Advertisement
Source : Canva/@peopleimages-yuriarcurs

25 Contoh Integrasi Sosial di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah

Integrasi sosial dapat berlangsung di mana saja. Lalau ada di mana integrasi sosial terjalin selama ini, dan seperti apa contohnya? Baca informasinya di sini.

28 Desember 2025 Yulianti

Integrasi sosial perlu dilakukan oleh bangsa Indonesia baik di lingkungan masyarakat, keluarga maupun sekolah.

Integrasi sosial juga dapat dikatakan sebagai fenomena sosial yang terjadi akibat adanya proses sosial, terutama tentang perbedaan unsur budaya, emosional, perilaku dan keinginan yang mengakibatkan aspek masalah sosial.

Integrasi sosial menjadi sebuah proses penyesuaian unsur-unsur yang terdapat di masyarakat yang memiliki perbedaan sehingga menjadi satu kesatuan unsur-unsur tersebut dapat berupa nilai norma ras agama bahasa kebiasaan maupun kedudukan sosial. 👥✨

Apa itu Integrasi Sosial?

Contoh Integrasi Sosial di Masyarakat, Keluarga, dan Sekolah
Canva/@peopleimages-yuriarcurs
38 Contoh Gotong Royong di Lingkungan Masyarakat, Desa, dan Rumah dalam Kehidupan Sehari-hari

Ditinjau dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, integrasi memiliki arti pembauran sesuatu yang tertentu hingga menjadi kesatuan yang utuh dan bulat.

Integrasi dapat dikatakan juga sebagai menyatu, menyesuaikan, melebur jadi satu atau masuk ke dalam.

Jadi, pengertian integrasi sosial ini adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam sebuah masyarakat sehingga menjadi satu kesatuan.

Unsur-unsur yang berusaha diintegrasikan tersebut bisa berupa bahasa, ras, etnis, norma, nilai, kebiasaan, dan kedudukan sosial.

Menurut Abu Ahmadi, integrasi dalam masyarakat terdapat pada kerjasama dari seluruh anggota masyarakat yang kemudian menghasilkan sebuah kesepakatan nilai yang diyakini oleh seluruh anggota tersebut.

Sedangkan menurut Abdulsyani, integrasi sosial bisa diukur merupakan berkumpulnya atau bersatunya anggota masyarakat secara fisik.

Adapun Horton mengatakan bahwa integrasi sosial merupakan sebuah pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam sebuah masyarakat namun tidak memberikan fungsi penting pada perbedaan ras tersebut.

Contoh Pembangunan Berkelanjutan beserta Pengertian, Tujuan, Prinsip, dan Ciri-cirinya

Pengertian Integrasi Sosial Menurut Ahli

Lebih jelasnya, berikut ini adalah pengertian integrasi menurut beberapa ahli:

Abdul Syani

Integrasi sosial merupakan kriteria berkumpul atau bersatunya anggota masyarakat dalam artian fisik. 

Apa yang dimaksud dengan Suku Bangsa? Pengertian, Ciri-ciri, dan Penjelasannya

Soerjono Soekanto

Integrasi sosial adalah bentuk proses sosial yang terjadi pada berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan kehidupan masyarakat.

Hendro Puspito

Integrasi sosial adalah kondisi kesatuan hidup bersama dari satuan sistem sosial budaya, beberapa kelompok etnis, dan kemasyarakatan untuk berinteraksi dan bekerjasama.

Paul B Horton

Integrasi sosial adalah serangkaian proses sosial maupun interaksi sosial terhadap semua kelompok ras dan etnis yang bisa menyatu untuk menunjang kehidupan budaya dan ekonomi.

Faktor Pendorong Integrasi Sosial

Adapun faktor-faktor pendorong integrasi sosial antara lain adalah toleransi yang dilakukan oleh:

  • Kelompok satu terhadap kelompok lainnya dengan latar belakang budaya yang berbeda 
  • Kesempatan yang sama dalam ekonomi bagi 
  • Berbagai golongan masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda sikap saling menghargai antar satu sama lain terhadap kebudayaan yang ada adanya Sikap saling terbuka baik dari golongan yang berkuasa terhadap 
  • Golongan yang minoritas ataupun sebaliknya 
  • Adanya persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan 
  • Perkawinan campuran antara dua kebudayaan yang berbeda 
  • Adanya musuh dari luar yang menyebabkan Kesatuan masyarakat atau kelompok masyarakat memperkuat hubungan dan ketahanan mereka
4 Contoh Isu-isu Global yang Terjadi di Masa Kini, Sudah Tahu?

Jenis-jenis Integrasi Sosial

Integrasi sosial dibedakan menjadi tiga macam yakni sebagai berikut:

1. Normatif

Integrasi normatif merupakan bentuk yang terjadi karena adanya norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.

Norma yang dimaksud adalah sesuatu yang dapat mempersatukan sebuah kelompok masyarakat. 

Contoh norma yang ada di Indonesia adalah slogan Bhinneka Tunggal Ika yang membuat masyarakat merasa harus terus menyatu selama slogan tersebut masih diakui.

Norma tersebut pun memberi arti bahwa masyarakat harus saling menghargai perbedaan yang ada supaya tetap menjadi masyarakat yang utuh.

2. Fungsional

Integrasi fungsional terbentuk karena adanya fungsi-fungsi yang berjalan di tengah masyarakat.

Fungsi-fungsi ini dapat mempertahankan integrasi yang ada karena pada dasarnya semua anggota masyarakat saling tergantung satu sama lainnya.

Fungsi ini bisa terlihat dari keragaman suku yang ada di Indonesia. Misalnya keberadaan suku Bugis memiliki fungsi sebagai pengelola sumber daya alam hasil laut sedangkan suku Minang merupakan penjual yang memasarkan hasil laut tersebut.

Keduanya memiliki fungsi masing-masing sesuai suku namun tetap menyatu.

3. Koersif

Integrasi koersif ini didasarkan atas kekuasaan milik pemimpin. Dalam hal ini, saat pemimpin menerapkan sistem koersif atau kekerasan, maka hal itu harus ditegakkan.

Contohnya adalah pada saat terjadi ricuh atau tawuran akibat kenakalan remaja.

Melihat situasi tersebut penguasa di sana atau kepolisian harus menembakkan gas air mata untuk menghentikan kerusuhan.

Contoh Integrasi Sosial di Masyarakat

  1. Melakukan gotong-royong untuk kerja bakti membersihkan lingkungan masyarakat sekitar.
  2. Membantu salah satu keluarga yang sedang mengajak mengadakan pesta pernikahan ataupun pesta sejenisnya.
  3. Melakukan ronda untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.
  4. Membantu warga yang sedang kesulitan misalnya tertimpa musibah kebakaran ataupun lainnya. 
  5. Ramah kepada seluruh warga tanpa memandang perbedaan suku, bangsa atau bahasa.
  6. Menghargai ibadah umat agama lain serta tidak mengusiknya.
  7. Mengikuti dan ikut memeriahkan acara yang diselenggarakan desa.
  8. Memenuhi undangan rapat dari Ketua RT atau Ketua RW.
  9. Ikut membantu pemakaman atau menyolatkan warga yang meninggal dunia.
  10. Tidak melakukan tingkah yang bisa mengundang keributan atau rasa benci dari masyarakat.
  11. Memberikan sumbangan jika ada petugas yang meminta untuk kepentingan seperti korban bencana atau dana acara Agustus-an.
  12. Melakukan sholat berjamaah di masjid bagi muslim.
  13. Tidak memperkeruh masalah antar anggota masyarakat namun memberikan solusi agar mereka bisa berdamai.
  14. Menghadiri acara tahlilan atau doa bersama warga meskipun berbeda latar belakang sosial.
  15. Ikut membantu membersihkan sisa puing bangunan rumah warga setelah terkena bencana.
  16. Menjaga ketertiban saat ada acara besar di lingkungan seperti karnaval atau lomba 17 Agustus.
  17. Memberi kesempatan warga lain menyampaikan pendapat saat musyawarah kampung.
  18. Menghormati keputusan hasil rapat warga meskipun berbeda dengan pendapat pribadi.
  19. Menjadi relawan dalam kegiatan sosial seperti donor darah atau bakti sosial desa.
  20. Menjaga fasilitas umum seperti pos ronda, balai desa, dan lapangan agar tetap terawat.
  21. Tidak menyebarkan gosip atau isu yang dapat memecah persatuan warga.
  22. Saling menyapa dan bertegur sapa untuk menjaga hubungan baik antar tetangga.
  23. Bekerja sama saat terjadi keadaan darurat seperti banjir atau pohon tumbang.
  24. Mendukung kegiatan UMKM warga sekitar dengan membeli produk lokal.
  25. Menghormati adat dan kebiasaan setempat ketika tinggal di lingkungan baru.

Contoh Integrasi Sosial di Keluarga

  1. Anggota dalam sebuah keluarga untuk menyampaikan pendapat masing-masing tentang masalah yang sedang diperbincangkan.
  2. Mendahulukan kepentingan bersama disamping kepentingan pribadi menghargai adanya perbedaan hobi dan kebiasaan antar anggota keluarga.
  3. Masing-masing anggota keluarga menjalankan tugas dan kewajiban dalam rumah tangga. 
  4. Terbuka satu sama lain Jika ada masalah yang menimpa salah satu anggota keluarga semua orang. 
  5. Anak menghormati orang tua dan sebaliknya orang tua menghargai keinginan dan keputusan anaknya.
  6. Membantu menyelesaikan pekerjaan rumah yang tidak bisa dibereskan oleh sendirian. 
  7. Melakukan ibadah secara bersama. 
  8. Memahami kepribadian dan sifat dari seluruh anggota keluarga.
  9. Membantu memberikan solusi atas permasalahan yang sedang dihadapi salah satu anggota keluarga.
  10. Mendukung dan senantiasa memberi semangat satu sama lain untuk membangun keluarga yang harmonis.
  11. Menutupi aib keluarga dan tidak menceritakannya kepada orang lain.
  12. Melakukan musyawarah keluarga sebelum mengambil keputusan penting.
  13. Menghabiskan waktu bersama seperti makan malam untuk mempererat hubungan keluarga.
  14. Saling membantu saat salah satu anggota keluarga sedang sakit.
  15. Menghargai perbedaan pendapat antar anggota keluarga tanpa pertengkaran.
  16. Mengajarkan nilai toleransi dan saling menghormati sejak dini kepada anak.
  17. Mengatur jadwal keluarga agar semua anggota merasa diperhatikan.
  18. Menghibur dan memberi dukungan emosional saat ada anggota keluarga yang sedih.
  19. Saling memaafkan jika terjadi kesalahan dalam keluarga.
  20. Menghormati privasi masing-masing anggota keluarga.
  21. Bekerja sama dalam mengatur keuangan rumah tangga.
  22. Memberikan contoh perilaku baik sebagai teladan bagi anggota keluarga lain.
  23. Menjaga komunikasi yang terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman.
  24. Saling mendengarkan keluh kesah antar anggota keluarga tanpa menghakimi agar tercipta rasa aman dan nyaman di rumah.
  25. Merayakan momen penting keluarga bersama-sama, seperti ulang tahun atau keberhasilan salah satu anggota keluarga, untuk memperkuat ikatan emosional.

Contoh Integrasi Sosial di Sekolah

  1. Memakai baju seragam yang sama bagi seluruh peserta didik.
  2. Berkawan dan bersosialisasi dengan siapa saja tanpa membedakan latar budaya suku  ataupun agama. 
  3. Melakukan kerja kelompok dan diskusi antar siswa. 
  4. Mengikuti upacara bendera setiap hari Senin. 
  5. Menjunjung tinggi sikap toleransi kepada semua anggota yang terdapat di sekolah baik siswa maupun guru menghargai kebudayaan siswa lain.
  6. Berkawan dan bersosialisasi dengan siapa saja tanpa membedakan latar budaya suku  ataupun agama. 
  7. Melakukan kerja kelompok dan diskusi antar siswa.
  8. Memberikan kontribusi aktif dalam setiap kerja kelompok.
  9. Menjalankan piket sesuai jadwal yang sudah diberikan.
  10. Menaati peraturan yang ada di sekolah.
  11. Mempelajari kebiasaan atau kebudayaan siswa lain yang berbeda untuk bisa lebih menghargai.
  12. Berbuat baik kepada teman tanpa melihat agama, suku, dan bangsa.
  13. Menghormati guru dan staf sekolah tanpa membeda-bedakan.
  14. Membantu teman yang mengalami kesulitan belajar.
  15. Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bersama siswa lain secara kompak.
  16. Menyelesaikan konflik antar siswa dengan cara damai dan musyawarah.
  17. Menghargai pendapat teman saat diskusi di kelas.
  18. Tidak melakukan perundungan terhadap teman yang berbeda latar belakang.
  19. Bekerja sama saat kegiatan kebersihan sekolah.
  20. Memberikan dukungan kepada teman yang mengikuti lomba sekolah.
  21. Menggunakan fasilitas sekolah secara bersama-sama dan bertanggung jawab.
  22. Menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan sekolah.
  23. Menghormati hari besar keagamaan teman lain di sekolah.
  24. Menumbuhkan rasa persatuan melalui kegiatan OSIS atau organisasi siswa.
  25. Menghargai perbedaan pendapat saat rapat kelas atau organisasi sekolah serta menerima keputusan bersama dengan sikap lapang dada.

Nah, itulah pembahasan mengenai berbagai contoh integrasi sosial di masyarakat, keluarga, dan sekolah.

Melalui pemaparan contoh integrasi sosial di atas, semoga kamu makin paham dan menguasai materi integrasi sosial. Semoga bermanfaat.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement