Apa Kelebihan dan Kekurangan Rumah Subsidi? Pahami Ini Sebelum Membeli
Bagi kamu yang berencana membeli rumah subsidi, tentunya kamu perlu mengetahui kelebihan dan kekurangannya.
2. Uang Muka yang Ringan
Keuntungan lain yang diperoleh dalam membeli rumah subsidi adalah besaran uang muka relatif lebih ringan. Umumnya, developer mematok uang muka sebesar 1 hingga 10 persen dari nilai rumah yang dijual.
3. Tenor Lebih Panjang
Umumnya, rumah subsidi menawarkan jangka waktu pembayaran atau tenor yang lebih panjang hingga mencapai 20 tahun. Selain itu, pembelian rumah subsidi juga telah didukung oleh suku bunga tetap.
Jika kamu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), kamu bahkan dapat mengajukan KPR Tapera dengan tenor hingga 30 tahun, dengan catatan gaji maksimal Rp8 juta hingga Rp10 juta.
4. Proses Pengajuan Mudah
Dibandingkan dengan pembelian rumah komersil, syarat dan proses pengajuan rumah subsidi cenderung lebih sederhana.
Persyaratan telah ditetapkan disesuaikan dengan kondisi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah sehingga akan jauh lebih mudah dipenuhi.
5. Siap Huni
Kelebihan lain dari rumah subsidi adalah kondisi bangunan yang umumnya sudah siap huni. Rumah telah dilengkapi dengan struktur dasar dan fasilitas utama sehingga pembeli tidak perlu melakukan banyak renovasi sebelum menempatinya.
Dengan konsep siap huni, kamu pun dapat langsung menempati rumah setelah proses pembelian selesai dan mulai merasakan kenyamanan hunian sendiri.
Kekurangan Rumah Subsidi
Meski memiliki berbagai kelebihan, rumah subsidi juga mempunyai berbagai kekurangannya. Merangkum dari berbagai sumber, berikut adalah deretan kekurangan rumah subsidi yang perlu diketahui.
1. Lokasi Cenderung Kurang Strategis
Kekurangan utama rumah subsidi adalah lokasinya yang cenderung berada di pinggiran kota atau jauh dari pusat kota. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena akan berdampak pada akses dan fasilitas umum yang tersedia.
2. Ukuran Rumah Terbatas
Rumah subsidi umumnya memiliki luas bangunan yang terbatas sehingga kurang cocok bagi keluarga besar dengan anggota keluarga yang banyak.
Selain itu, rumah subsidi juga memiliki desain yang seragam dan standar, tanpa banyak variasi. Bagi kamu yang menginginkan tampilan rumah yang unik, rumah subsidi kurang cocok karena desainnya biasanya sudah ditentukan oleh pengembang.
3. Aturan Pembatasan
Kekurangan lain dari membeli rumah subsidi adalah adanya aturan pembatasan yang mencakup aturan renovasi rumah hingga pembatasan dalam penjualan kembali properti.
4. Kualitas Rumah Standar
Kualitas rumah subsidi terbilang standar karena harganya yang relatif lebih murah. Material bangunan yang digunakan juga berbeda-beda, sehingga dapat berpengaruh pada daya tahan rumah dalam jangka panjang.
5. Jika Tidak Mampu Membayar, Rumah Akan Disita
Kekurangan lainnya dari membeli rumah subsidi adalah jika kamu mengalami kesulitan membayar cicilan dalam jangka waktu tertentu, maka Bank berhak menyita rumahmu dan mengusirmu.
Hal ini biasanya terjadi jika kamu tidak dapat membayar tagihan bulanan dalam jangka waktu tertentu dan juga kamu sudah menerima beberapa peringatan, namun kerap diabaikan.
Halaman:

