7 Ide Model Atap Rumah Memanjang ke Belakang yang Bisa jadi Inspirasi
Sedang mencari inspirasi atap rumah memangjang ke belakang? Ada 7 ide model atap tersebut di artikel ini. Yuk, baca!
4. Datar dan Miring

Model atap rumah yang memanjang ke belakang yang satu ini merupakan kombinasi dari dua model lainnya, yaitu atap datar dan atap miring.
Bagian bangunan dengan atap miring pastinya akan memiliki sirkulasi udara yang lebih lancar daripada yang beratap datar. Selain itu, yang atap miring juga lebih memiliki perlindungan dari cuaca panas maupun dingin.
Penggunaan dua jenis atap seperti ini lebih fokus pada estetika saja. Kendati demikian memang mungkin ada alasan tertentu mengapa rancangan atap seperti ini akhirnya diaplikasikan.
Yang pasti bagian atap yang miring lebih memiliki keunggulan daripada atap yang datar. Sudah pasti atap miring terhindar dari genangan air karena air hujan bisa langsung turun dengan lancar.
5. Memanjang ke Belakang Terbelah

Model atap rumah memanjang ke belakang selanjutnya adalah yang terbelah di tengah. Bila kita melihat secara sekilas, memang terlihat seperti terbelah.
Namun, atap seperti ini ternyata merupakan kombinasi dari dua atap miring yang memanjang dengan arah yang saling berlawanan. Bila tidak terbelah, maka akan membentuk atap pelana biasa.
Tetapi, hal tersebut memang disengaja karena bangunannya pun terbentuk dari dua bangunan utama sehingga atapnya pun terpisah. Bisa saja menyatu, tapi jadi tidak ada nilai uniknya.
Selain itu, atap seperti ini biasanya juga memiliki tujuan untuk memberikan bukaan penuh terhadap vegetasi di antara dua bangunan.
Alasan lainnya adalah agar akses bangunan terhadap dunia luar lebih banyak sehingga aliran udara dan cahaya pun lancar dan melimpah tanpa ada hambatan.
6. Memanjang ke Belakang Letter L

Model atap memanjang ke belakang selanjutnya merupakan model miring namun dengan arah kemiringan ke arah belakang dan dengan bentuk bangunan letter L.
Bentuk bangunan ini tentunya membuat bentuk atapnya juga mengikuti. Yang unik dari model ini adalah panjang sisi miring yang menyambung dari depan hingga ke belakang.
Hal ini membuat adanya ruangan lebih pada bagian depan sehingga kemungkinan besar memang menjadi satu ruangan tertentu yang bisa dimanfaatkan.
Selain itu, adanya lubang udara pada sisi-sisi atap semakin memperlancar aliran udara dari luar ke dalam sehingga suasana di dalam pastinya tidak pengap.
Apabila lubang udara tersebut dikombinasikan dengan kaca juga akan lebih baik. Tak hanya menjadi sejuk, tapi juga bermandikan cahaya saat siang hari jadi tidak ada ruangan yang perlu dinyalakan lampunya.
7. Memanjang ke Belakang Murni 2

Model atap rumah memanjang ke belakang selanjutnya adalah model yang murni sama seperti di nomor kedua. Atap seperti ini tampil keren dengan bentuknya yang sederhana tanpa banyak detail.
Untuk model yang satu ini bahkan memiliki panjang yang lebih sebagai naungan. Dengan atap pelana, pemilik bisa memiliki dua pilihan mau langit-langit yang seperti apa.
Bisa langit-langit yang ditutup dari batas titik temu dinding dan atap atau pun membuatnya lebih terbuka dengan plafon yang mengikuti bentuk miring atap.
Pilihan yang pertama tentu akan memberikan ruang tertutup sehingga ruangan yang terpakai jadi lebih sempit. Sementara pilihan kedua akan membuat ruangan terasa lebih luas karena lebih tinggi juga.
Halaman:


