Advertisement
Source : unsplash.com/id/@tahsinlabib_

Rangkuman Materi Informatika Berpikir Komputasional Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka

Apakah kamu sedang mencari rangkuman materi Informatika berpikir komputasional untuk kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka? Yuk, pelajari ringkasannya hanya di sini!

28 Juli 2026 Zuly Kristanto

2. Pengenalan Pola

Setelah kamu berhasil menguraikan masalah yang telah dihadapi menjadi bagian-bagian kecil atau lebih sederhana, langkah berikutnya adalah menemukan kesamaan pola yang muncul.

Kemampuan seseorang dalam mengenali pola yang muncul di dalam menghadapi suatu permasalahan akan membantunya menemukan solusi yang lebih cepat karena biasanya masalah yang baru memiliki kemiripan dengan masalah yang sebelumnya.

Contoh:

Seorang guru memberikan soal matematika yang berhubungan dengan luas bangun datar. Biasanya siswa akan menyadari bahwa:

  • Rumus untuk menghitung luas persegi selalu sama.
  • Rumus untuk menghitung volume kubus selalu sama.
  • Rumus untuk menghitung volume bola selalu sama.

Saat siswa sudah mengetahui polanya, maka siswa tidak perlu mempelajari semua rumus bangun ruang dari awal.

Contoh lain adalah saat siswa sudah bisa belajar mengendarai sepeda. Setelah bisa menguasai keseimbangan dan cara menjaganya, kemampuannya ini bisa digunakan untuk mengendarai berbagai sepeda.

3. Abstraksi

Abstraksi merupakan proses memprioritaskan informasi yang benar-benar penting dan mengabaikan informasi yang tidak dibutuhkan. Tujuan dari penerapan langkah ini adalah untuk menyederhanakan masalah sehingga penyelesaiannya menjadi lebih mudah.

Contoh:

Saat menggunakan peta digital untuk mencapai suatu kota, maka hanya ada tiga hal yang harus diutamakan yakni titik awal, tujuan, dan rute perjalanan.

Kamu yang menggunakan peta jenis ini tidak perlu mengetahui bagaimana server melakukan proses data dan satelit bekerja. Hal ini dikarenakan informasi tentang dua hal ini kamu belum membutuhkannya.

4. Algoritma

Algoritma merupakan urutan langkah-langkah logis dan sistematis yang disusun untuk bisa memudahkan penyelesaian suatu masalah atau untuk mencapai tujuan tertentu.

  • Algoritma yang baik biasanya memiliki memenuhi syarat sebagai berikut:
  • Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah tertentu (berhinga).
  • Algoritma harus jelas dan tidak boleh ambigu.
  • Algoritma harus memiliki nol atau lebih masukan data.
  • Algoritma harus memiliki minimal satu hasil.

Setiap langkah harus dibuat atau dituliskan secara wajar dan sederhana sehingga bisa dikerjakan dalam waktu yang wajar.

Di dalam penulisannya, algoritma bisa dituliskan dengan tiga bentuk utama yakni dengan menggunakan bahasa yang alami (bahasa untuk percakapan sehari-hari), menggunakan diagram alir yang terdiri dari simbol-simbol dan menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang bisa dipahami manusia.

Contoh Algoritma Membuat Kopi

  • Siapkan gelas.
  • Masukkan kopi ke dalam gelas.
  • Tambahkan gula.
  • Tuangkan air panas.
  • Aduk sampai rata.
  • Kopi sudah siap untuk disajikan.

Urutan di atas harus dilakukan secara benar supaya menghasilkan kopi manis yang siap untuk diminum

Hubungan Keempat Pilar

Keempat komponen berpikir komputasional ini wajib saling berkaitan dan berurutan. Berikut ini adalah urutan prosesnya:

  • Pengidentifikasian masalah
  • Memecah masalah
  • Mencari pola
  • Mengambil informasi yang penting
  • Menyusun algoritma
  • Melakukan pengujian solusi yang dibuat.

Jika kamu mengikuti langkah-langkah yang telah ditentukan ini akan membuat penyelesaian masalah menjadi lebih efektif.

Ringkasan Materi Bahasa Inggris Kelas 8 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Penerapan Berpikir Komputasional Dalam Kehidupan Sehari-hari

Hingga saat ini masih banyak yang belum sadar kalau cara berpikir komputasional ini sudah banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini beberapa contohnya:

  • Berangkat pagi-pagi ke sekolah yang langkah-langkahnya mulai dari bangun pagi, pergi mandi, memakai seragam, sarapan, menyiapkan buku, dan berangkat sekolah.
  • Belajar saat menghadapi ujian yang langkah-langkahnya mulai dari mengelompokkan jadwal mata pelajaran, membuat jadwal belajar, menentukan prioritas, dan mengulang materi yang sulit.
  • Dalam bermain game dimulai dengan mengenali pola musuh, menyusun strategi, memilih tindakan terbaik, dan melakukan evaluasi hasil.

Halaman:

Advertisement