Advertisement
Source : unsplash.com/id/@gettyimages

Materi Berpikir Komputasional Kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka dan Penjelasannya

Apakah kamu sedang mencari penjelasan tentang materi berpikir komputasional kelas 10 SMA Kurikulum Merdeka? Silakan pelajari di sini!

27 Juli 2026 Zuly Kristanto

Empat Pondasi Utama Berpikir Komputasional

Di dalam mata pelajaran Informatika, cara berpikir komputasional ditopang oleh empat pondasi utama yang saling berhubungan. Keempat fondasi ini wajib kamu kuasai supaya mampu menyelesaikan berbagai persoalan dengan penyelesaian yang terstruktur.

A. Dekomposisi

Langkah ini merupakan teknik penyelesaian masalah dengan cara menguraikan masalah dan kompleks menjadi sub bagian yang lebih kecil dan lebih sederhana sehingga mudah untuk dikelola.

Dengan melakukan penguraian ini akan membuat beban kognitif seseorang dalam menganalisis masalah akan menjadi lebih mudah sehingga sub masalah yang telah ditemukan bisa diselesaikan secara lebih fokus sebelum digabungkan kembali menjadi satu kesatuan.

Materi Ekonomi Kelas 12 SMA Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

B. Pengenalan Pola

Setelah melakukan dekomposisi atau penguraian, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah melakukan pencarian kesamaan, keteraturan, tren, atau pola tertentu dari sub masalah yang telah ditentukan.

Mengenali pola memungkinkan kita untuk melakukan penerapan solusi yang pernah berhasil pada masa lalu untuk menyelesaikan masalah yang sama di masa sekarang sehingga efisiensi waktu dan tenaga dapat tercapai secara maksimal.

Contoh dari pengenalan pola adalah saat seorang guru melihat ada banyak dari siswanya yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan suatu soal tertentu yang polanya sama.

Supaya masalah ini bisa terselesaikan, guru yang bersangkutan dapat memberikan pembelajaran tambahan yang berkaitan dengan soal-soal yang sulit dikerjakan siswa.

C. Abstraksi

Langkah ini adalah proses memilah, menyarikan, dan memfokuskan perhatian hanya pada informasi atau atribut yang penting saja, sambil mengabaikan detail-detail kecil atau elemen yang tidak relevan dengan inti permasalahan dari masalah yang tengah dihadapi.

Contoh klasik dari abstraksi merupakan peta navigasi digital yang hanya menampilkan rute menuju dalan utama dari penunjuk arah penting, tanpa menampilkan detail rumit seperti warna cat gedung atau jenis pohon yang tumbuh di tepi jalan.

Saat kamu sedang menghadapi suatu masalah sangat penting untuk melakukan abstraksi karena masalah yang dihadapi akan menjadi lebih sederhana dan lebih mudah untuk diselesaikan.

D. Algoritma

Algoritma merupakan penyusunan langkah-langkah logis, berurutan, dan terstruktur secara sistematis untuk mencapai tujuan atau menyelesaikan masalah tertentu.

Sebuah algoritma harus jelas, tidak ambigu, dan mempunyai titik akhir yang pasti. Pemikiran algoritmik memastikan bahwa solusi yang telah dirancang dapat dijalankan secara runtut oleh manusia maupun diterjemahkan ke dalam instruksi komputer.

Contoh algoritma sederhana ini bisa digambarkan dengan cara membikin mie instan yang dimulai dari menyiapkan panci, mengisi air, merebus air hingga mendidih, menunggu beberapa menit, lalu mencampurkan bumbu, dan langkah terakhir adalah menyajikannya.

Semua langkah dalam membuat mie instan ini harus dilakukan secara berurutan dan tidak boleh ada yang tertukar.

Jika sampai langkahnya tertukar, maka hasilnya tidak akan sesuai dengan yang diinginkan. Di dalam sistem pemrograman komputer, algoritma ini menjadi dasar paling penting dalam membuat aplikasi.

Ruang Lingkup Materi Berpikir Komputasional

Berikut ini ruang lingkup materi berpikir komputasional yang diajarkan kepada siswa kelas 10 yang harus kamu ketahui:

A. Pencarian

Proses ini menemukan suatu data au objek tertentu di dalam kumpulan data yang besar menggunakan metode atau algoritma tertentu.

Contoh penerapan nyatanya adalah pencarian kata di dokumen dengan menggunakan fungsi Ctrl+F atau mencari buku di perpustakaan atau melakukan pencarian buku dengan menggunakan situs website.

B. Pengurutan

Proses ini mengatur kembali sekumpulan objek atau data dengan urutan tertentu. Contoh penerapannya adalah mengurutkan nilai siswa dari urutan yang besar ke yang rendah atau mengurutkan kontak telepon dengan berdasarkan abjad.

Halaman:

Advertisement