Advertisement
Source : canva.com/@cokada

Ringkasan Materi Virus SMA Kelas 10 beserta Penjelasannya Lengkap

Belajar menggunakan ringkasan materi tentu akan membuat waktumu menjadi lebih efisien. Yuk, belajar tentang virus di artikel ini.

19 Agustus 2025 Lintang Filia

Materi Virus Kelas 10 : Jenis-jenis Virus

Materi virus kelas 10 selanjutnya adalah tentang jenis-jenis virus. Jenis virus dikelompokkan menjadi beberapa bagian.

Seperti berdasarkan jumlah kapsomer, jenis sel inangnya, dan berdasarkan asam nukleatnya.

1. Berdasarkan Jumlah Kapsomer

Jumlah kapsomer pada struktur virus memberikan informasi tentang simetri dan organisasi geometris partikel virus tersebut.

Ikosahedral adalah bentuk yang sangat umum dalam struktur virus karena menyediakan bentuk yang efisien bagi materi genetik virus dan memfasilitasi proses replikasi dan penginfeksian.

  • Parvovirus (32 kapsomer)

Struktur: Parvovirus memiliki kepala simetris berbentuk ikosahedral dengan 32 kapsomer.

Contoh: Parvovirus B19, yang dapat menyebabkan penyakit kelainan darah pada manusia.

  • Picornavirus (60 kapsomer)

Struktur: Picornavirus memiliki kepala ikosahedral dengan 60 kapsomer.

Contoh: Rhinovirus, yang menyebabkan penyakit flu biasa pada manusia, dan Enterovirus, seperti virus polio

  • Papovirus (72 kapsomer)

Struktur: Papovirus memiliki kepala ikosahedral dengan 72 kapsomer.

Contoh: Human Papillomavirus (HPV), yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit dan membran mukosa.

  • Herpesvirus (162 kapsomer)

Struktur: Herpesvirus memiliki kompleks struktur ikosahedral dengan sekitar 162 kapsomer.

Contoh: Herpes Simplex Virus (HSV), yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit dan mukosa, termasuk luka dingin dan herpes genital.

  • Adenovirus (252 kapsomer)

Struktur: Adenovirus memiliki kepala ikosahedral dengan sekitar 252 kapsomer.

Contoh: Adenovirus, yang dapat menyebabkan berbagai infeksi pada manusia, termasuk infeksi saluran pernapasan dan penyakit mata.

10 Jenis Daun Beserta Struktur dan Penjelasannya Lengkap

2. Berdasarkan Sel Inang

Virus dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis sel inang yang mereka infeksi.

Biasanya virus akan menginveksi sel inang dari makhluk hidup lain seperti manusia, tumbuhan, dan juga hewan.

  • Virus pada tumbuhan.

   – Menyerang tumbuhan dan dapat menyebabkan penyakit pada tanaman.

   – Contoh: Tobacco mosaic virus.

  • Virus pada hewan.

   – Menginfeksi hewan dan dapat menular pada manusia manusia.

   – Contoh: Human immunodeficiency virus (HIV) dan Influenza virus.

  • Virus pada bakteri (Bakteriofag).

   – Infeksi pada bakteri, sehingga disebut bakteriofag.

   – Contoh: T4 bacteriophage.

  • Virus pada jamur.

   – Menyebabkan infeksi pada jamur.

   – Contoh: Cryphonectria hypovirus pada jamur chestnut.

  • Virus pada arkeea.

   – Menginfeksi arkea—mikroorganisme bersel tunggal yang serupa dengan bakteri tetapi memiliki karakteristik genetik yang lebih mirip dengan eukariota.

   – Contoh: Sulfolobus tengchongensis spindle-shaped virus.

3. Berdasarkan Asam Nukleat

Virus dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis asam nukleat yang membawa informasi genetiknya.

Ada dua jenis asam nukleat utama yang dimiliki oleh virus, yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat).

Berdasarkan perbedaan ini, virus dapat dibagi menjadi beberapa kategori:

  • Virus DNA

   – Virus yang membawa materi genetik berupa DNA.

   – Contoh: Virus Varicella-zoster (penyebab cacar air dan herpes zoster) dan Adenovirus.

  • Virus RNA

   – Virus yang membawa materi genetik berupa RNA. Dapat dibagi lagi berdasarkan apakah RNA-nya adalah untai tunggal (ssRNA) atau untai ganda (dsRNA).

   – Contoh ssRNA: Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Influenza virus.

   – Contoh dsRNA: Rotavirus.

  • Retrovirus

   – Sebuah kategori khusus virus RNA yang menggunakan enzim reverse transcriptase untuk mengubah RNA menjadi DNA setelah menginfeksi sel inang.

   – Contoh: HIV (Human Immunodeficiency Virus).                      

Materi Virus Kelas 10 : Replikasi Virus

Replikasi virus adalah proses di mana virus menggandakan dirinya sendiri dengan menggunakan sel inang.

Langkah-langkah umum replikasi virus melibatkan beberapa tahapan, seperti:

1. Penempelan dan Penetrasi

Virus menempel pada permukaan sel inang dengan menggunakan protein yang sesuai dengan reseptor sel inang.

Setelah menempel, virus menginjeksikan atau membawa materi genetiknya ke dalam sel inang.

2. Pengkodean Informasi Genetik

Materi genetik virus (DNA atau RNA) mengandung instruksi untuk mereplikasi virus.

Virus menggunakan replikasi sel inang untuk menghasilkan komponen-komponen yang diperlukan.

Halaman:

Advertisement