60 Pitutur Jawa Kehidupan beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia
Bingung mencari pitutur Jawa tentang kehidupan yang sudah dilengkapi dengan artinya dalam bahasa Indonesia? Yuk, temukan pitutur Jawa terbaik beserta artinya dalam artikel berikut ini!
Aja dadi kebo kang gupak ngajak-ajak artinya janganlah menjadi manusia yang senang mengajak orang lain berbuat jahat.
Kadya maesa kang kegedhen sungu artinya seseorang yang sedang memiliki masalah yang di luar kemampuan untuk menanggungnya.
Aja kaya kebo kang seneng nyusu gudel artinya janganlah menjadi manusia yang suka membuat susah anak kandungnya sendiri.
Aja mbondhan tanpa ratu artinya dalam hidup ini janganlah berbuat seenak sendiri meski itu tidak diketahui oleh orang lain.
Aja dumeh duwe dadi sakarepe dhewe artinya jangan merasa sedang memiliki sesuatu yang lebih sehingga bisa berbuat seenak sendri.
Ana mangsane tunggak jati mati, tunggak jarak bakale mranjak artinya ada kalanya keturunan orang kaya akan kehilangan kekayaannya, sedangkan keturunan orang biasa akan mendapatkan kemuliaan.
Ana mangsa srengenge bakal ilang cahyane artinya akan ada masanya kita akan kehilangan sesuatu yang sangat dekat dengan kita.
Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 51 β 60
Ana mangsane kitiran kelangan unyere artinya akan tiba masanya bagi kita untuk berhenti karena telah kehabisan waktu.
Tansaha bisa manjing ajur-ajer artinya berusahalah untuk bisa menyatu dengan lingkungan sekitar kamu berada.
Manungsa mung wenang ngudi, dene purba wasesa mapan ing Astane Gusti artinya manusia hanya memiliki hak untuk berusaha, sedangkan soal hasil sepenuhnya berada ditentukan Tuhan.
Aja merga mburu uceng nganti kelangan dheleg artinya jangan hanya karena memburu hal-hal kecil sampai membuat kamu kehilangan yang lebih berharga.
Dadia bocah kang bisa mendhem jero lan mikul dhuwur artinya jadilah manusia yang mampu memendam keburukan dan menjunjung tinggi hal-hal yang baik.
Bisa napihi wong kang wuda artinya berusahalah menjadi manusia yang bisa menutupi keburukan orang lain di depan umum.
Tansaha nrima mring pandum artinya berusahalah menjadi manusia yang bisa menerima atau bersyukur atas semua pemberian Tuhan, baik itu anugrah maupun ujian.
Sapa sing luwih ora kena muni luweh artinya siapa saja jangan pernah merasa paling sempurna dan merendahkan orang lain, karena suatu saat pasti membutuhkan bantuan orang lain.
Wong kang sarik dalan samangsa nyandhung watang artinya siapa saja orang yang berbuat seenak sendiri pastinya akan mendapatkan rintangan atau masalah saat sedang berada di jalan.
Bisa maca kahanan murih uwal saka bebaya artinya berusahalah membaca keadaan agar kamu bisa lolos atau terhindar dari suatu masalah.
Demikian rekomendasi dari Mamikos terkait pitutur Jawa lengkap dengan artinya yang masih digunakan oleh masyarakat Jawa hingga sekarang. Semoga artikel ini bisa membuat kamu lebih tahu dan bisa menggunakan pitutur Jawa secara tepat. ππ
Referensi:
100 Kata Bijak Jawa Beserta Artinya, Penuh Nilai-nilai Kehidupan [Daring]. Tautan: https://www.liputan6.com/hot/read/5119576/100-kata-bijak-jawa-beserta-artinya-penuh-nilai-nilai-kehidupan
45 Kata-Kata Bijak Bahasa Jawa Makna Mendalam Beserta Artinya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/best-seller/kata-kata-bijak-bahasa-jawa/?srsltid=AfmBOortnYCyk1IvYir4pZQFTOvWSW3IZkNOPgZxbGaIzDYxZq1WcNIe#Kata-Kata_Jawa_Bijak_Krama
Kumpulan Pitutur Jowo yang Sarat Akan Makna Kehidupan [Daring]. Tautan: https://kumparan.com/berita-update/kumpulan-pitutur-jowo-yang-sarat-akan-makna-kehidupan-1x5B405sqOR
Halaman:

