesia Golongan III โ Perwira Pertama
- Letnan II akan menerima gaji mulai dari Rp 3.426.900 hingga Rp 5.544.000
- Letnan I akan menerima gaji mulai dari Rp 3.534.100 hingga Rp 5.911.900
- Kapten akan menerima gaji mulai dari Rp 3.644.600 hingga Rp 5.989.200
Gaji Tentara Indonesia Golongan IV โ Perwira Menengah
- Mayor akan menerima gaji dengan besaran mulai dari Rp 3.758.600 hingga Rp 6.176.500
- Letnan Kolonel akan menerima gaji dengan besaran mulai dari Rp 3.875.800 hingga Rp 6.369.800
- Kolonel akan menerima gaji dengan besaran mulai dari Rp 3.997.400 hingga Rp 6.569.100
Gaji Tentara Indonesia Golongan V โ Perwira Tinggi
- Brigjen/Laksamana Pertama/Marsekal Pertama besaran gajinya akan berkisar antaraย Rp 4.122.400 hingga Rp 6.739.700
- Mayjen/Laksamana Muda/Marsekal Muda besaran gajinya akan berkisar antara Rp 4.251.400 hingga Rp 6.986.400
- Letjen/Laksamana Madya/Marsekal Madya besaran gajinya akan berkisar antara Rp 6.363.500โRp 7.205.000
Itulah simulasi besaran gaji tentara Indonesia bila ada kenaikan lagi di tahun 2025 ini. Namun, selain gaji pokok masih ada tunjangan lainnya seperti yang akan dijelaskan di bagian berikutnya.
Berapa pun besaran gajinya, semuanya akan cukup dengan manajemen keuangan yang baik. Gaji besar dan tunjangan besar akan sia-sia bila pengaturannya tidak berjalan dengan baik.
Macam-macam Tunjangan TNI
Selain gaji pokok, para anggota TNI juga mendapatkan tunjangan untuk menunjang kebutuhannya sesuai dengan tugas dan kinerjanya masing-masing.
Berikut ini tunjangan-tunjangan yang menjamin kesejahteraan anggota TNI:
1. Tunjangan Kinerja
Tunjangan ini merupakan tunjangan yang menjadi hak TNI atas pencapaian kinerja baik secara individu maupun satuan.Besarannya bervariasi tergantung dari pangkat, jabatan, dan juga kelas jabatan dari masing-masing prajurit
Tujuan dari tukin ini adalah sebagai pendorong prajurit supaya lebih produktif dan terus profesional dalam menjalankan tugasnya masing-masing.
2. Tunjangan Suami atau Istri
Tunjangan ini adalah hak setiap prajurit yang telah berpasangan resmi atau menikah. Besarannya yaitu 10 % dari total gaji pokok.
Tujuan dari tunjangan ini adalah sebagai penopang kebutuhan rumah tangga dari prajurit yang telah menikah.
3. Tunjangan Anak
Selain tunjangan suami atau istri, anggota TNI yang memiliki anak juga akan mendapatkan tunjangan anak.
Besarannya sendiri adalah 2 % dari gaji pokok bagi setiap anak. Tujuan dari pemberian tunjangan ini adalah untuk meringankan kebutuhan biaya hidup dan pendidikan buah hati prajurit.
4. Tunjangan Pangan
Berbeda dengan tunjangan lain yang berupa uang, tunjangan pangan hadir dalam bentuk beras atau pun uang dengan nilai setara beras.
Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk meringankan kebutuhan pokok prajurit dan juga keluarganya sehingga nutrisinya tercukupi.
5. Tunjangan Umum
Tunjangan umum merupakan tunjangan yang menjadi hak prajurit yang tak memiliki jabatan struktural atau sebuah fungsi tertentu.
Besarannya pun terbilang kecil namun tujuannya adalah untuk pelengkap gaji pokok prajurit.
6. Tunjangan Kemahalan Wilayah (Papua)
Harga-harga di Papua terbilang lebih mahal dibandingkan dengan wilayah lainnya di Indonesia. Untuk itu, prajurit yang bertugas di Papua akan mendapatkan tunjangan khusus.
Tunjangan Kemahalan Wilayah ini akan menyeimbangkan penghasilan prajurit sehingga bisa bertahan hidup memenuhi kebutuhannya selama bertugas di Papua.
Halaman:

