Advertisement
Source : freepik.com/Master1305

5 Jenis-jenis Bullying beserta Contoh dan Penjelasannya Lengkap

Di sekitar kita ada beberapa jenis bullying. Jika kamu belum tahu apa saja jenis bullying dan apa contohnya, simak penjelasannya di sini.

18 Juni 2024 Nana

c. Gangguan secara fisik

Perundungan dapat menyebabkan cedera fisik pada korban secara serius, baik secara langsung melalui pelecehan fisik atau secara tidak langsung melalui stres yang berat atau kronis.

Cedera fisik yang dialami korban bullying dapat berkisar dari lebam, memar, hingga luka yang lebih serius lagi. Tak hanya itu, stres berkepanjangan juga dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit fisik yang menyakitkan.

d. Performa akademik menurun

Korban perundungan seringkali mengalami kesulitan untuk fokus, belajar, atau berpartisipasi dalam lingkungan akademik. Hal ini dapat menyebabkan penurunan performa akademik, absensi yang tinggi, hingga penurunan minat terhadap pendidikan.

e. Hubungan sosial yang terganggu

Perundungan juga dapat merusak hubungan sosial dari korban. Mereka mungkin jadi sulit untuk mempercayai orang lain, mengembangkan persahabatan, hingga berinteraksi secara sosial. Hal ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas hubungan dan interaksi sosial di masa depan.

Penutup

Pembahasan lengkap terkait jenis-jenis bullying beserta contoh dan penjelasannya pada kesempatan kali ini harus Mamikos sudahi dulu sampai di sini.

Mamikos harap apa yang sudah kamu baca dan simak pada bahasan jenis-jenis bullying beserta contoh dan penjelasannya lengkap di sini dapat menjadi sebuah wawasan bermanfaat di kemudian hari.

3 Contoh Naskah Drama Pendek Mengandung Pesan Moral beserta Unsur-unsurnya

FAQ

Apa saja jenis bullying dan sebutkan juga contoh contohnya?

Beberapa contoh perundungan (bullying) secara emosional, misalnya saja mengejek, menggoda, meremehkan, berbohong, hingga mempermalukan seseorang di depan khalayak umum. Namun, ada beberapa jenis bullying yang sering terjadi di sekitar kita. Mulai dari perundungan berbasis gender, perundungan via media internet, perundungan verbal atau fisik. Apabila terjadi sebuah tindakan perundungan di lingkunganmu, segera lakukan pencegahan dan berikan bantuan pada korban. Kita harus selalu berpihak pada korban.

Rangkuman Apa yang dimaksud dengan bullying?

Tindakan perundungan atau perisakan (bullying) sering terjadi di lingkungan sekolah dan lingkungan bermain. Meski begitu, tak jarang perundungan juga terjadi di lingkungan keluarga. Perundungan adalah sebuah tindakan berupa mengancam, mempermalukan, mengganggu, memberi panggilan nama, merendahkan, intimidasi, memaki, dan menyebarkan gosip buruk terkait seseorang. Pelaku perundungan akan mendorong, menendang, menjambak, memukul, mencakar, mencubit, memeras, mengunci seseorang dalam ruangan, hingga menghancurkan barang milik orang lain.

Apa saja contoh bullying di sekolah yang pernah kamu tahu?

Ada beberapa contoh perilaku perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah. Biasanya pelaku perundungan (bullying) melakukan suatu tindakan kekerasan secara fisik kepada korban seperti menendang, memukul, melukai, menampar, mendorong, menggigit, menendang, mencubit, mencakar dan bentuk kekerasan fisik lainnya. Bullying jenis ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan luka parah pada korban, baik luka fisik maupun luka batin.

Berapa banyak jenis bullying yang terjadi?

Perundungan atau bullying dapat terjadi dalam bentuk verbal dan non-verbal. Perundungan verbal biasanya bisa berupa cacian dan umpatan kebencian dari seorang pelaku kepada korbannya. Sementara bullying non-verbal biasanya berupa kekerasan fisik, baik bentuk yang ringan hingga berat. Tindakan perundungan (bullying) biasanya dilakukan oleh pelaku atas dasar kesenangan semata dan ingin menunjukkan kekuatan pada mereka yang dianggap lemah.

Apa tujuan dari bullying?

Tujuan tindakan bullying atau perundungan adalah untuk merusak reputasi seseorang dalam lingkungan sosial. Adapun contoh-contoh perundungan (bullying) secara sosial antara lain adalah menyebarkan kebohongan atau gosip tentang seseorang. Tak hanya itu, bullying sosial juga bisa dalam bentuk melontarkan lelucon untuk tujuan mempermalukan atau menghina orang lain di muka umum.


Halaman:

Advertisement