Materi Advertisement Text Kelas 9 SMP dan Penjelasannya Lengkap

Berbagai iklan yang kamu lihat di media ternyata bisa dibuat sendiri, lho. Yuk, pelajari materi advertisement text di artikel ini.

24 Desember 2024 Lintang Filia

3. Kata-Kata Teknis (Technical Terms)

Language feature of advertisement text terkadang juga menyertakan istilah teknis yang sesuai dengan jenis produk yang dipromosikan. Contohnya dengan menggunakan kata eco-friendly, 5G network, atau ergonomic design.

4. Kata-Kata Negatif (Negative Words)

Meski terkesan berlawanan, kata negatif seperti no sugar, zero waste, non-toxic digunakan untuk menekankan aspek positif dari produk. Justru terkadang penggunaan negative words tersebut menjadi keunggulan dari produk yang ditawarkan, lho.

5. Kalimat Inklusi (Inclusive Statements)

Iklan sering kali menggunakan kalimat yang melibatkan pembaca, seperti You deserve this atau Everyone needs a break. Kalimat seperti ini membuat pembaca merasa diperhatikan.

6. Kata atau Frasa Interogatif (Interrogative Words/Phrases)

Untuk menarik perhatian, teks iklan sering menggunakan pertanyaan seperti Looking for the best deal? atau Why wait?.

7. Kalimat Impersif (Imperative Sentences)

Kaidah kebahasaan yang terakhir adalah bahwa advertisement text menyertakan kalimat perintah yang kuat seperti “Buy now!, Try it today!, atau Don’t miss out!”.

Kalimat tersebut berfungsi sebagai  (CTA) yang memotivasi pembaca untuk segera bertindak – seperti yang sudah Mamikos jelaskan pada bagian sebelumnya.

D. Struktur Advertisement Text

Seperti jenis teks bahasa Inggris yang lain, advertisement text juga memiliki struktur yang bertujuan untuk memudahkan dalam pembuatannya.

Seperti tujuan dari advertisement text itu sendiri, strukturnya juga dirancang untuk menarik perhatian dan menyampaikan pesan dengan jelas kepada pembaca.

Berikut adalah struktur advertisement text:

1. Purpose (Tujuan)

Bagian purpose akan menjelaskan tujuan utama dari iklan, yaitu untuk memberikan informasi, mempromosikan, atau membujuk pembaca agar tertarik dengan produk atau layanan.

Contoh: “Get ready to experience the ultimate comfort!”

2. Name of Product (Nama Produk)

Nama produk atau layanan yang diiklankan tentu harus disebutkan dengan jelas agar pembaca mengetahui apa yang ditawarkan. Oleh karena itu, nama ini sering diletakkan di bagian yang mudah terlihat, seperti di headline atau awal teks.

Contoh: “Introducing: Super Soft Blanket – Your Sleep Companion!”

3. User (Pengguna)

Struktur terakhir dari teks iklan menunjukkan siapa yang menjadi target pengguna produk atau layanan. Informasi ini dapat berupa deskripsi pengguna secara spesifik atau menggunakan kalimat inklusi untuk melibatkan pembaca.

Contoh: “Perfect for anyone who values a good night’s sleep.”

E. Aspek-aspek Advertisement Text

Dikarenakan teks iklan haruslah menarik dan efektif tanpa bertele-tele, maka terdapat beberapa aspek yang biasanya ada dalam teks iklan. Meskipun begitu, tidak semua aspek yang akan Mamikos jelaskan di bawah ini harus ada seluruhnya dalam iklan yang dibuat, lho.

Namun demikian, adanya aspek dalam advertisement text sangatlah diperlukan, seperti:

1. Headline

Sebagai bagian awal teks iklan yang bertujuan untuk menarik perhatian pembaca, maka headline dibuat singkat, menarik, dan langsung ke inti pesan.

Contoh: “Big Sale Up to 65% Off!”

2. Body Copy

Selanjutnya, ada isi utama dari teks iklan yang menjelaskan informasi lebih detail tentang produk atau layanan. Body copy juga dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan manfaat atau keunggulan produk.

Contoh: “Your Senior Cat Delights is crafted with a special formula to support kidney health, ensuring your senior feline stays happy and healthy every day.”

3. Product Shot

Apabila diperlukan, foto atau gambar produk dapat ditampilkan untuk memperjelas apa yang ditawarkan dalam iklan. Tentu, adanya visual akan lebih membantu pembaca memahami bentuk atau tampilan produk.

Close