Kalimat Aktif, Pengertian. Ciri-Ciri, Jenis dan Contohnya Lengkap

Posted in: Mapel Pelajar
Tagged: Kalimat Aktif

Kalimat Aktif, Pengertian. Ciri-Ciri, Jenis dan Contohnya Lengkap – Ketika kita membuat sebuah kalimat, maka kita akan mengenal kalimat aktif. Kalimat ini paling umum di dalam percakapan yang menerangkan aksi dari subjek. Berikut ini adalah pengertiannya, jenis-jenis dalam kategori kalimat, ciri-ciri dan ragam contohnya:

Pengertian Kalimat Aktif

unsplash.com

Kalimat aktif adalah kalimat yang menjelaskan bahwa subjek memiliki peran yang aktif terhadap predikat. Kata kerja atau predikat dilakukan langsung tanpa perantara, baik mempengaruhi objek secara langsung maupun tidak. Subjek langsung lah yang melakukan aksi predikat dalam kalimat.

Jenis Kalimat Aktif

1. Kalimat Transitif

Kalimat transitif adalah bentuk kalimat yang memiliki objek yang jelas. Objek bisa dipindah menjadi subjek dan statusnya berubah menjadi subjek sasaran target. Kalimat ini nantinya bisa diubah menjadi kalimat pasif yang nantinya posisi objek pindah menjadi subjek.

2. Kalimat Intransitif

Kalimat ini menjelaskan bahwa kalimat tidak harus memiliki objek. Biasanya, kalimat berhenti di pola S-P atau dengan penambahan keterangan di bagian akhir. Bentuk kalimat intransitif tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif karena tidak adanya sasaran target.

Ciri-Ciri Kalimat Aktif

Ada Imbuhan Me-, Ber- Atau Verba Asli.

Kalimat aktif memiliki ciri adanya imbuhan di depan predikat seperti me- (memakan), ber- (berjalan), atau verba asli (makan). Hadirnya imbuhan di depan kata kerja atau predikat memberikan penekanan tertentu dan akan membedakannya dari jenis kalimat pasif.

Subjek Bersifat Pro-Aktif

Dalam kalimat ini, subjek memiliki peran langsung terhadap predikat tanpa perantara apapun. Artinya, subjek lah yang melakukan aksi yang ada pada kalimat. Persepsi ini memudahkan pendengar atau pembaca karena mereka langsung menangkap siapa pelaku yang melakukan hal tersebut.

Memiliki Dua Pola

Pola pertama yang ada pada kalimat aktif adalah SPOK. SPOK adalah subjek, predikat, objek dan keterangan. Kalimat jenis ini memiliki rincian yang lengkap untuk deskripsi sebuah situasi. Objek juga berlaku untuk menjadi sasaran target dari subjek yang melakukan aksi tertentu.

Pola yang kedua adalah SPK. Pola ini menjelaskan bahwa kalimat tak memiliki objek dan bisa berdiri sendiri. Hanya kata kerja yang termasuk ke dalam kategori intransitif yang bisa membuat kalimat ini menjadi berdiri sendiri. Bahkan tanpa keterangan, kalimat ini tetap bersifat valid.

Contoh Kalimat Aktif

  1. Gaga memberi makan kucing siang hari.
  2. Adi memasak mie instan dini hari.
  3. Jennie bernyanyi lagu favoritnya sepanjang hari.
  4. Retno berlari ketika dikejar anjing.
  5. Gea terjatuh saat latihan berjalan.
  6. Nenek merasa letih ketika menaiki 20 anak tangga.
  7. Edo dan keluarganya rutin berkunjung ke rumah nenek setiap minggu.
  8. Febi memberikan hadiah istimewa kepada sahabatnya.
  9. Dewi memakai sepatu baru saat hari pertama sekolah.
  10. Cahya menjenguk kakeknya yang sedang sakit.
  11. Ibu rutin berbelanja kebutuhan rumah di toko online.
  12. Amri bergegas mengambil air wudhu ketika adzan sudah berkumandang.
  13. Ussy dan teman-temannya merayakan pergantian tahun di villa.
  14. Sara rutin menyikat lantai kamar mandi
  15. Wawan mencari kunci mobil ke sekeliling rumah.
  16. Resty membawa banyak pakaian saat traveling.
  17. Eva mencoba membuat kue cubit dari video tutorial YouTube.
  18. Esti merapikan pakaian yang ada di dalam lemari.
  19. Desi menaruh kunci mobil di dekat televisi.
  20. Yani memotret pemandangan saat sore hari.
  21. Lala berteriak karena melihat kecoa di kamar mandi.
  22. Dinda menyetrika beberapa pakaian.
  23. Gia membantu ibu mencuci piring.
  24. Yadi membersihkan jendela yang sudah kotor.
  25. Poppy mengecat ulang dinding kamarnya.
  26. Dea mengaduk adonan kue menggunakan spatula.
  27. Susan menggoreng ikan mujair di dapur.
  28. Asti menunggu hujan reda karena hendak pergi.
  29. Ayah mengunci pintu rumah karena sudah malam.
  30. Nia membersihkan debu yang ada di sudut kamarnya.
  31. Sopir ambulance membunyikan sirine ketika membawa pasien.
  32. Feli mengisi air minum untuk adiknya.
  33. Deri rutin mengganti sprei yang ada di kamarnya.
  34. Meira belajar piano bersama temannya.
  35. Mina mencuci botol minum yang sudah kotor.
  36. Kinan rajin berolahraga setiap hari.
  37. Ibu sedang memasak kentang goreng di dapur.
  38. Nenek sedang membuat jamu beras kencur untuk keluarga.
  39. Ibu membuat brownies untuk cemilan sore hari.
  40. Mutia menggoreng singkong untuk sarapan.
  41. Anton menyeduh 2 gelas kopi susu.
  42. Toni mencuci mobil di depan rumah.
  43. Dian berangkat ke sekolah menggunakan sepeda.
  44. Ani memasak sayur lodeh untuk makan siang.
  45. Sesil membeli cemilan di supermarket terdekat dengan kosannya.
  46. Ibu belanja sayur dan buah ke pasar tradisional.
  47. Adik mengambil mainan yang jatuh di lantai.
  48. Shinta membuat jus jeruk untuk para tamu.
  49. Ayah membeli pupuk untuk tanaman mangga di toko pertanian.
  50. Rega menyiram bunga anggrek saat sore hari.
  51. Ayah Budi menanam pohon cabai di pekarangan rumah.
  52. Dila dan Dita membantu ibunya memasak di dapur.
  53. Ibu menyeduh susu untuk adik yang sedang menangis.
  54. Anya makan siang di restoran bersama ayah dan adiknya.
  55. Dito membeli kelinci untuk hadiah adiknya.
  56. Dira menggunakan payung karena di luar sedang hujan.
  57. Rafa menangis karena lapar dan mengantuk.
  58. Yeni membeli novel di toko buku kemarin sore.
  59. Sesil menjuarai olimpiade fisika antar provinsi.
  60. Bagas membeli sepatu olahraga di mall.
  61. Zahra membeli bubur ayam untuk sarapan.
  62. Salsa menjual laptopnya karena sudah rusak.
  63. Yana dan teman-temannya sedang bermain sepak bola.
  64. Hana memotong rambutnya di Salon.
  65. Bayu memperbaiki lampu kamar yang rusak.
  66. Sarah merajut syal untuk hadiah temannya.
  67. Kevin bermain basket di lapangan.
  68. Ibu membuat kolak pisang di dapur.
  69. Disa membantu ibu menjemur pakaian.
  70. Mita mengerjakan PR di kamar.
  71. Regina mencuci seragam sekolah saat sore hari.
  72. Christy membaca novel sebelum tidur.
  73. Haris membeli bunga dan coklat untuk kekasihnya.
  74. Fikri melukis pemandangan di kanvas.
  75. Rachel menulis surat untuk sahabatnya.
  76. Hani menyikat gigi sebelum tidur.
  77. Ayah dan Ibu duduk di teras sambil menikmati suasana sore hari.
  78. Yuli berjalan menuju rumah Lisa.
  79. Risa sedang bermain boneka dengan adiknya.
  80. Vivi menunggu bus di halte.
  81. Gita menghadiri acara pernikahan temannya.
  82. Wiwin sedang belajar matematika bersama Yanti
  83. Karin merangkum materi yang ada di buku pelajaran.
  84. Kakak mengedit tugas yang sudah dikerjakan.
  85. Kakek menemukan foto saat beliau masih remaja.
  86. Adik belajar menghitung bersama kakak.
  87. Deri mencatat materi yang dijelaskan oleh guru.
  88. Jaka memakai sepatu boots ketika berkebun.
  89. Wati pergi ke supermarket untuk membeli anggur.
  90. Santi mengetuk pintu rumah Bu Ira.
  91. Ihsan melempar bola basket ke arah Denis.
  92. Laras meminum obat herbal yang dibuat oleh ibu.
  93. Fahri memakai jaket karena cuaca sangat dingin.
  94. Raka mencuci sepatu sekolahnya setiap hari minggu.
  95. Ibu membuat sambal bawang kesukaan ayah.
  96. Yahya menyalakan lampu kamar karena sudah menjelang malam.
  97. Gina pergi ke perpustakaan untuk meminjam beberapa buku sejarah.
  98. Galih memetik buah jeruk yang sudah matang di kebun.
  99. Danang membantu Ayah memberi makan ayam yang ada di pekarangan.
  100. Furi membuka jendela kamar ketika pagi hari.
  101. Ayu sedang latihan menari di sanggar.
  102. Sita menjadi juara 2 lomba menghias kue.
  103. Kurnia sedang bertugas untuk menggali informasi dari narasumber.
  104. Ayah menemukan foto lawasnya di lemari.
  105. Gilang mengganggu adiknya yang sedang tidur.
  106. Karang taruna mengadakan rapat untuk membagi tugas divisi.
  107. Tristan bermimpi buruk semalam.
  108. Reni rutin minum vitamin setiap hari.
  109. Prilly sangat hobi menggambar.
  110. Rahma menunda pekerjaannya karena ada keperluan mendesak.
  111. Susi mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.
  112. Tia sangat percaya diri menyampaikan pendapat ketika diskusi.
  113. Dokter memeriksa pasien batu ginjal yang sudah menderita selama empat tahun.
  114. Aldo menendang bola hingga mengenai kaca jendela masjid.
  115. Moni menatap kosong jendela kamarnya sesaat setelah bangun tidur.
  116. Tika berjalan di sekitaran taman kota untuk mencari udara segar.
  117. Ayah bekerja siang dan malam untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
  118. Anto sudah pulang dari Malaysia semalam dan dia sedang tidur sekarang.
  119. Dia menyatakan bahwa perusahaannya sudah bangkrut sejak tiga bulan lalu.
  120. Ani berpakaian layaknya seorang putri di pesta ulang tahunnya Desy.
  121. Dia bahkan tak bisa menebak apa yang terjadi minggu lalu.
  122. Toni mempermalukan orang tuanya dengan mencuri ayam tetangga.
  123. Dia selalu memberikan kesan yang baik kepada orang-orang di sekitarnya.
  124. Indonesia telah meningkatkan statusnya sebagai negara yang lebih kuat.
  125. Sayangnya, aku melewatkan acara TV favoritku tadi sore.
  126. Adikku berjanji untuk tidak akan makan permen lagi setelah pulang sekolah.
  127. Andre mempengaruhi temannya untuk membolos sekolah hari Rabu kemarin.
  128. Ia sering menggali informasi untuk mengancam targetnya.
  129. OSIS telah mengumumkan bahwa perlombaan olimpiade telah dibatalkan.
  130. Ayah memaksaku untuk masuk sekolah pilihannya.
  131. Dia menyadari bahwa dirinya sudah tidak muda lagi sekarang.
  132. Indonesia percaya diri bahwa di masa depan bisa mengurangi jejak karbon.
  133. Saat malam, ibu selalu menyikat giginya sebelum tidur.
  134. Pesawat mengalami kecelakaan di Gunung Salak lima tahun yang lalu.
  135. Orang tuaku menghukumku karena mereka tahu aku bolos sekolah.
  136. Perusahaan elektronik itu setuju untuk mengurangi emisi ke udara.
  137. Karakternya hanya muncul sekali di drama itu.
  138. Bibi tiba di rumahku kemarin sore sendirian.
  139. Ayah batuk sejak semalam dan belum minum obat.
  140. Sayangnya, ia masih bergantung dengan keluarganya.
  141. Tsunami terjadi karena adanya gesekan yang terjadi di bawah laut.
  142. Kapal berlayar semalam dan hari ini hilang.
  143. Adikku belajar sendirian di ruang tamu pukul 03.00 pagi.
  144. Dia dan ayahnya termenung di pinggir pantai.
  145. Fania memesan beberapa makanan dan minuman di restoran mewah.
  146. Ia tidak kunjung datang meskipun sudah ditunggu selama tiga jam.
  147. Anak-anak melakukan upacara bendera pukul 08.00 pagi.
  148. Ibu dan ayah pergi ke London bulan lalu untuk acara seminar.
  149. Bayi yang baru lahir hanya mandi sekali sehari setiap pagi.
  150. Tiana dan Rana makan bersama di bawah pohon yang rindang.
  151. Riri memutar roda sepedanya dan tangannya terkilir.
  152. Murid kelas tujuh berenang di gelanggang renang.
  153. Dia menertawakan orang yang baru saja jatuh di jalan.
  154. Ibu duduk di sofa untuk bersantai.
  155. Dia tidak takut berdiri di tepian jurang.
  156. Saya merendam kacang hijau sebelum dimasak menjadi bubur.
  157. Kami menanam sebuah pohon rambut di depan rumah sepuluh tahun lalu.
  158. Tania melompat dari atas kasur.
  159. Burung merpati terbang di angkasa setiap pagi.

Pola kalimat aktif sangat memudahkan pihak kedua untuk memahami sebuah kalimat. Penyampaiannya cukup jelas dan bahkan bisa digunakan untuk imperatif halus. Untuk membuat kalimat ini, gunakan perbedaan transitif dan intransitif untuk membedakan makna.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta