45 Contoh Kata Penghubung serta Pengertian dan Macam-Macamnya Lengkap
Agar bisa memahami Bahasa Indonesia yang baik dan benar, ada baiknya bagi kita untuk tahu struktur kata yang membentuk suatu kalimat.
Kata Penghubung Waktu
Kata hubung waktu memiliki fungsi sebagai kata hubung yang menjelaskan hubungan waktu antara dua hal.
Kata hubung waktu bisa menjelaskan hubungan yang sederajat maupun tidak sederajat.
Contoh kata hubung yang biasa digunakan adalah sebelumnya, selanjutnya, bilamana, sejak, sesudah dan lainnya.
Contoh:
- Setelah kata sambutan dari ketua panitia acara selanjutnya adalah pemberian hadiah.
- Mereka sudah ada disana sejak dini hari.
- Citra membaca buku yang sebelumnya dia pinjam dari temannya.
Kata Penghubung Pertentangan
Kata hubung pertentangan merupakan bentuk kata hubung yang menghubungkan dua buah kalimat, kata, ataupun klausa yang sederajat namun mempertentangkan kedua bagian tersebut.
Kata yang biasa dipakai pada kata hubung ini adalah tetapi, melainkan dan sedangkan.
Contoh:
- Gedung itu besar tetapi tidak terawat.
- Banyak yang ingin kuliah tetapi tidak punya biaya.
- Mereka tidak berbohong, melainkan mengatakan kebenaran.
Kata Penghubung Pilihan
Kata hubung pilihan atau disjungtif adalah bentuk kata penghubung yang berfungsi menghubungkan dua unsur kalimat atau lebih dengan tujuan untuk memilih. Kata yang biasa digunakan adalah atau, ataupun, maupun.
Contoh:
- Kamu mau membeli buku atau pensil?
- Soto ataupun sop ayam sama saja, keduanya dia suka.
- Baik pagi, siang maupun malam, kerjanya hanya tiduran saja.
Kata Penghubung Tujuan
Kata hubung tujuan adalah kata penghubung yang menjelaskan maksud, tujuan suatu kejadian atau tindakan.
Kata hubung yang biasa digunakan di antaranya adalah guna, untuk, agar, dan supaya.
Contoh:
- Ayah memperbaiki sepeda untuk Tito.
- Mereka membersihkan sungai supaya tidak banjir lagi saat musim hujan tiba.
- Polisi mengatur lalu lintas agar jalanan tidak macet.
- Ibu menghukum Adik guna memberinya pelajaran.
Kata Penghubung Sebab
Kata hubung sebab atau kausal merupakan bentuk kata hubung yang menjelaskan kejadian yang terjadi akibat suatu sebab tertentu atau khusus. Kata hubungnya adalah sebab dan karena.
Contoh:
- Banjir yang terjadi kemarin karena saluran air tersumbat oleh sampah.
- Aldi jatuh sakit karena bekerja terlalu keras.
- Mereka percaya dengan cerita itu sebab mereka sudah pernah mengalaminya sendiri.
Halaman:
