Advertisement
Source : detik.com

Perjanjian Roem Royen: Isi Perjanjian, Latar Belakang, Tokoh, Tujuan, beserta Dampaknya

Ingin tahu apa itu perjanjian Roem Royen yang lengkap? Yuk, baca artikel di bawah ini sampai dengan selesai!

27 Maret 2024 Zuly Kristanto

Sementara itu para pejuang di Yogyakarta menyusun serangan pada 1 Maret 1949, serangan ini kemudian dikenal dengan serangan umum.

Adanya serangan umum yang berlangsung selama 6 jam ini membuat pihak Belanda yang terkejut.

Selain itu, adanya serangan ini berhasil membuka mata dunia terhadap pelanggaran yang dilakukan pihak Belanda.

Selain itu, terjadinya serangan umum yang dilancarkan para pejuang Indonesia ini membuat pihak Belanda sangat dilanda kerugian.

Sebab, pelanggaran yang dilakukan pihak Belanda ini membuat nama Belanda tercoreng di mata dunia dan PBB memberikan kecaman keras terhadap tindakan yang dilakukan Belanda.

Di bawah tekanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Belanda setuju untuk kembali ke meja perundingan dengan Indonesia.

Perundingan antara Indonesia dan Belanda dipimpin oleh Merle Cochran dan dilakukan di Hotel Des Indes, Jakarta.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mohammad Roem, sementara delegasi Belanda dipimpin oleh Herman van Roijen.

Pada 7 Mei 1949, perundingan antara kedua negara berakhir dengan penandatanganan Perjanjian Roem-Royen.

Isi perjanjian tersebut antara lain mengembalikan pemimpin Indonesia yang ditahan ke Yogyakarta dan kesepakatan untuk mengadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda.

Indonesia menuntut penarikan mundur tentara Belanda dari sekitar Yogyakarta agar memastikan keamanan kota tersebut dari serangan Agresi Militer Belanda II.

Belanda setuju dengan persyaratan tersebut. Pada 2 Juni 1949, wilayah Yogyakarta akhirnya ditinggalkan oleh tentara Belanda di bawah pengawasan United Nations Commissioner for Indonesia (UNCI).

Pengosongan dilakukan di Yogyakarta karena pada saat itu Yogyakarta berperan sebagai ibu kota sementara Indonesia.

Sehingga perjanjian Roem-Royen menjadi langkah penting dalam proses menuju perdamaian antara Indonesia dan Belanda.

Isi Hasil Perjanjian Renville beserta Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya Lengkap

Tokoh

Perjanjian Roem Royen ini mempertemukan dua diplomat ulung yang menjadi utusan dari Indonesia dan utusan Belanda. Tokoh yang terkenal dalam perjanjian ini adalah Moh Roem dan Dr. J.H. van Royen.

Mohammad Roem

Mohammad Roem adalah seorang diplomat dan tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia yang memainkan peran penting dalam Perjanjian Roem-Royen.

Ia dianggap sebagai salah satu pemimpin delegasi Indonesia dalam perundingan dengan Belanda yang menghasilkan perjanjian tersebut pada tanggal 7 Mei 1949.

Selain itu, Roem merupakan delegasi Indonesia yang terlibat dalam sejumlah perundingan dengan Belanda dan negara-negara lainnya untuk mengatasi konflik yang melanda Indonesia pasca-kemerdekaan.

Dalam Perjanjian Roem-Royen, Roem bertindak sebagai salah satu pemimpin utama yang mewakili kepentingan Indonesia dan berusaha untuk memastikan bahwa kesepakatan yang dicapai menguntungkan bagi Indonesia.

Perannya dalam perjanjian ini menegaskan kontribusi serta pengaruhnya dalam pembentukan hubungan diplomatik Indonesia-Belanda dan memperkuat kedudukan Indonesia sebagai negara merdeka di mata internasional.

Halaman:

Advertisement