Niat Sholat Jamak Taqdim Dzuhur Ashar beserta Tata Caranya yang Benar
Sudah tahu belum niat sholat jamak taqdim Dzhuhur Ashar dan tata cara melaksanakannya? Yuk, pelajari di artikel ini.
2. Tujuan perjalanan bersifat baik dan halal
Keringanan ini hanya berlaku jika perjalanan dilakukan untuk tujuan yang diperbolehkan dalam Islam. Jika perjalanannya bertujuan untuk melakukan maksiat atau hal yang bertentangan dengan syariat, maka seseorang tidak diperbolehkan menjamak sholat.
3. Menghadapi kondisi sulit atau sakit
Selain musafir, orang yang sedang mengalami kesulitan berat seperti sakit parah, kondisi darurat, atau musibah juga dapat melaksanakan sholat jamak. Hal tersebut dimaksudkan agar ibadah tetap bisa dijalankan meskipun dalam situasi yang tidak ideal.
4. Niat menjamak sholat saat takbiratul ihram
Niat menjadi syarat penting dalam ibadah, termasuk sholat jamak. Seorang Muslim harus sudah berniat untuk menjamak sholat saat memulai sholat pertama, tepatnya saat takbiratul ihram. Jika tidak ada niat sejak awal, maka sholat jamaknya tidak sah.
5. Sholat yang dijamak harus dilakukan dalam waktunya (ada’an)
Sholat jamak hanya bisa dilakukan untuk sholat yang masih dalam waktunya, bukan sholat yang telah lewat dan perlu diqada. Misalnya, jika sholat Dzuhur tertinggal dan baru ingin dikerjakan bersama sholat Ashar, maka itu bukan sholat jamak, melainkan qada sholat Dzuhur.
Niat Sholat Jamak Taqdim Dzuhur Ashar
Dalam setiap ibadah, niat memegang peran utama sebagai penentu sah atau tidaknya amalan tersebut, termasuk dalam sholat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar.
Nah, dikarenakan sholat jamak taqdim melibatkan dua sholat fardu yang dikerjakan berurutan di waktu sholat pertama, maka niat harus jelas sejak awal. Berikut ini adalah bacaan niat sholat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar yang bisa dijadikan panduan.
1. Niat Sholat Dzuhur Jamak Taqdim
اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى
Ushallii fardladh-dhuhri arba‘a raka‘aatin majmuu‘an bil-‘ashri jam‘a taqdiimin lillaahi ta‘ala.
Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat fardu Dzuhur empat rakaat yang dijamak dengan Ashar secara jamak taqdim karena Allah Ta’ala.
2. Niat Sholat Ashar Jamak Taqdim
أُصَلِّي فَرْضَ العَصْرِ أربع رَكعَاتٍ مَجْمُوْعًا مع الظُّهْرِ اَدَاءً للهِ تَعَالى
Ushallii fardlal ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku sengaja sholat fardu ashar 4 rakaat yang dijamak dengan dzuhur, fardu karena Allah Ta’ala.
Tata Cara Sholat Jamak Taqdim Dzuhur Ashar
Pelaksanaan sholat jamak taqdim tidak bisa dilakukan sembarangan, lho. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah urutan pengerjaan dua sholat yang dijamak harus dilakukan secara langsung tanpa jeda panjang.
Artinya, setelah menyelesaikan sholat Dzuhur, seseorang harus segera melanjutkan ke sholat Ashar tanpa melakukan aktivitas lain yang bisa memutus rangkaian sholat.
Jika ada jeda yang terlalu lama, maka sholat Ashar tidak lagi bisa dijamak dan harus dilakukan di waktunya sendiri.
Agar dapat dijadikan sebagai panduan, berikut ini adalah tata cara sholat jamak taqdim Dzuhur dan Ashar:
1. Niat sholat jamak taqdim Dzuhur Ashar menjamak sholat
Sebelum memulai, niatkan dalam hati untuk menjamak sholat Dzuhur dan Ashar dengan jamak taqdim.
2. Melaksanakan sholat Dzuhur (4 rakaat)
Sholat Dzuhur dikerjakan terlebih dahulu secara lengkap, empat rakaat, dengan urutan sebagai berikut:
- Takbiratul ihram
- Doa iftitah
- Membaca Al-Fatihah
- Membaca surat pendek
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Melanjutkan rakaat berikutnya hingga tasyahud akhir
- Salam setelah selesai empat rakaat
3. Langsung berdiri untuk sholat Ashar
Tanpa diselingi kegiatan lain, langsung berdiri dan melanjutkan dengan sholat Ashar. Niatkan dalam hati untuk sholat Ashar secara berjamaah atau sendiri, sesuai kondisinya.
Halaman:

