7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya
Tidak perlu bingung lagi membedakan candi Hindu dengan candi Budha. Baca penjelasan lengkapnya di artikel berikut ini.
7 Perbedaan Utama Candi Hindu dan Candi Buddha dari Bentuk hingga Fungsinya – Indonesia memiliki kekayaan budaya berupa warisan arsitektur leluhur yang luar biasa, yakni candi.
Jumlah candi di Indonesia bahkan jumlahnya bisa mencapai ratusan, bahkan bisa jadi kalau temuan baru terus bermunculan, maka jumlahnya bisa sampai ribuan! Uniknya, candi di Indonesia tidak hanya memiliki satu jenis saja, sebab apabila diklasifikasikan berdasarkan unsur keagamaannya, candi dapat dibedakan menjadi candi Hindu dan candi Buddha.
Lantas, sudahkah kamu tahu apa saja perbedaan utama candi Hindu dan candi Buddha dari bentuk hingga fungsinya? Kalau belum, baca artikel ini hingga tuntas.
Pengertian Apa itu Candi?
Daftar Isi [hide]

Candi adalah kompleks bangunan suci yang merupakan peninggalan sejarah dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia.
Candi sering kali digunakan sebagai tempat ibadah, pemujaan, dan juga sebagai tempat peristirahatan abadi bagi para raja atau tokoh agama.
Bangunan candi memiliki arsitektur yang sangat indah dan kompleks, dengan ukiran-ukiran yang menggambarkan ajaran agama dan kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Menurut Dr. Soekmono, seorang arkeolog terkemuka Indonesia, “Candi merupakan bukti nyata kejayaan peradaban Hindu-Buddha di Indonesia pada masa lampau. Arsitektur candi yang megah dan penuh dengan hiasan relief merupakan warisan berharga yang harus dilestarikan dengan baik.”

Advertisement
Selain itu, Prof. Dr. Edi Sedyawati, seorang pakar sejarah seni dan arsitektur candi, menyatakan bahwa “Candi merupakan salah satu bentuk seni arsitektur yang memperlihatkan keindahan dan keagungan masa lampau. Melalui ukiran-ukiran yang ada pada dinding candi, kita dapat mempelajari kehidupan masyarakat pada masa itu serta ajaran agama yang dianut.”
Candi-candi terkenal di Indonesia antara lain Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan Candi Sewu.
Keberadaan candi-candi ini menjadi daya tarik wisata budaya bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Tidak sebatas itu, candi juga menjadi saksi bisu dari keberagaman agama dan kebudayaan yang pernah ada di Indonesia.
Dalam konteks sejarah dan kebudayaan Indonesia, candi merupakan bagian tak terpisahkan yang harus dilestarikan dan dijaga keberadaannya sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang.
Dengan memahami makna dan nilai-nilai sejarah dari candi, kita dapat lebih menghargai dan melestarikan kekayaan budaya bangsa.