Advertisement
Source : unsplash.com/qmikola

Rangkuman Materi Karya Ilmiah SMA Kelas 11 dan Penjelasannya

Bagi kamu yang ingin mempelajari materi karya ilmiah dengan mudah, berikut Mamikos sudah rangkumkan kamu materinya dengan singkat, padat dan jelas.

30 Januari 2023 Bella Carla

1. Halaman Judul

Bagian awal dari karya ilmiah adalah judul. Diketahui, judul diangkat berdasarkan topik permasalahan yang diangkat dari karya ilmiah yang akan dibuat.  

Ketika membuat judul, disarankan untuk menulis semenarik mungkin supaya dapat memunculkan rasa penasaran calon pembaca.

Tak hanya dapat memicu rasa penasaran calon pembaca saja, judul juga menjadi gambaran awal bagi pembaca untuk mengetahui isi dari karya ilmiah tersebut.

Pada bagian judul juga dicantumkan nama peneliti/penulis, institusi atau lembaga, tahun dibuatnya karya ilmiah yang diurutkan di bagian bawah setelah judul.

2. Abstrak

Struktur karya ilmiah berikutnya adalah abstrak. Dipahami sebagai ringkasan dari keseluruhan isi karya ilmiah, abstrak memiliki peran yang cukup penting dalam suatu karya ilmiah.

Pasalnya, jika pembaca tidak memiliki waktu yang banyak untuk membaca suatu karya ilmiah, maka pembaca akan memilih untuk membaca bagian abstrak saja.

Nah, bagian abstrak akan memberikan penjelasan terkait isi karya ilmiah dengan cepat tanpa harus membaca secara keseluruhan.

Biasanya, abstrak digunakan para pembaca untuk melihat sekilas isi, maksud dan tujuan dari karya ilmiah tersebut.

3. Pendahuluan

Setelah halaman judul dan abstrak, kemudian ada bagian pendahuluan. Nah, bagian pendahuluan merupakan materi wajib dari karya ilmiah yang pertama.

Biasanya, pendahuluan akan memaparkan alasan penulis memilih topik penelitian, tujuan melakukan penelitian, serta mengungkapkan manfaat dari karya ilmiah tersebut.

Pendahuluan umumnya terdiri dari empat sub bab, yakni latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.

4. Kerangka Teori

Kerangka teori menjadi materi inti kedua dari karya ilmiah yang tak boleh luput untuk dituliskan.

Merupakan garis besar rancangan konsep sistematis yang menjadi panduan sebuah penelitian, kerangka teori biasanya terdiri dari dua sub bab, yakni landasan teori dan hipotesis penelitian.

Landasan teori diartikan sebagai suatu konsep yang membatasi dan memfokuskan penelitian sehingga dapat menyajikan suatu pandangan sistematis.

Pada bagian ini ajan dipaparkan pembahasan fenomena yang rinci tentang hubungan antar variabel, sehingga mendapatkan penjelasan serta prediksi dari fenomena yang diteliti tersebut.

Sementara itu, hipotesis penelitian merupakan sebuah kesimpulan sementara yang diperoleh dari kerangka pemikiran atau teori yang diungkapkan oleh seorang peneliti.

Halaman:

Advertisement