Jurusan Kedokteran Jalur Mandiri tanpa Uang Pangkal, Kampus Mana saja?
Kampus mana saja yang memberikan kesempatan calon dokter untuk masuk melalui Jalur Mandiri tanpa uang pangkal? Simak di sini!
Jurusan Kedokteran Jalur Mandiri tanpa Uang Pangkal, Kampus Mana saja? – Bisa kuliah, bisa masuk ke jurusan impian, dan berkuliah di kampus impian tanpa uang pangkal siapa yang tidak mau? ❌💸
Apalagi bila memilih Jalur Mandiri yang biasanya memiliki biaya uang pangkal yang harus maba bayar. Namun, tidak dengan beberapa jurusan Kedokteran di kampus-kampus ini.
Kampus apa saja yang memiliki jurusan Kedokteran Jalur Mandiri tanpa uang pangkal? Simak informasi lengkapnya di artikel ini, yuk! 👇
Daftar Isi
Daftar Jurusan Kedokteran Jalur Mandiri tanpa Uang Pangkal

Berikut ini jurusan Kedokteran Jalur Mandiri yang tidak memungut uang pangkal dari para calon mahasiswa atau para calon dokter masa depan:
1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Masuk jurusan Kedokteran di Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah hal yang membanggakan. Bila berhasil melakukannya kamu berhasil mendapat titel calon menantu idaman.
Di lingkungan kampus UGM sendiri tidak ada yang namanya uang pangkal. Namun, UGM memiliki sebuah mekanisme yang bernama SSPU yang merupakan akronim dari Sumbangan Solidaritas Pendidikan Unggul berlaku bagi mahasiswa Jalur Mandiri.
Kendati seperti itu, tidak semua mahasiswa yang masuk ke UGM lewat Jalur Mandiri akan mendapatkan kewajiban yang satu ini.
Berasan SSPU sendiri adalah sebuah persentase dari orang tua mahasiswa yang lebih mampu untuk mahasiswa yang keluarganya perlu lebih dibantu dalam pendidikan.
Subsidi silang ini amat membantu dunia pendidikan karena mereka yang memiliki keinginan untuk belajar menjadi seorang dokter jadi memiliki akses ke hal-hal yang mereka butuhkan. Biaya yang tadinya menjadi penghalang menjadi lebih ringan.
Berikut ini perhitungan besaran SSPU yang tertuang dalam BKT dan UKT di Universitas Gadjah Mada (UGM):
- BKT setiap semester: Rp 35.145.000,-
- UKT pendidikan unggul dengan persentase subsidi 100 persen untuk kelompok 1 dan 2: Rp 0
- UKT pendidikan unggul dengan persentase subsidi 75 persen: Rp 6.175.000,-
- UKT pendidikan unggul dengan persentase subsidi 50 persen: Rp 12.350.000,-
- UKT pendidikan unggul dengan persentase subsidi 20 persen: Rp 18.525.000,-
- UKT Pendidikan Unggul non subsidi: Rp 24.700.000,-
Informasi tambahan, di UGM juga ada IPI (Iuran Pengembangan Institusi) yang besarnya adalah Rp 30.000.000,- namun hanya berlaku untuk jurusan di bidang saintek dan kesehatan khusus mahasiswa berekonomi baik. Tapi tak akan menyentuh mahasiswa kelompok UKT bersubsidi.
Itulah informasi besaran SSPU dalam bentuk BKT dan UKT yang berlaku di Universitas Gadjah Mada. Bila kamu masuk ke jurusan Kedokteran dan masuk dalam kategori UKT kelompok 1 dan 2, selamat karena kamu tidak perlu membayar SSPU alias tidak ada uang pangkal.
2. Universitas Indonesia (UI)
Dari Yogyakarta, kita beralih ke kampus yang berumah di Depok, Jawa Barat. Sebagai big 3 kampus di Indonesia, tentu masuk ke UI apalagi jurusan Kedokteran adalah hal yang membanggakan.
Dengan sejarah yang panjang, fasilitas yang lengkap, dosen-dosen sekaliber internasional, dan hal lainnya adalah apa yang menjamin para mahasiswa UI mengenyam pendidikan terbaik selama “ngampus” di sini.
Selain UGM, UI juga memberikan keringanan bagi jurusan Kedokteran Jalur Mandiri dengan membebaskan uang pangkal atau pun mekanisme lain sebagai penggantinya.
Melalui SIMAK UI, pihak kampus menyamaratakan semua biaya baik bagi mahasiswa jalur seleksi nasional maupun jalur mandiri.
Halaman:

