60 Pitutur Jawa Kehidupan beserta Artinya dalam Bahasa Indonesia
Bingung mencari pitutur Jawa tentang kehidupan yang sudah dilengkapi dengan artinya dalam bahasa Indonesia? Yuk, temukan pitutur Jawa terbaik beserta artinya dalam artikel berikut ini!
Hingga saat ini masih banyak orang yang menggunakan pitutur Jawa untuk berbagai keperluan. Baik itu untuk membuat konten di sosial media atau untuk sisipan dalam pidato.
Selain itu, tidak jarang ada pula yang menggunakan pitutur Jawa ini untuk memberi nasehat kepada orang yang sangat disayanginya sekaligus sebagai pengingat dalam menjalani kehidupan di dunia yang tidak bisa terlepas dari hukum sebab dan akibat.
Nah, di artikel berikut ini Mamikos akan memberikan beberapa rekomendasi pitutur Jawa yang sudah dilengkapi dengan artinya. Silakan kamu pilih pitutur Jawa di bawah ini yang cocok dengan kebutuhanmu, ya! ππ
Daftar Isi
- 60 Pitutur Jawa Kehidupan beserta Artinya
- Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 1 β 10
- Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 11 β 20
- Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 21 β 30
- Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 31 β 40
- Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 41 β 50
- Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 51 β 60
60 Pitutur Jawa Kehidupan beserta Artinya

Selain memiliki bahasa dan aksara yang terus dilestarikan hingga sekarang. Masyarakat Jawa memiliki kata mutiara yang berbentuk pitutur Jawa yang digunakan sebagai penjaga moral dalam kehidupan sehari-hari.
Mereka tidak hanya menggunakan pitutur Jawa ini sebagai sarana instropeksi diri, tetapi juga untuk bersosialisasi dengan orang lain.
Hal inilah yang kemudian membuat orang-orang Jawa mudah bergaul dengan siapa saja dan bisa diterima di berbagai kalangan masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Mamikos akan mencoba memberikan beberapa contoh pitutur Jawa yang sering diucapkan masyarakat Jawa dalam kehidupan sehari-hari.
Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 1 β 10
Aja dadi kacang kang lali marang lanjarane artinya jangan pernah melupakan kebaikan budi dari orang lain.
Adhang-adhang tumetesing bun, pasrah mring peparinging Gusti artinya senantiasa bekerja keras dan memasrahkan segala hasilnya kepada pemberian Tuhan.
Aja rumangsa bisa nanging bisa ngrumangsani artinya jangan merasa paling pandai, tetapi jadilah orang yang pintar menghargai orang lain.
Aja adigang, adigung, lan adiguna artinya jangan pernah berperilaku sombong hanya karena mengandalkan kekuatan, kekayaan, dan kedudukan.
Aja keminter mengko dadi keblinger artinya jangan merasa sok pintar karena yang demikian pasti akan celaka.
Adedamar nanggal pisan kapurnaman artinya seseorang yang sedang memiliki masalah besar tetapi pada akhirnya bisa diselesaikan dengan baik-baik.
Aja seneng nggugah macan turu artinya jangan membuat masalah dengan orang sakti/kuat yang sedang mencoba bertaubat.
Aja waton anggene ngomong, nanging ngomonga nganggo wewaton artinya jangan suka asal bicara, tetapi bicaralah dengan sebenarnya atau memiliki dasar.
Ajining dhiri manggon ing lathi, ajining sarira manggon ing busana artinya harga diri seseorang terletak pada ucapan dan pakaiannya
Giri lungsi jalma ingina artinya jangan pernah merendahkan orang lain hanya kamu merasa memiliki status sosial yang lebih tinggi.
Contoh Pitutur Jawa beserta Artinya 11 β 20
Aja cedhak kebo gupak artinya janganlah mendekati sesuatu yang buruk karena akan membuatmu kena dampaknya.
Anak polah bapa kepradah artinya orang tua yang mengalami kesialan atau keburukan karena tingkah buruk anaknya.
Bapa polah anak kesolah artinya seorang anak yang mengalami nasib buruk atau kesialan karena tingkah polah bapaknya.
Becik ketitik ala bakale ketara artinya kebaikan sekecil apapun nantinya pasti akan terlihat juga.
Beras kang wutah arang bisa mulih menyang takerane artinya jangan pernah mengharapkan balas budi atas kebaikan yang telah diperbuat sekecil apapun itu, karena yang demikian sangat sulit bisa terjadi.
Blilu nate, pinter dereng nate nglampahi artinya orang yang kurang cakap dalam berteori, tetapi memiliki banyak pengalaman.
Halaman:

