Advertisement
Source : https://www.pexels.com/@pixabay/

Macam-macam Majas, Contohnya, Pengertian, Ciri-ciri, dan Fungsinya Lengkap

Majas merupakan bagian penting dalam berbahasa Indonesia. Berikut penjelasan majas secara lengkap mulai dari definisi sampai contoh-contohnya.

29 Oktober 2023 Mamikos

19. Antiklimaks

Berkebalikan dengan klimaks, gaya bahasa yang digunakan untuk menunjukkan urutan dari yang paling atas hingga ke yang paling bawah tingkatannya.

  • Semua orang di dalam sekolah harus menjalankan upacara mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan para siswa.
  • Rektor, wakil rektor, dan dekan menghadiri acara yang diadakan oleh menteri di dalam gedung rektorat.

20. Paralelisme

Gaya bahasa yang digunakan untuk melakukan pengulangan kata yang sama atau pengulangan kata yang berkaitan untuk menegaskan suatu hal.

Contoh:

  • Dia selalu menemaniku hingga sekarang mulai dari suka tinggal duka tanpa pernah sedikitpun berpikir untuk berpisah.
  • Dia adalah orang yang sangat, dia adalah orang yang sangat pengertian, dan dia pun adalah orang yang sering menyakitiku.

21. Tautologi

Digunakan untuk mengulang kata yang memiliki sinonim atau persamaan untuk menegaskan suatu makna. Biasanya digunakan pada ranah tulisan fiksi.

Contoh:

  • Agar bisa sehat, kuat, dan memiliki imunitas yang tinggi maka seseorang harus rajin berolahraga dengan mengonsumsi makanan sehat.
  • Aku memilih dia karena dia adalah seorang yang baik, penyayang, dan yang penting dari semua dia adalah orang yang sangat bertanggung jawab.

22. Sinisme

Gaya bahasa atau majas yang digunakan untuk memberikan sindiran secara langsung bahkan memberikan penekanan terhadap suatu hal.

Contoh:

  • Kamu ini sudah tidak mau mandi di malas juga gosok gigi sehingga bau yang kamu keluarkan sangat tidak enak.
  • Buat apa terus membangun rumah mewah jika tidak pernah ditempati bahkan menjadi rusak dengan sendirinya.

23. Ironi

Macam-macam majas selanjutnya adalah majas ironi. Majas yang digunakan untuk melakukan sindiran terhadap suatu hal. Biasanya menggunakan frasa atau kata yang berkaitan dengan makna asli.

Contoh: 

  • Rumah ini sangat rapi dan juga besar, aku sampai bingung harus duduk di mana.
  • Pakaian yang kamu kenalkan sungguh sangat bagus dan rapi bahkan orang lain yang melihatnya saja bisa sampai menutup mata saking malunya.

24. Sarkasme

Biasanya majas jenis ini menggunakan kata sindiran yang sifatnya agak kasar atau terlalu keras saat digunakan.

Contoh: 

  • Yang kamu bisa itu apa, sudah diberi banyak uang tetapi masih saja menjadi sampah masyarakat.
  • Kamu tidak memiliki sopan santun seperti tidak pernah diajari oleh orang tuamu.

Halaman:

Advertisement