5 Klasifikasi Kingdom Makhluk Hidup Lengkap dengan Contoh dan Penjelasannya
Yuk, pelajari materi klasifikasi kingdom makhluk hidup agar kamu makin paham!
Jamur Lendir
Jamur lendir merupakan jenis protista yang ciri-cirinya seperti jamur. Namun, jamur lendir tidak memiliki dinding sel yang umumnya terbuat dari materi kitin.
Jamur lendir biasa hidup pada tempat-tempat dengan suhu lembab dan memiliki peran sebagai dekomposer pada rantai makanan lingkungannya.
Contoh: Euglena viridis (alga), Paramecium caudatum (protozoa), Physarum polycephalum (jamur lendir)
3. Kingdom Fungi (Jamur)

Klasifikasi kingdom makhluk hidup selanjutnya adalah kingdom Fungi atau Jamur. Jamur merupakan organisme eukariotik yang memiliki sifat heterotrof.
Mereka tidak memiliki kemampuan untuk berfotosintesis sehingga bertahan hidup dengan cara menyerap zat makanan dari lingkungannya.
Jamur mampu hidup dengan berbagai peran seperti sebagai saprofit (pengurai sisa-sisa organisme yang telah mati), parasit (hidup dengan menumpang ke organisme lain), atau simbion (hidup berdampingan dengan organisme lain yang saling menguntungkan).
Struktur tubuh dari jamur berbeda-beda. Ada kelompok yang sel tunggal seperti ragi dan ada yang merupakan filamen seperti lazimnya jamur.
Dinding sel pada jamur terbuat dari zat bernama kitin. Beberapa jamur memang aman untuk menjadi bahan konsumsi manusia seperti jamur tiram atau jamur merang.
Namun, ada juga jamur yang memiliki racun sehingga berbahaya untuk menjadi bahan konsumsi manusia.
Contoh: Saccharomyces cerevisiae (ragi), Penicillium notatum (jamur penghasil antibiotik), Amanita muscaria (jamur beracun)
4. Kingdom Plantae (Tumbuhan)

Klasifikasi kingdom makhluk hidup berikutnya adalah kingdom Plantae atau tumbuhan. Kingdom ini merupakan kelompok organisme eukariotik multiseluler dengan daging sel berselulosa.
Tumbuhan memiliki zat klorofil sehingga mampu melakukan proses fotosintesis yang merupakan pembuatan makanan sendiri dengan bantuan dari cahaya matahari, karbondioksida, dan air.
Di dalam ekosistem darat, tumbuhan memiliki peran penting sebagai produsen utama rantai makanan.
Kingdom tumbuhan terbagi menjadi beberapa kelompok seperti tumbuhan paku, tumbuhan lumut, dan tumbuhan berbiji.
Tumbuhan berbiji adalah kelompok kingdom Plantae yang memiliki paling banyak ragam serta mendominasi ekosistem daratan.
Mereka memiliki alat perkembangbiakan berupa biji. Biji ini terbagi menjadi biji tertutup atau angiospermae dan biji terbuka atau gymnospermae.
Contoh: Bryophyta (lumut), Pteridophyta (paku), Mangifera indica (mangga), Pinus merkusii (pinus)
5. Kingdom Animalia (Hewan)

Kingdom Animalia atau hewan merupakan klasifikasi kingdom makhluk hidup yang terakhir. Kingdom ini merupakan kelompok organisme eukariotik multiseluler bersifat heterotrof.
Hewan tidak mampu memproduksi makanannya sendiri sehingga bergantung kepada organisme atau makhluk hidup lain sebagai sumber bahan makanannya.
Seperti yang umum diketahui, hewan memiliki ragam bentuk dan ukuran. Selain itu, sistem sel, jaringan, dan organnya pun kompleks.
Kingdom Animalia terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan ada tidaknya tulang belakang. Selain itu, terbagi juga menjadi beberapa kelompok berdasarkan makanannya.
Penjelasan detailnya bisa kamu baca di bawah ini:
1. Berdasarkan Ada Tidaknya Tulang Belakang
Kingdom Animalia terbagi ke dalam dua kelompok berdasarkan keberadaan tulang belakang, yaitu:
Hewan bertulang belakang atau vertebrata
Vertebrata merupakan hewan-hewan yang memang memiliki tulang belakang sebagai pelindung saraf pada tulang belakang mereka.
Dibandingkan kelompok invertebrata, mereka memiliki struktur tubuh yang lebih kompleks. Kelompok vertebrata terdiri dari berbagai macam jenis lagi, yaitu:
- Pisces atau ikan: makhluk yang hidup di perairan, alat nafasnya insang, dan bergerak dengan sirip. Contohnya adalah ikan mujair, ikan mas, hiu, dan pari.
- Amfibi: makhluk hidup yang bisa bertahan di darat dan di air, kulitnya lembab, dan mengalami metamorfosis. Contohnya adalah katak dan salamander.
- Reptil: makhluk hidup dengan ciri-ciri kulit kering bersisik, biasa hidup di darat, dan bertelur. Contohnya adalah kura-kura, kadal, dan ular.
- Aves atau burung: kelompok makhluk hidup berbulu, bersayap, dan memiliki paruh serta memiliki kemampuan untuk terbang. Contohnya adalah elang, ayam, dan burung pipit.
- Mamalia: kelompok hewan berkelenjar susu, berambut, dan berkembangbiak dengan melahirkan. Contohnya seperti paus, kucing, dan anjing serta manusia.
Halaman:


