23 Macam Jenis Konjungsi beserta Contohnya + Fungsinya
Dalam menulis atau mengucapkan kalimat, tidak cukup hanya dengan menggunakan pilihan kata yang indah. Terdapat kaidah-kaidah penulisan yang perlu diterapkan agar kalimat mudah dibaca dan dipahami.
11. Konjungsi Tak Bersyarat
Menjelaskan jika terjadinya suatu hal tidak membutuhkan syarat tertentu.
Contoh: walaupun, meskipun, biarpun, kendatipun, sekalipun
12. Konjungsi Penjelas (Konjungsi Penetap)
Menghubungkan bagian kalimat terdahulu dengan rinciannya.
Contoh: bahwa.
13. Konjungsi Pembenaran (Konjungsi Konsesif)
Menghubungkan dua hal dengan cara membenarkan atau mengakui suatu hal pada induk kalimat. Di sisi lain, konjungsi ini juga menolak hal yang lainnya pada anak kalimat.
Contoh: walaupun, meskipun, biar, sungguhpun, biarpun, kendatipun, dan sekalipun.
14. Konjungsi Penegas (Konjungsi Intensifikasi)
Menegaskan maupun meringkas kalimat yang sebelumnya sudah disebutkan.
Contoh: bahkan, ringkasnya, misalnya, apalagi, yaitu, yakni, umpama, akhirnya.
15. Konjungsi Urutan
Menyatakan urutan suatu hal.
Contoh: mula-mula, lalu, dan kemudian.
16. Konjungsi Penanda
Menunjukkan penandaan pada suatu hal.
Contoh: misalnya, umpama, contohnya.
17. Konjungsi Pembatasan
Menyatakan pembatasan terhadap sesuatu.
Contoh: kecuali, selain, asalkan.
18. Konjungsi Situasi
Menjelaskan perbuatan yang terjadi dalam waktu tertentu.
Contoh: sedang, padahal, sedangkan, sambil.
Semoga informasi 23 macam jenis konjungsi beserta contohnya + fungsinya bisa menjadi referensimu dalam menulis kalimat.
Biasakan untuk menggunakan konjungsi tersebut ketika menulis atau berbicara agar kamu tidak lupa.
Tuliskan jenis konjungsi yang baru kamu ketahui, kemudian buat susunannya dalam kalimat.
Halaman:

