12 Kampus Jurusan Farmasi Terbaik di Indonesia

Buat kamu yang tertarik mempelajari obat-obatan dan formulasi kimia dalam suplemen, maka Jurusan Farmasi adalah rujukan yang tepat.

31 Maret 2024 Bella Carla

Selain mempelajari ilmu mengenai obat-obatan, kamu juga akan mempelajari berbagai ilmu yang berhubungan dengan hitung-menghitung hingga ilmu yang membutuhkan nalar yang baik.

Mahasiswa dari jurusan ini diharapkan tidak hanya menguasai sebatas teorinya saja, namun juga harus memiliki keterampilan khusus.

Tak heran, kamu juga akan dilibatkan dalam berbagai praktikum dan sebagian waktumu pun akan dihabiskan dengan bereksperimen di laboratorium.

Berikut beberapa hal yang bisa dipertimbangkan sebelum masuk ke jurusan Farmasi:

  1. Farmasi butuh dasar yang kuat di bidang Kimia, Biologi dan Kesehatan. Sehingga anda harus suka dengan ketiga bidang ini.
  2. Kosmetik juga salah satu bidang yang dipelajari di jurusan Farmasi.
  3. Kuliah farmasi perlu banyak praktek laboratorium. Tidak jarang praktek ini menggunakan bahan berbahaya sehingga butuh kehati-hatian dan ketelitian yang tinggi. Biasanya disarankan untuk minum susu murni setelah selesai dari lab untuk mensterilkan kembali organ dalam tubuh yang kemungkinan terpapar zat kimia.
  4. Jika jurusan Teknik rata-rata dihuni oleh laki-laki, maka jurusan Farmasi “dikuasai” oleh perempuan. Di beberapa kampus, persentase perempuan di jurusan Farmasi bisa sampai 80%.

Prospek Kerja Lulusan Jurusan Farmasi

Lulusan Farmasi memiliki prospek kerja yang cerah. Ada banyak banget peluang karier yang menanti lulusan Farmasi.

Selain sektor kesehatan, industri kosmetik, makanan dan minuman juga membutuhkan Sarjana Farmasi untuk memperkuat tim research and development.

Untuk lebih jelasnya, berikut Mamikos sertakan prospek kerja lulusan Jurusan Farmasi untuk kamu.

1. Apoteker

Apoteker adalah prospek kerja pada umumnya untuk seorang Sarjana Farmasi yang lulus ujian kompetensi apoteker dan telah mengucap sumpah jabatan apoteker.

Bidang pekerjaan ini membutuhkan dukungan ilmu kesehatan dan kimia. Salah satu tugas seorang apoteker yang bekerja sebagai apoteker rumah sakit maupun komunitas adalah bertanggung jawab untuk memberikan obat sesuai resep dokter serta memastikan efektivitas dan keamanan dari penggunaan obat.

Selain itu, apoteker juga bertugas untuk mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan obat yang rasional serta efek sampingnya.

Apoteker bisa bekerja di berbagai bidang, bahkan membuka usaha sendiri dengan membuka usaha apotek.

Close