Jam Sholat Idul Fitri 2022 Serta Tata Cara Sholat Ied

Posted in: Ibadah Ramadhan
Tagged: Idul Fitri

Jam Sholat Idul Fitri 2022 Serta Tata Cara Sholat Ied – Di tengah pandemi Covid-19 ini, para umat Muslim di seluruh dunia akan segera merayakan Idul Fitri.

Pemerintah indonesia mengizinkan umat islam untuk melakukan sholat idul fitri di lapangan terbuka ataupun di masjid. Namun masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19.

Lalu, bagaimana jam sholat Idul Fitri 2022 serta tata cara sholat Ied yang benar?

Waktu dan Tata Cara Sholat Idul Fitri 2022

unsplash.com

Meski sedang ada pandemi Covid-19, ibadahmu sebagai umat Muslim tetap harus berjalan. Setelah menyelesaikan puasa Ramadhan selama satu bulan, kini saatnya kamu menyambut hari kemenangan.

Berikut akan Mamikos jelaskan tentang jam sholat Idul Fitri 2022 serta tata cara sholat Ied yang benar.

Hukum Sholat Idul Fitri

Ulama kenamaan Wahbah al-Zuhayli menjelaskan bahwa hukum sholat Idul Fitri menurut Imam Maliki dan Syafi’i adalah sunnah muakad dengan derajat berada di bawah sholat witir.

Orang-orang yang sekiranya dianggap wajib melaksanakan ibadah sholat Idul Fitri adalah mereka yang terkena kewajiban sholat Jumat, yaitu laki-laki dewasa dan merdeka.

Selain itu, sholat Ied sangat dianjurkan bagi anak-anak, kaum wanita, hamba sahaya, dan musafir yang telah menempuh perjalanan. Pelaksanaan sholat Idul Fitri yang hanya setahun sekali menjadikan salat Idul Fitri sayang untuk dilewatkan.

Jam Sholat Idul Fitri 2022

Wahbah al-Zuhayli menyebutkan bahwa para ahli fiqih sepakat tentang waktu pelaksanaan sholat Hari Raya Idul Fitri adalah setelah terbitnya matahari seukuran satu atau dua tombak atau sekitar 6 meter.

Waktu ini setara dengan setengah jam setelah terbit hingga sesaat sebelum tergelincirnya matahari saat dzuhur.

Sesuai ketetapan Muhammadiyah bahwa 1 Syawal 14443 H atau idul fitri lebaran 2022 jatuh pada tanggal 2 Mei 2022.

Di indonesia rata-rata jam sholat idul fitri dimulai antara pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Menurut para penganut mahdzab Syafi’i, hukum sholat Hari Raya Idul fitri adalah sunnah. Artinya adalah sholat Hari Raya Idul fitri boleh dilakukan sendiri seperti sholat gerhana. Sholat sendiri atau munfarid bisa dilakukan oleh hamba sahaya yang tidak bisa keluar atas izin tuannya, oleh para wanita, dan musafir.

Pada malam sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba, hendaknya memperbanyak membaca takbir sejak matahari terbenam sampai esok harinya ketika shalat akan dimulai.

Bacaan tersebut adalah “Allahu Akbar-Allahu Akbar-La ilaha illallah-Wallahu Akbar-Allahu Akbar-Wa lillahil hamd“.

Lalu bagaimana tata cara sholat Idul Fitri di rumah yang benar? Berikut penjelasannya.

Tata Cara Sholat Idul Fitri Berjamaah di Rumah

  1. Kamu disarankan menggunakan pakaian terbagus yang kamu miliki dan memakai wangi-wangian. Jangan lupa untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan sholat Idul Fitri.
  2. Sholat Idul Fitri dimulai dengan menyerukan “as-shalatu jami’ah”. Sholat dilaksanakan tanpa terlebih dahulu dikumandangkan azan maupun iqamah. Tidak ada sholat sunah yang harus kamu lakukan sebelum sholat Ied ataupun sesudahnya. Dari Jabir (diriwayatkan bahwa) ia berkata “Saya mengikuti sholat bersama Rasulullah di suatu hari Id. Beliau memulai sholat sebelum khutbah, tanpa azan dan tanpa iqamah.” (Hadis sahih, riwayat Ahmad dan an-Nasa’i).
  3. Sebagaimana ibadah lainnya, saat melakukan sholat Idul Fitri kamu juga harus mendahuluinya dengan niat.
    أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًاإِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
    Ushallii sunnatan lii’idil fitri rak’ataini [imaaman / makmuuman] lillahi ta’aala
    Arti dari niat tersebut adalah “Aku berniat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”
  4. Kemudian lanjutkan dengan membaca takbiratul ihram (Allahu Akbar) dengan mengangkat kedua tangan hingga sejajar telinga.
  5. Bacalah takbir dalam sholat Idul Fitri pada rakaat pertama sesudah takbiratul ihram sebanyak 7 kali. Di sela-sela setiap 7 takbir tersebut kamu dianjurkan untuk membaca:
    سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
    Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar.”
    Arti dari bacaan tersebut adalah “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
  6. Sesudah takbir tujuh kali pada rakaat pertama, bacalah surah Al Fatihah yang diikuti dengan surat Al-A’laa (surat No. 87), atau surat Qaaf (surat No. 50). Sebagaimana penjelasan Nabi Muhammad SAW dalam hadist berikut:
    Diriwayatkan dari ‘Amr Ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya bahwa: “Nabi Muhammad SAW pada hari Ied bertakbir dua belas kali: tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua, dan beliau tidak melakukan sholat sunat apa pun sebelum dan sesudahnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
  7. Lanjutkan dengan melakukan rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti kamu biasanya melakukan sholat biasa.
  8. Pada rakaat kedua sebelum membaca Al Fatihah, kamu disunahkan untuk mengucap takbir sebanyak 5 kali sambil mengangkat tangan. Di sela-sela setiap dari 5 takbir tersebut kamu dianjurkan untuk membaca:
    سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
    Subhanallah wal hamdulillah walaa ilaaha illallah wallahu akbar.
    Arti dari bacaan tersebut adalah “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
  9. Selesai mengucap 5 takbir, lajutkan dengan membaca surah Al Fatihah, dan teruskan untuk membaca surah Al Ghaasyiyah (surat No. 88) atau surat al-Qamar/Iqtarabatis-Saa’ah (surat No. 54). Dasar dari anjuran tersebut adalah hadist:
    Diriwayatkan dari an-Nu‘man Ibnu Basyir bahwa ia berkata: “Adalah Rasulullah SAW pada sholat dua hari raya dan pada sholat Jumat membaca sabbihisma rabbikal-a‘laa dan hal ataka hadiitsul-ghaasyiyah. (An-Nu‘man) berkata lagi: Dan apabila Ied bertemu dengan Jumat pada hari yang sama, beliau membaca kedua surat itu juga dalam kedua sholatnya.” (HR. Muslim).
  10. Lakukan rukuk, sujud, dan seterusnya hingga salam.
  11. Setelah selesai sholat, imam dianjurkan untuk membaca khotbah satu kali yang dimulai dengan “alhamdulillah” lalu menyampaikan nasihat kepada para jamaah dan menganjurkan untuk berbuat baik. Apabila jumlah jamaah sholat kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan sholat Ied berjamaah di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khotbah, maka sholat Idul Fitri boleh dilakukan tanpa khotbah.

Tata Cara Shalat Idul Fitri Sendirian (Munfarid) di Rumah

Selain dengan berjamaah, sholat Idul Fitri juga bisa kamu lakukan sendirian atau secara munfarid.

Kalau kamu harus melakukan sholat Idul Fitri sendiri di kos-kosan atau di rumah karena Covid-19, kamu bisa melihat tata caranya berikut ini.

Jika kamu melaksanakan sholat Idul Fitri secara sendiri atau munfarid, tata caranya tidak jauh beda dengan sholat secara berjamaah, kecuali niatnya yang dimaksudkan untuk sholat sendirian. Bacaan niat sholat Idul Fitri sendirian adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُنْفرِدا لِلهِ تَعَــــالَى

Ushallii sunnatan lii’idil fitri rak’ataini munfaridan lillahi taa’ala

Arti dari niat tersebut adalah “Saya berniat sholat sunah Idul Fitri dua rakat sendirian karena Allah Ta’ala.”

Selain itu, bacaan sholat Idul Fitri diucapkan dengan pelan (sirr) saja atau tidak perlu dikeraskan (jahr). Sholat Ied yang dikerjakan sendirian tidak perlu disertai dengan khotbah.

Begitulah penjelasan dari Mamikos tentang jam sholat Idul Fitri 2022 serta tata cara sholat Ied.

Kalau memang kondisi sedang tidak memungkinkan seperti sekarang ini, kamu tidak harus memaksakan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri berjamaah di masjid atau di lapangan.

Kamu bisa berjamaah dengan keluargamu saja atau lakukan sholat secara munfarid seperti penjelasan di atas.

Untuk kamu yang sedang bingung mencari tempat tinggal dekat kampus idaman, kamu bisa install aplikasi Mamikos untuk mempermudahmu.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah