23 Macam Jenis Konjungsi beserta Contohnya + Fungsinya
Dalam menulis atau mengucapkan kalimat, tidak cukup hanya dengan menggunakan pilihan kata yang indah. Terdapat kaidah-kaidah penulisan yang perlu diterapkan agar kalimat mudah dibaca dan dipahami.
Jenis Konjungsi dan Contohnya
Berikut ini adalah jenis-jenis konjungsi beserta contoh penggunaannya dalam kalimat. Konjungsi dibedakan menjadi dua, yaitu konjungsi intra kalimat dan konjungsi antar kalimat.
Konjungsi Intra Kalimat (Antar Klausa)
Konjungsi intra kalimat adalah konjungsi yang menghubungkan klausa induk dan klausa anak.
Biasanya, konjungsi terdapat pada bagian tengah kalimat. Jenis kata hubung yang digunakan dalam konjungsi intra kalimat adalah sebagai berikut.
1. Konjungsi Koordinatif
Konjungsi koordinatif berfungsi menghubungkan dua atau lebih klausa yang memiliki derajat.
• Dan: Ibu memasak nasi dan menggendong adik.
• Tetapi: Anita menggunakan baju merah tetapi sahabatnya memakai baju putih.
• Melainkan: Ayah bukan bermaksud membela kakak melainkan membela adiknya.
• Padahal: Nita sibuk mengerjakan tugas padahal ia harus mencuci baju.
• Lalu: Kakak memasak nasi lalu menyiapkan lauk pauk.
• Kemudian: Ibu merapikan baju kemudian membereskan mainan berserakan.
• Sedangkan: Nenek adalah orang yang sabar sedangkan kakek tidak sabaran.
2. Konjungsi Subordinatif
Konjungsi Subordinatif menghubungkan dua klausa atau lebih dengan status berbeda derajat.
• Ketika: Ayah pulang ketika adik sedang sekolah.
• Sejak: Sinta menjadi murung sejak ditinggal kucingnya ke desa.
• Setelah: Adik membereskan mainan setelah digunakan bersama teman.
• Andai: Andai aku dewasa pasti aku akan menjadi orang sukses.
• Supaya: Petani memberikan pupuk organik supaya tanamannya berbuah lebat.
• Ibarat: Rasa keingintahuannya yang tinggi ibarat seorang peneliti.
• Karena: Dina tidak jadi mengunjungi neneknya karena cuaca mendung.
• Jika: Pak guru tidak akan memberikan nilai bagus jika ada murid yang mencontek.
• Sehingga: Maya tidak mau makan, sehingga ia menjadi kurus.
3. Konjungsi Koordinatif
Pada konjungsi koordinatif, kata hubung yang digunakan mirip seperti konjungsi korelatif. Namun, penggunaan konjungsi koordinatif terdapat pada klausa sederhana. Contoh konjungsi koordinatif:
• … dan …
• … tetapi …
• … atau …
Konjungsi Antar Kalimat
Pada konjungsi antar kalimat, digunakan kata hubung untuk menggabungkan satu kalimat dengan kalimat yang lain.
Biasanya, konjungsi tersebut dipakai untuk menunjukkan adanya perbedaan arti atau perbedaan makna.
Konjungsi antar kalimat dapat diletakkan pada bagian awal kalimat. Namun, konjungsi juga bisa diletakkan setelah tanda titik, setelah tanda tanya, atau setelah tanda seru.
• Makna akibat (konsekuensi): dengan demikian, akibatnya
• Makna keadaan sesungguhnya: sebenarnya, bahwasanya, sesungguhnya
• Makna keadaan sebelumnya: malahan, bahkan, tidak hanya itu
• Makna keadaan sesudahnya: kemudian, selanjutnya, setelah itu
• Makna pertentangan: akan tetapi, sayangnya, namun
• Makna kesediaan: biarpun begitu, walaupun demikian, meskipun demikian
• Makna kebalikan: sebaliknya, berbeda dengan
Halaman:
