15 Oleh-oleh Khas Majalengka yang Populer yang Wajib Dibeli oleh Wisatawan
Tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang begitu mempesona, Majalengka juga punya aneka oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang, lho.
Terdapat dua merek yang bisa kamu pilih, yakni cap Maja Menjangan (MM) dan Segi Tiga. Kedua kecap ini diproduksi secara rumahan dengan cara yang masih tradisional dan menawarkan varian asin, manis sedang, dan manis.
Walaupun dibuat tanpa bahan pengawet, oleh-oleh khas Majalengka ini bisa bertahan hingga dua tahun, lho.
7. Ampas Kecap

Oleh-oleh khas Majalengka lainnya yang bisa kamu bawa pulang adalah ampas kecap. Sesuai namanya, oleh-oleh ini merupakan ampas alias sisa kacang kedelai dari proses pembuatan kecap.
Memiliki warna hitam dengan rasanya yang gurih asin, kamu bisa membawa ampas kecap ini pulang untuk dimasak di rumah.
Atau, kamu bisa juga membeli oseng yang sudah jadi di warung-warung makan Sunda. Dengan begitu, kamu bisa langsung menyantapnya bersama nasi hangat setibanya di rumah.
8. Sambal Kelud

Selanjutnya ada juga kelud, yaitu sejenis sambal kering yang bisa kamu santap sebagai pelengkap makanan.
Nah, oleh-oleh khas Majalengka ini terbuat dari cabai kering, kacang tanah, terasih, bawang putih, ebi, garam, dan gula.
9. Pepes Jeroan

Buat kamu yang ingin membeli oleh-oleh yang ingin langsung disantap saat tiba di rumah, pepes jeroan bisa banget menjadi pilihan.
Sebagai salah satu daerah di tatar Sunda, Majalengka memiliki banyak warung makan yang menawarkan makanan khas tersebut.
Jeroan yang digunakan adalah jeroan ayam, seperti ati ampela dan usus. Namun, terdapat pula pilihan pepes ayam dan ikan yang tak kalah lezat.
10. Emping Melinjo

Tahukah kamu bahwa emping melinjo merupakan salah satu produk unggulan Majalengka yang bisa kamu bawa pulang sebagai-oleh-oleh?
Terbuat dari 100% buah melinjo, camilan khas Majalengka yang satu ini memiliki tekstur renyah serta rasa gurih dan sedikit kesat yang sangat enak di lidah.
Kamu bisa membelinya dalam banyak varian rasa, mulai dari rasa orisinal, manis, balado, jagung bakar, jagung pedas, balado pedas, dan asin pedas.
Selain itu, ada juga pilihan emping mentah untuk kamu yang ingin menggorengnya sendiri di rumah.
11. Brem Majalengka

Brem juga termasuk salah satu jajanan jadul khas Majalengka yang kini mulai langka. Camilan satu ini memiliki rasa manis dan sedikit asam yang berasal dari fermentasi ketan.
Proses pengeringan brem sangat tergantung pada sinar matahari. Oleh karena itu, brem hanya diproduksi saat musim kemarau.
Berbeda dengan brem dari Jawa yang berbentuk balok, brem Majalengka memiliki bentuk bulat pipih dan bulat.
Jika tertarik mencoba jajanan jadul ini, kamu bisa datang ke Blok Rajakepok, Desa Bantrangsana, Kecamatan Panyingkiran, ya.
12. Mangga Gedong Gincu

Buat para pencinta buah-buahan, mangga gedong gincu bisa menjadi pilihan oleh-oleh saat kamu berkunjung ke Majalengka.
Karena terkenal sebagai ikon Majalengka, buah satu ini dapat dengan mudah kamu jumpai di pinggir jalan, terutama di kawasan Kecamatan Panyingkiran, Kadipaten, Ligung, dan Jatitujuh.
Gedong gincu sendiri memiliki ciri khas warna kulit kemerahan dengan rasa ekstra manis dan wangi kuat yang menggugah selera.
Masa panennya terjadi dua kali dalam setahun, yakni antara bulan Juli hingga September dan November hingga Desember.
13. Pisang Apuy

Sesuai namanya, pisang Apuy merupakan pisang yang banyak ditanam di kawasan Apuy, Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.
Dari luar, kulit pisang ini memang tampak tidak mulus karena dihiasi dengan bintik-bintik hitam di atasnya.
Namun, di baliknya kamu akan mendapati daging buah yang empuk, wangi, dan super enak. Karena itu, jangan heran jika harganya cukup tinggi dibandingkan pisang-pisang lain. Kamu bisa jadikan pisang Apuy ini sebagai oleh-oleh juga, lho.
Halaman:

