Macam-macam Majas dalam Bahasa Jawa dan Contohnya Lengkap
Indonesia kaya akan bahasa dan berikut ini adalah ulasan mengenai macam-macam majas dalam Bahasa Jawa beserta contohnya dalam keseharian.
Repetisi
Majas repetisi ialah gaya bahasa dengan menerapkan pengulangan kalimat atau kata dalam bentuk yang berbeda, tetapi mempunyai makna sama. Dengan begitu, maksud dari pembicara menjadi lebih tegas, seperti:
- Dheweke mung siji, siji-sijine sing tak enteni, siji-sijine sing tak arep-arep kanggo ngelipur laraku
Retorika
Majas retorika ialah kalimat kiasan dengan melontarkan pertanyaan, tetapi tidak membutuhkan jawaban, karena sudah jelas kondisi di lapangan seperti apa.
Berikut majas retorika yang biasa ditemukan dalam keseharian:
- Nalika wingi tiba saka motor, lara apa ora?
- Apa pernah kebutuhan pokok mudhun pas nyedhaki Idul Fitri?
Klimaks

Advertisement
Majas klimaks ialah gaya bahasa dengan kelompok kata untuk menunjukkan sebuah tingkatan, tetapi penyebutannya berurutan dari paling rendah ke tinggi. Bagaimana penerapannya dalam Bahasa Jawa?
- Kabeh wong, mulai bayi, anak-anak, remaja, nganthi wong tuwa padha ngungsi, amarga ana gempa
- Kepala desa, walikota, gubernur, lan presiden kudu dipilih adhedhasar kabisanane
Antiklimaks
Majas antiklimaks ialah kalimat kiasan yang berkebalikan dengan majas klimaks, yakni penyebutan tingkatan dilakukan mulai dari paling tinggi menuju rendah.
Perhatikan contoh berikut, agar kamu paham di mana letak perbedaannya:
- Saben dina Senin, awit staf tekan karyawan podo nglaksanakake upacara
- Ning toko Madani, kabeh ukuran sandhangan ana, mulai XXL, XL, L, M, tekan S
Tautologi
Majas tautologi ialah majas yang di dalamnya terdapat pengulangan kata dalam suatu kalimat sebanyak beberapa kali untuk menegaskan maksud. Kamu bisa menerapkan contoh majas tautologi berikut:
- Sepine bengi iki, sepi marang pangarep-arep iki
- Sampeyan kuwat. Sampeyan gagah. Sampeyan pancen paling jempolan
Paralelisme
Majas paralelisme ialah gaya bahasa dengan melakukan pengulangan suatu kata beberapa kali, tetapi mempunyai makna yang berbeda. Untuk Bahasa Jawa, kamu bisa memerhatikan contoh berikut ini:
- Pancen aku krungu, pancen aku weruh, pancen mung aku sing tresna
Macam-macam majas dalam Bahasa Jawa di atas baru sebagian, mungkin suatu saat nanti kamu akan menemukan jenis lainnya.
Tetap stay tune di Mamikos untuk update informasimu dengan akses langsung ke link berikut ini.