Advertisement
Source : unsplash.com/v2osk

7 Gangguan pada Sistem Ekskresi Manusia beserta Penyebabnya Lengkap

Manusia memiliki organ ekskresi yang lebih kompleks dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Kira-kira apa saja gangguan pada sistem ekskresi manusia? Kamu bisa temukan jawabannya dalam artikel ini.

21 Juni 2024 Bella Carla

2. Batu Ginjal

Salah satu gangguan sistem ekskresi yang umum menyerang ginjal adalah batu ginjal. Penyakit ini merupakan gangguan yang terjadi karena terbentuknya endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal (pelvis renalis), kandung kemih, atau saluran ginjal.

Berbentuk kristal dan tidak dapat larut, batu ginjal mengandung kalsium oksalat, asam urat, dan kristal kalsium fosfat.

Endapan tersebut terbentuk apabila seseorang terlalu banyak mengkonsumsi garam mineral dan kekurangan mengkonsumsi air, serta sering menahan kencing.

Upaya yang bisa dilakukan guna mencegah terbentuknya batu ginjal adalah dengan minum air mineral cukup setiap hari.

Selain itu, kamu juga harus membatasi konsumsi garam, mengingat kandungan natrium yang tinggi di dalam garam juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Selain itu, kamu juga tidak boleh terlalu sering menahan kencing, ya.

3. Albuminuria

Albuminuria merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya kerusakan pada glomerulus yang berperan dalam proses filtrasi, sehingga pada urine ditemukan adanya protein.

Penyakit atau gangguan pada sistem ekskresi yang satu ini dapat terjadi karena kurangnya asupan air ke dalam tubuh, sehingga membebankan kerja ginjal.

Dengan mengkonsumsi terlalu banyak kalsium, vitamin C, serta protein dapat membuat glomerulus harus bekerja lebih keras. Kemudian, juga bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah albuminuria adalah hidup dengan pola hidup sehat untuk mengatur keseimbangan gizi, serta mengatur jumlah garam dan protein yang dikonsumsi.

Gambar Mekanisme Kerja Otot pada Manusia beserta Penjelasannya Lengkap

4. Sirosis hati

Gangguan pada organ hati atau penyakit liver tentunya bisa dialami oleh siapa saja. Adapun, tahap akhir dari penyakit hati dalam istilah medis disebut sebagai sirosis hati.

Nah, sirosis ini terjadi saat cedera hati meninggalkan jaringan parut yang membuat hati tidak dapat bekerja normal. Hal ini dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan, efek obat-obatan, atau infeksi virus.

Seseorang yang mengidap sirosis hati dapat merasakan mual, lesu, nafsu makan menurun, berat badan berkurang, hingga kulit atau mata menguning.

5. Diabetes insipidus

Penyakit yang terjadi pada sistem ekskresi manusia satu ini disebabkan karena seseorang kekurangan hormon ADH (hormon antidiuretic).

Kondisi tersebut menyebabkan tubuh seseorang tidak dapat menyerap air yang masuk ke dalam tubuh, sehingga penderita akan sering buang air kecil secara terus menerus.

Upaya yang bisa dilakukan guna penanganan penderita diabetes insipidus adalah dengan memberikan suntikan hormon antidiuretik. Hal ini dapat membantu penderita mempertahankan pengeluaran urine secara normal.

Halaman:

Advertisement