Perbedaan Will dan Would beserta Contoh dan Aturan Penggunaannya yang Benar
Meski memiliki arti sama yaitu “akan” dan “ingin” tapi will dan would memiliki banyak perbedaan. Simak apa saja perbedaan, aturan dan contohnya di sini!
c. Menyatakan Prediksi dan Rencana
“Will” digunakan untuk menyatakan prediksi atau ekspektasi yang realistis, sedangkan “Would” lebih sering digunakan untuk membahas rencana atau situasi yang kondisional dan lebih spekulatif.
Contoh:
“Will” untuk prediksi: “It will probably rain tomorrow.” (Kemungkinan besar akan hujan besok.)
Rumus: Subject + will + V1
“Would” untuk rencana kondisional “I would travel if I had more money.” (Saya akan bepergian jika saya memiliki lebih banyak uang.)
Rumus: Subject + would + V1
Apa Contoh Kalimat Will dan Would?
Berikut adalah 10 contoh kalimat menggunakan “will” dan “would”, lengkap dengan artinya, kamu bisa mencirikan perbedaan will dan would dari contoh berikut!
Contoh Kalimat “Will”
1. I will call you tonight.
Saya akan menelepon Anda malam ini.
2. She will finish her assignment before the deadline.
Dia akan menyelesaikan tugasnya sebelum batas waktu.
3. Mona will go on vacation next year.
Mona akan pergi berlibur tahun depan.
4. We will have dinner at 8 PM.
Kami akan makan malam jam 8 malam.
5. I will buy a house next year.
Aku akan membeli sebuah rumah tahun depan.
6. I will take care of everything.
Saya akan mengurus semuanya.
7. You will find the keys on the table.
Anda akan menemukan kunci-kuncinya di atas meja.
8. The weather will be sunny tomorrow.
Cuaca akan cerah besok.
9. They will meet in the park.
Mereka akan bertemu di taman.
10. I will always remember this day.
Saya akan selalu mengingat hari ini.
Contoh Kalimat “Would”
1. I would go to the party if I were you.
Saya akan pergi ke pesta jika saya adalah kamu.
2. Would you help me with this project?
Maukah kamu membantu saya dengan proyek ini?
3. She would travel the world if she had more money.
Dia akan menjelajahi dunia jika dia punya lebih banyak uang.
Halaman:

