15 Oleh-oleh Khas Majalengka yang Populer yang Wajib Dibeli oleh Wisatawan
Tak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang begitu mempesona, Majalengka juga punya aneka oleh-oleh yang menarik untuk dibawa pulang, lho.
14. Buah Duwet

Selain mangga dan pisang, kamu juga bisa membawa pulang buah duwet atau jamblang sebagai oleh-oleh dari Majalengka.
Buahnya berukuran kecil berbentuk lonjong dan warna keunguan seperti anggur. Buah duwet memiliki rasa yang cenderung manis sepat sehingga kerap dimakan bersama gula pasir.
Jika ingin menyantapnya, sebaiknya disantap tanpa gula, ya. Terlebih buah ini rupanya memiliki manfaat kesehatan untuk mencegah kolesterol dan sebagai obat diabetes.
15. Durian Sinapeul

Tahukah kamu bahwa di Majalengka terdapat sebuah desa yang terkenal sebagai daerah penghasil durian Sinapeul? Ya, desa ini adalah Desa Ujung Berung di Kecamatan Sindangwangi.
Nama Sinapeul sendiri sudah tersemat sejak ratusan tahun lalu dan mengacu nama sebuah blok atau kawasan di desa tersebut.
Lantas, kelebihan oleh-oleh khas Majalengka ini? Durian Sinapeul dikenal dengan daging buahnya yang tebal, rasanya yang manis gurih, serta bijinya yang kecil. Selain itu, tekstur daging buahnya juga bersih, empuk, dan tidak benyek, lho.
Nah, di atas tadi adalah informasi terkait daftar oleh-oleh khas Majalengka yang bisa Mamikos bagikan kepada kamu๐๏ธ๐
Bagi kamu yang ingin mengulik lebih banyak lagi tentang oleh-oleh khas daerah lainnya, seperti Oleh Oleh Khas Semarang hingga Oleh-oleh Khas Medan, kamu bisa kunjungi situs blog Mamikos dan temukan informasinya di sana.
FAQ
Deretan oleh-oleh khas Majalengka, mulai dari kalua jeruk, kecap majalengka, ampas kecap, emping melinjo, gula cakar, dan masih banyak lagi lainnya.
Makanan khas Majalengka ada Jalakotek, Oncom goreng, Tutut, dan masih banyak lagi lainnya.
Majalengka disebut Kota Angin lantaran kecepatan atau hembusan angin kencang di wilayah itu. Selain itu, letak geografisnya yang ada di kaki Gunung Ciremai, mengakibatkan perbedaan tekanan udara di wilayah utara dan selatan.
Menurut Legenda, Nama Majalengka berasal dari ucapan โMajane Langkaโ dari pasukan Cirebon serta Pangeran Muhammad dan Siti Armilah ketika tidak menemukan buah Maja setelah Hutan Pohon Maja dihilangkan oleh Nyi Rambut Kasih, Ratu Kerajaan Sindangkasih.
Gula Cakar merupakan makanan olahan dari gula putih secara tradisi khas Majalengka yang dimanfaatkan oleh masyarakatnya sebagai pemanis minuman. Gula cakar ini bahan utamanya gula pasir, sampai saat ini gula pasir masih dapat dijumpai di pasaran.
Referensi:
5 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Majalengka yang Cocok Dibawa Mudik Lebaran [Daring]. Tautan: https://www.detik.com/jabar/kuliner/d-6053024/5-rekomendasi-oleh-oleh-khas-majalengka-yang-cocok-dibawa-mudik-lebaran
Jangan Lupa Bawa Pulang 7 Oleh-oleh Khas Majalengka, Apa Saja? [Daring]. Tautan: https://jabar.times.co.id/news/wisata/0t637a0bm3/7-Oleh-oleh-Khas-Majalengka-yang-Tak-Boleh-Dilewatkan
Halaman:

