Source : pixabay.com

11 Hal yang Bisa Menyebabkan Ibu Kost Murka, Pernah Mengalami?

Selama menjadi anak kost, perilaku yang kamu lakukan perlu dijaga. Kamu tidak bisa seenaknya menggap kost seperti rumah sendiri agar hubungan dengan pemilik atau penghuni kost lainnya bisa berjalan dengan baik.

30 Agustus 2026 Lailla

Tantangan sebagai anak kost sangat beragam. Ketika menjadi anak kost, kehidupan seseorang bisa berubah karena jauh dari orang tua. Menjaga hubungan baik dengan penghuni kost lainnya serta dengan pemilik kost adalah hal yang wajib dilakukan.

Bahkan, terkadang relasi dengan pemilik kost ini yang menentukan betah atau tidaknya penghuni untuk tetap bertahan. Jika hubungan dengan pemilik kost bermasalah, penghuni kost akan merasa tidak nyaman. 🏠

Hal yang Bisa Membuat Ibu Kost Marah

pixabay.com
Tips Supaya Kamu Bisa Bayar Sewa Kost Tepat Waktu

Selama menjadi anak kost, perilaku yang kamu lakukan perlu dijaga. Kamu tidak bisa seenaknya menggap kost seperti rumah sendiri. Biasanya, hubungan dengan bapak kost akan cenderung baik-baik saja. Malahan antara anak kost dengan bapak kost bisa lebih akrab.

Jika ada masalah, bapak kost tidak akan berlarut-larut membahasnya. Seringkali masalah anak kost justru berkaitan dengan ibu kost. Memang tidak semua ibu kost galak dan suka marah-marah. Namun, untuk menghindari masalah dengan ibu kost, kamu bisa mencari tahu beberapa penyebab ibu kost murka.

1. Terlambat Membayar Uang Sewa Kost

pixabay.com
Kehidupan Anak Kost, Dibalik Prihatin Ada Keseruan yang Sulit Dilupakan

Masalah pembayaran uang sewa kost adalah hal yang paling berpotensi membuat ibu kost murka. Anak kost yang sudah ditagih berkali-kali dan tidak langsung membayar biasanya akan disindir ataupun disebut-sebut namanya di depan penghuni kost lain.

Tentu ini masih tergolong biasa, apalagi jika keterlambatan pembayaran baru beberapa hari. Tetap cuek dan pura-pura tidak dengar adalah hal paling mudah yang bisa dilakukan.

Jika penghuni kost sudah terlambat membayar lebih dari seminggu, bersiaplah untuk mendapatkan teror rutin. Ibu kost akan mengetuk pintu kamar setiap hari, bahkan tidak segan-segan untuk mengusir penghuni kost jika ada orang lain yang membutuhkan kamar kosong.

Sebelum masalah tersebut terjadi, segera utarakan masalahmu pada pemilik kost terkait biaya sewa kost. Usahakan untuk membayar biaya sewa kost tepat waktu agar ibu kost tetap sayang pada penghuninya.

10 Cara Merawat Kost Berkamar Mandi dalam Biar Tetep Bersih dan Nyaman

2. Mengajak Teman Menginap Diam-Diam

pixabay.com

Hindari mengajak temanmu menginap diam-diam di kost. Jika ada aturan kost untuk membayar tambahan uang sewa apabila ada teman menginap, jangan pernah melanggar.

Hal ini sangat berkaitan erat dengan kepercayaan ibu kost padamu. Selain itu, ibu kost bisa mengomel ketika mendapati ada orang lain yang tidak membayar biaya tambahan dan langsung menginap.

Apabila temanmu ingin menumpang tidur karena sudah terlalu larut untuk pulang, kamu bisa menghubungi ibu kost melalui chat atau SMS. Jadi, ketika pagi hari ibu kost berpapasan dengan temanmu, beliau tidak akan kaget.

Lakukan pembayaran tambahan biaya sewa apabila kostmu memberlakukan aturan penambahan biaya jika ada teman menginap. Pembayaran bisa kamu lakukan pada pagi hari setelah kamu izin pada ibu kost terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu tidak akan kena marah.

3. Boros Listrik

pixabay.com

Jika meteran listrik anak kost digunakan bersama-sama dengan pemilik kost, bersikap bijaklah dalam menggunakannya. Jangan membawa barang elektronik dengan daya tinggi. Ibu kost mungkin akan memberlakukan biaya tambahan untuk setiap barang elektronik yang dibawa.

Namun, bukan berarti kamu bisa seenaknya menyalakan alat elektronik tersebut ketika tidak digunakan. Matikan lampu dan kipas angin ketika kamu keluar kamar dan hindari menggunakan alat listrik berdaya tinggi ketika jam sibuk.

Apabila meteran listrik yang digunakan kost menggunakan token, usahakan untuk selalu membayar tagihan tepat waktu. Cobalah menawarkan jasa pembayaran listrik pada ibu kost agar hubungan tetap terjaga.

Saat ini, pembayaran bisa dilakukan melalui internet atau minimarket, sehingga kamu tidak akan kerepotan. Tidak ada salahnya pula menawarkan diri untuk menjadi koordinator pengumpulan uang pembayaran listrik dari seluruh penghuni.

Halaman: