Panduan Lengkap Cara Menyusun Skripsi Bab 1 Hingga Penutupan

 Almara Jati | Sel, 28 Jul 2020

Panduan Lengkap Cara Menyusun Skripsi Bab 1 Hingga Penutupan – Skripsi atau tugas akhir merupakan salah satu hal yang terkadang berat dijalani oleh para mahasiswa tingkat akhir. Ada berbagai masalah yang mungkin dihadapi dalam menyusun skripsi seperti dosen pembimbing yang sulit ditemui, judul yang tidak kunjung disetujui, kehilangan motivasi di tengah jala, atau bahkan ketidaktahuan cara menyusun skripsi dari awal hingga selesai. Akibatnya, banyak mahasiswa tingkat akhir yang memilih untuk berhenti sementara dari pengerjaan skripsi karena tak juga menemukan solusi untuk permasalahan yang mereka hadapi. Padahal, semakin seorang mahasiswa menunda untuk menyusun skripsi, maka akan semakin lama juga mereka lulus dari jenjang perguruan tinggi.

Informasi Terbaru Panduan Lengkap Cara Menyusun Skripsi

unsplash.com

Skripsi biasanya merupakan salah satu persyaratan lulus bagi seorang mahasiswa yang ditetapkan oleh setiap perguruan tinggi. Tak jarang, mahasiswa menghadapi beragam permasalahan saat sedang dalam proses menyusun skripsi, salah satunya adalah tidak tahu bagaimana cara menyusun skripsi yang baik dan benar. Kali ini, Mamikos akan membagikan informasi seputar panduan lengkap cara menyusun skripsi mulai dari bab pertama hingga akhir. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Cara Menyusun Skripsi yang Baik dan Benar Tiap Bab

Setiap perguruan tinggi biasanya telah menetapkan format penulisan skripsi untuk masing-masing fakultas dan program studi. Kamu mungkin bisa mencari tahu tentang hal tersebut melalui laman resmi perguruan tinggi tempatmu kuliah. Melalui informasi ini, Mamikos akan memberikan beberapa panduan menyusun skripsi secara garis besar, termasuk hal apa saja yang harus kamu tuliskan dalam setiap bab skripsi. Sementara untuk format penulisan seperti ukuran tulisan, margin, penomoran halaman, dan hal teknis lainnya bisa kamu sesuaikan dengan format yang diberikan perguruan tinggimu.

Cara Menyusun Skripsi Bagian Awal

Bagian Kata Pengantar

Kata pengantar pada umumnya bisa kamu kerjakan setelah selesai menyusun skripsi bab 1 hingga 5 dan sudah menyelesaikan sidang. Namun, kamu juga bisa mempersiapkannya sejak awal agar tidak terburu-buru jika kamu harus segera menyelesaikan yudisium skripsimu. Dalam bagian kata pengantar, kamu bisa menuliskan kata-kata tentang apa saja yang kamu lakukan dan menjelaskan tentang judul skripsi yang akan kamu analisa. Kamu mungkin juga bisa menuliskan secara singkat tentang garis besar isi skripsimu di dalam kata pengantar, misalnya satu atau dua kalimat saja.

Bagian Abstrak

Abstrak sendiri merupakan penjelasan singkat tentang hal yang akan dianalisa dalam skripsi yang kamu buat dan diletakkan setelah bagian kata pengantar. Rangkuman penelitian yang kamu tuliskan di dalam bagian abstrak biasanya lebih mendalam dan disertai dengan caramu melakukan penelitian tersebut meskipun kamu sudah menyebutkan sedikit rangkuman skripsimu pada kata pengantar. Pada umumnya, abstrak dalam skripsi dituliskan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain itu, kamu juga bisa menuliskan kata kunci utama skripsimu di bagian bawah abstrak.

Bagian Daftar Isi

Saat menyusun skripsi, kamu tidak boleh lupa untuk juga menyertakan daftar isi setelah menulis abstrak. Daftar isi biasanya akan mempermudah penguji maupun orang lain untuk membaca skripsi buatanmu. Melalui daftar isi, orang-orang bisa dengan mudah mencari halaman yang mereka ingin baca. Meskipun daftar isi berada di bagian depan, kamu harus menyusun daftar isi setelah seluruh proses menyusun skripsi yang kamu lakukan telah selesai.

Cara Menyusun Skripsi Bab 1

Bagian Latar Belakang

Bagian latar belakang penelitian atau pendahuluan biasanya merupakan penjelasan dari apa yang akan kamu bahas di dalam skripsi sesuai dengan judul yang telah kamu tentukan sebelumnya. Dalam latar belakang, kamu diwajibkan menceritakan semua penjelasan dari judul skripsi. Beberapa hal yang bisa kamu tuliskan dalam bagian tersebut seperti masalah utama yang melatarbelakangi pemilihan judul skripsi tersebut.

Bagian Rumusan Masalah

Dari bagian latar belakang, kamu bisa lanjut menyusun skripsi bagian rumusan masalah untuk bab pertama. Pada bagian rumusan masalah kamu bisa menuliskan pertanyaan utama atau inti masalah yang akan kamu cari tahu dalam penelitian skripsimu. Pastikan bahwa pertanyaan itu relevan dengan judul skripsimu dan tuliskan dengan singkat namun jelas.

Bagian Tujuan Penelitian

Hal yang selanjutnya bisa kamu tuliskan saat menyusun skripsi adalah bagian tujuan penelitian. Pada bagian tujuan penelitian, kamu bisa menuliskan beberapa tujuan dari skripsi yang kamu analisa saat ini. Pada umumnya, tujuan penelitian terkait dengan apa yang kamu bahas di dalam skripsi. Tuliskan hal-hal apa saja yang ingin kamu ketahui melalui pengerjaan penelitian skripsi tersebut dan pastikan masih tetap relevan dengan judul skripsi.

Bagian Manfaat Penelitian

Ada dua jenis manfaat yang bisa kamu tuliskan dalam bagian manfaat penelitian, yaitu manfaat teoretis dan manfaat praktis. Berikut penjelasannya.

  1. Manfaat Teoretis: skripsi bermanfaat sebagai pembelajaran bagi orang lain dalam bentuk teori, misalnya berguna untuk referensi bagi orang atau mahasiswa lain yang ingin melakukan penelitian dengan judul yang mirip atau sebagai masukan bagi para peneliti lain sebagai pertimbangan untuk menyempurnakan hasil penelitian mereka.
  2. Manfaat Praktis: skripsi yang kamu buat berguna untuk penulis, pihak lain yang bersangkutan, dan juga masyarakat luas.

Bagian Objek Penelitian

Pada bagian ini, kamu bisa menuliskan tentang hal yang akan menjadi objek penelitianmu. Kamu juga bisa menambahkan tentang lokus dan fokus penelitianmu serta alasan memilih objek penelitian tersebut. Bagian ini menjadi penting saat menyusun skripsi karena kamu tidak bisa melakukan skripsi tanpa adanya objek penelitian.

Bagian Kerangka atau Landasan Teori atau Tinjauan Pustaka

Dalam menyusun skripsi, kamu tentunya membutuhkan teori untuk membedah hal yang akan kamu teliti. Kerangka atau landasan teori atau tinjauan pustaka biasanya memuat uraian tentang landasan empiris yang mendukung pendekatan pemecahan masalah dalam penelitian. Tingkat kedalaman dan keluasan aspek-aspek yang ditelaah tersebut nantinya akan bergantung pada ketajaman analisis permasalahan. Selain teori besar, kamu juga bisa menggunakan hasil penelitian atau jurnal orang lain sebagai referensimu dalam bagian ini.

Bagian Hipotesis

Bagian lain yang tak kalah penting saat menyusun skripsi adalah bagian hipotesis yang bisa kamu tuliskan di bab pertama. Hipotesis sendiri bisa diartikan sebagai perumusan jawaban yang sifatnya sementara terhadap masalah yang diteliti dan bisa menjadi petunjuk bagi peneliti untuk mencari jawaban sebenarnya melalui penelitian yang mereka lakukan. Hipotesis juga memuat pernyataan singkat yang bisa kamu simpulkan dari tinjauan pustaka atau kerangka teori dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang masih harus dibuktikan kebenarannya. Hipotesis penelitian dalam skripsi pada umumnya terdiri dari dua hal sebagai berikut

  1. Hipotesis Nol (Ho) yang biasanya dinyatakan dalam bentuk kalimat meniadakan atau ingkar.
  2. Hipotesis alternatif (Ha) yang biasanya dinyatakan dalam bentuk kalimat deklaratif.

Bagian Metodologi Penelitian

Menyusun skripsi bagian metodologi penelitian juga menjadi hal yang penting. Kamu bisa menuliskan metode penelitian (misal kuantitatif atau kualitatif), populasi dan sampel penelitian, teknik pengumpulan data, serta teknik analisis data. Pada bagian ini, kamu juga bisa menjelaskan kriteria populasi dan sampel yang sesuai untuk skripsimu.

Cara Menyusun Skripsi Bab 2

Cara menyusun skripsi yang akan Mamikos jelaskan selanjutnya adalah tentang cara menyusun bab 2. Pada bab ini, kamu harus menuliskan tinjauan pustaka yang biasanya berisi uraian teoretis atau pendapat dari para ahli secara sistematis yang bersumber dari hasil penelusuran literatur yang relevan dengan permasalahan, tujuan, dan manfaat penelitian. Penelusuran literatur tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk mendapatkan informasi yang berhubungan dengan permasalahan penelitian yang akan kamu bahas dalam skripsimu. Tinjauan pustaka juga bisa menjadi pedoman dasar bagi peneliti untuk menentukan metode penelitian, pembahasan, penarikan kesimpulan dan saran.

Sekilas bab 2 mungkin hampir sama dengan bagian kerangka teori pada bab pertama. Bedanya, kamu harus memperdalam teori yang kamu gunakan di dalam bab 2 serta beberapa teori tambahan yang masih berkaitan dengan penelitianmu. Kamu juga bisa menuliskan beberapa penelitian terdahulu yang menjadi landasanmu dalam menyusun skripsi. Untuk menyusun skripsi bab 2 ini, kamu harus menuliskan nama penulis dari semua sumber penelusuran literatur yang akan kamu gunakan.

Cara Menyusun Skripsi Bab 3

Saat menyusun skripsi bab 3, kamu bisa menuliskan seputar objek dan subjek penelitianmu. Objek penelitian merupakan permasalahan yang kamu teliti dalam skripsimu, sementara subjek penelitian adalah orang, tempat, atau benda lain yang nanti akan kamu jadikan sumber data penelitian. Selain itu, kamu juga bisa memperdalam penjelasanmu tentang metode penelitian yang sebelumnya sudah kamu tuliskan di dalam bab pertama. Metode penelitian yang kamu tuliskan dalam bab ini bisa memuat seputar tempat dan waktu, bahan dan alat, variabel, cara kerja, pengumpulan data, dan cara analisis data.

Cara Menyusun Skripsi Bab 4

Dalam menyusun skripsi bab 4, kamu harus menuliskan seputar hasil yang kamu dapatkan dalam penelitian dan pembahasannya. Hasil dan pembahasan tersebut memuat hasil penelitian, hasil analisis data, dan pembahasan yang terpadu. Kamu bisa menyajikan hasil penelitian dalam bentuk teks atau gambar, tabel, dan diagram yang sudah kamu olah sebelumnya agar orang lain lebih mudah dalam membaca data penelitianmu. Sementara untuk hasil analisis data bisa kamu sajikan dengan menjelaskan ringkasan hasil pengujian hipotesis.

Kemudian, bagian pembahasan memuat penafsiran dan penjelasan tentang hasil penelitian dan analisis data. Kamu juga bisa melakukan perbandingan dengan hasil penelitian terdahulu yang relevan dan/atau referensi teoretis yang mendukung analisis data tersebut.

Cara Menyusun Skripsi Bab 5

Proses selanjutnya dalam menyusun skripsi adalah menuliskan bab 5 atau penutup yang berisi kesimpulan dan saran. Kesimpulan yang dimaksud memuat pernyataan singkat tentang hasil penelitian serta analisis data yang relevan dengan permasalahan, baik itu untuk penelitian skripsi yang bersifat kualitatif dan maupun kuantitatif. Sementara bagian saran memuat ulasan pendapat dari peneliti mengenai kemungkinan dan pemanfaatan hasil penelitian lebih lanjut.

Cara Menyusun Skripsi Bagian Akhir

Proses paling akhir dalam menyusun skripsi adalah menyusun bagian akhir yang memuat daftar pustaka dan lampiran. Pada bagian daftar pustaka kamu bisa menuliskan seluruh daftar referensi yang kamu gunakan dalam skripsimu. Susunlah daftar pustaka secara vertikal sesuai dengan urutan abjad dan secara horizontal menurut pola sesuai format seperti misalnya nama, tahun, judul, penerbit, kota tempat diterbitkan, dan halaman. Sementara pada bagian lampiran kamu bisa menuliskan hal-hal seperti kuesioner penelitian, transkrip wawancara, dan data lain yang mendukung namun tidak kamu tuliskan dalam pembahasan penelitian.

Demikian informasi yang bisa Mamikos sampaikan seputar panduan lengkap cara menyusun skripsi mulai dari bab 1 hingga penutupan. Jika kamu sudah menemukan jalan keluar untuk masalah penyusunan skripsimu melalui informasi ini, maka kamu tidak boleh lagi menunda untuk menyusun skripsi. Jangan bermalas-malasan hanya karena kamu tidak tahu bagaimana cara menyusun skripsi, ya! Semakin cepat kamu selesai mengerjakan skripsi maka kamu akan semakin cepat lulus dan memulai tahap kehidupan baru sebagai seorang pencari kerja. Untuk kamu yang sedang bingung mencari tempat tinggal di dekat sekolah atau kampus idaman, kamu bisa install aplikasi Mamikos untuk mempermudahmu.

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu: