Advertisement
Source : Kementerian Pariwisata

9 Contoh Ragam Kearifan Lokal Papua beserta Penjelasannya

Indonesia memang memiliki berbagai kearifan lokal, salah satunya di Papua. Yuk, simak contoh kearifan lokal dari Papua melalui artikel Mamikos ini!

2 Januari 2024 Zakiyah

Dalam membuat Tifa darah manusia sebenarnya hanya digunakan dalam proses perekatan kulit biawak saja. Budaya Papua yang ini berasal dari suku Kamoro. 

Saat proses pembuatannya, saat kulit biawak akan ditempelkan pada gendang kayu, akan ada beberapa pria Kamoro yang ‘menyumbang’ darahnya untuk perekat tifa tersebut. 

Para pria ini akan berdiri, kemudian pembuat tifa lainnya akan menyilet paha untuk diambil darahnya. Mengapa paha? Karena paha memang sudah sering digunakan untuk penyiletan prosesi ini.

Lebih seram lagi, proses penyayatan ini dilakukan lebih dari sekali, lho. Darah yang sudah terkucur dari paha para pria ini, kemudian ditampung menggunakan cangkang kerang. 

Jika darah yang ditampung sudah cukup, selanjutnya tinggal oleskan darah ke gendang tifa sebagaimana saat sedang mengoleskan lem untuk perekat. 

Saat memasangnya, kulit biawak harus direkat dengan ditarik kencang. Selanjutnya para pembuat tifa akan memasangkan tali pengikat agar kulit biawak bisa merekat dengan kuat. 

Setelah itu, tinggal pengecekan suara. Jika dirasa suaranya terlalu kecil atau belum sempurna, maka tifa akan dibakar dengan api terlebih dahulu, lalu akan dicoba uji suara lagi.

6. Upacara Malolo

9 Contoh Ragam Kearifan Lokal Papua Beserta Penjelasannya
Tondok Toraya

Sudah pernah mendengar tentang sedekah pantai? Sebenarnya upacara Malolo mirip seperti itu. 

Upacara Malolo merupakan kearifan lokal Papua yang berasal dari suku Biak.

Upacara ini secara khusus diadakan sebagai bentuk ekspresi rasa syukur dan penghormatan terhadap roh nenek moyang atas keberlimpahan hasil laut. 

Dalam pelaksanaannya, masyarakat Biak bersama-sama menyelenggarakan serangkaian ritual seperti menyiapkan persembahan laut sebagai lambang rasa terima kasih kepada alam. 

Ikan, kerang, dan hasil laut lainnya dihormati sebagai anugerah yang diberikan oleh roh nenek moyang. 

Melalui upacara ini, tradisi leluhur terus dijaga, dan keberlimpahan laut dianggap sebagai berkah yang harus dijaga dan dirawat demi kelangsungan hidup masyarakat Biak.

Contoh Kearifan Lokal di Jawa Tengah beserta Maknanya Lengkap

7. Pakaian Adat Koteka

9 Contoh Ragam Kearifan Lokal Papua Beserta Penjelasannya
Kompas.com

Pakaian Adat Koteka adalah pakaian tradisional yang dikenakan oleh sejumlah suku di wilayah Papua, terutama suku-suku dari kelompok etnis Dani dan Yali. 

Koteka merupakan penutup alat kelamin yang terbuat dari bahan alam, seperti kulit atau cangkang buah. 

Pakaian ini dikenakan oleh para pria dan memiliki makna simbolis dan kultural yang mendalam. 

Kearifan lokal papua ini tidak hanya berfungsi sebagai pakaian adat, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan nilai-nilai tradisional masyarakat Papua.

Meskipun perkembangan zaman membawa pengaruh budaya baru, penggunaan Pakaian Adat Koteka tetap merupakan salah satu budaya dan identitas suku-suku di Papua, Indonesia.

Halaman:

Advertisement