Source : canva.com/@12019

Rangkuman Kehidupan Masa Praaksara, Peninggalan, Periodisasi, Hingga Kepercayaan

Sebelum mengenal tulisan dan kehidupan modern seperti sekarang, manusia hidup dalam berbagai periode sejarah. Apa saja? Simak artikel berikut.

1 November 2023 Lintang Filia

Rangkuman Kehidupan Masa Praaksara, Peninggalan, Periodisasi, Hingga Kepercayaan – Sebelum adanya manusia modern, bumi telah mengalami berbagai periode zaman. Salah satunya adalah kehidupan masa praaksara.

Manusia-manusia di masa itu hidup dari berburu, mengumpulkan makanan, dan membuat perkakas sederhana.

Selain itu, kehidupan masa praaksara juga ditandai dengan pengembangan seni dan simbolisme.

Kehidupan masa praaksara sendiri juga mengalami beberapa periodesasi sejarah yang juga memengaruhi pola kehidupan dan hasil kebudayaannya.

Berikut sudah Mamikos rangkum materi tentang kehidupan masa praaksara secara lengkap.

Apa yang Dimaksud Masa Praaksara?

rangkuman kehidupan masa praaksara
canva.com/@12019

Masa praaksara merujuk pada periode sebelum manusia mengenal sistem tulisan, yang ditandai oleh penggunaan teknologi seperti batu dan logam.

Masa ini juga dikenal sebagai masa nirleka atau pra-sejarah, di mana manusia belum memiliki pengetahuan tentang tulisan.

Informasi mengenai kehidupan masa praaksara ini dapat diperoleh dari peninggalan seperti artefak purbakala dan fosil tulang belulang manusia, hewan, serta tumbuhan yang telah membatu.

Kehidupan masa praaksara dibagi Zaman Batu dan Zaman Logam.

Zaman Batu sendiri terbagi dalam beberapa periode seperti Paleolitikum, Mesolitikum, dan Megalitikum.

Kehidupan Masa Praaksara: Zaman Batu

Kehidupan masa praaksara zaman batu dapat digambarkan sebagai periode di mana manusia hidup sebelum adanya penggunaan sistem tulisan dan teknologi logam.

Periodisasi zaman batu di kehidupan masa praaksara terbagi menjadi tiga bagian, yaitu Paleolitikum (batu tua), Mesolitikum (batu tengah), Neolitikum (batu muda), dan Megalitikum (batu besar).

Beberapa ciri kehidupan pada masa ini melibatkan:

  • Gaya hidup berburu-meramu.
  • Peralatan yang terbuat dari batu.
  • Kemampuan untuk memembuat api.
  • Sistem berkelompok kecil dengan sturktur sosial sederhana.
  • Peninggalan seni sebagai sarana ekspresi.
  • Gaya hidup nomaden

1. Zaman Paleolitikum

Mengenal Hasil Budaya Zaman Mesolitikum Beserta Penjelasannya Lengkap

Zaman Paleolitikum yang juga dikenal sebagai Zaman Batu Tua, merupakan salah satu fase dalam kehidupan masa praaskara.

Diyakini Zaman Paleolitikum berlangsung sekitar 450.000 hingga 350.000 SM.

Pada Zaman Paleolitikum, manusia hidup dalam kelompok kecil dan terus bergerak untuk mencari makanan.

Mereka mengandalkan alat-alat sederhana dari batu kasar untuk bertahan hidup, dengan kehidupan yang sangat tergantung pada lingkungan alam dan sumber daya yang ada di sekitar mereka.

Manusia Pendukung Zaman Paleolitikum

  • Pithecanthropus: Pithecanthropus ditemukan pertama kali di Trinil, Jawa Timur, pada tahun 1891.
  • Meganthropus paleojavanicus:Dikenal sebagai manusia raksasa Jawa. Fosil-fosil Meganthropus paleojavanicus ditemukan di beberapa lokasi di Pulau Jawa, termasuk Sangiran dan Ngandong.
  • Homo soloensis:Merupakan Homo erectus yang ditemukan di Ngandong, Jawa Tengah, Indonesia.
  • Homo wajakensis:Penamaan manusia purba ini diusulkan untuk spesimen Homo erectus yang ditemukan di Wajak, Jawa Timur, Indonesia.
Contoh Sumber Sejarah Primer, Sekunder, dan Tersier beserta Penjelasannya Lengkap

Ciri-ciri  Zaman Paleolitikum

Zaman Paleolitikum memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari periode-periode kehidupan masa praaksara lain.

Beberapa ciri khas manusia pada Zaman Paleolitikum mencakup:

  • Pemanfaatan alat-alat yang terbuat dari batu kasar.
  • Pola hidup yang masih mengembara atau nomaden.
  • Mengandalkan berburu dan megumpulkan makanan sebagai cara utama untuk memenuhi kebutuhan hidup (food gathering).
  • Ketergantungan penuh pada alam dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari.
  • Hidup dalam kelompok yang berpindah-pindah sesuai dengan ketersediaan sumber daya alam (nomaden).
  • Manusia zaman ini memiliki kepercayaan berupa animisme, dinamisme, dan memuja roh nenek moyang.

Peninggalan Zaman Paleolitikum

Peninggalan zaman Paleolitikum dapat diidentifikasi melalui artefak yang ditinggalkan oleh manusia pada masa itu, seperti:

  • Kapak perimbas: Jenis kapak digunakan untuk memahat tulang, merimbas kayu, dan sebagai senjata berburu.
  • Alat serpih: Alat-alat serpihan sederhana yang masih kasar.
  • Alat-alat dari tulang binatang atau tanduk rusa: Termasuk alat penusuk dan ujung tombak bergerigi dari kebudayaan Ngandong.
  • Flakes: Alat-alat terbuat dari batu yang kasar dan belum dihaluskan.
  • Kebudayaan Ngandong: Peninggalan kebudayaan di Ngandong, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
  • Kebudayaan Pacitan: Peninggalan kebudayaan di Pacitan, Jawa Timur.

2. Zaman Mesolitikum

Zaman Mesolitikum yang juga dikenal sebagai Zaman Batu Madya (tengah) merupakan periode kehidupan masa praaksara yang berada di antara Paleolitik atau Zaman Batu Tua dan Neolitik atau Zaman Batu Muda.

Ciri-ciri Zaman Mesolitikum

  • Manusia pada Zaman Mesolitikum memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan zaman Paleolitikum.
  • Pada masa ini, manusia mulai memiliki tempat tinggal yang semi permanen.
  • Praktik bercocok tanam secara sederhana sudah mulai berkembang.
  • Kemampuan manusia untuk membuat gerabah juga sudah terbentuk.
  • Seni yang terkait dengan kepercayaan muncul, seperti lukisan tangan berwarna merah di dinding gua.

Peninggalan Zaman Mesolitikum

  • Lukisan gambar berwarna seekor babi rusa di gua Leang-Leang, Sulawesi Selatan.
  • Alat-alat dari tulang binatang atau tanduk hewan seperti rusa.
  • Kapak genggam dengan penampilan yang berbeda dari zaman Paleolitikum.
  • Kjokkenmoddinger (Sampah Dapur).
  • Abris Sous Roche.
  • Kebudayaan Tulang.
  • Alat serpih dari Abris Saus Roche
  • Pebble Culture.

3. Zaman Neolitikum

Zaman Neolitikum yang juga dikenal sebagai Zaman Batu Muda merupakan periode kehidupan masa praaksara di mana kemajuan teknologi dan kebudayaan telah mencapai tingkat yang signifikan.

Ciri-ciri Zaman Neolitikum

  • Manusia pada masa ini memiliki kemampuan mengolah dan mengasah batu dengan cermat.
  • Masyarakat Neolitikum hidup menetap dan membentuk tempat tinggal yang permanen.
  • Pengembangan sistem pertanian dan peternakan sederhana telah dimulai.
  • Kehidupan sosial ditandai dengan praktik gotong-royong, pembentukan aturan hidup bersama, dan kepercayaan pada arwah atau animisme.

Peninggalan Zaman Neolitikum

  • Alat-alat batu yang telah diolah dan dihias dengan detail.
  • Kehadiran gerabah sebagai bukti perkembangan seni dan kerajinan.
  • Nekara, sebuah peninggalan zaman logam berbentuk genderang, terbuat dari bahan perunggu.
  • Situs-situs arkeologi seperti Gunung Padang di Jawa Barat dan Liang Bua di Flores.

4. Zaman Megalitikum

Zaman Megalitikum merupakan periode dalam sejarah manusia prasejarah di mana masyarakat telah mencapai kemajuan teknologi dan kebudayaan yang cukup signifikan.

Dibandingkan dengan kehidupan masa praaksara sebelum-sebelumnya, Zaman Megalitikum adalah zaman yang bisa dibilang mendekati manusia

Ciri-ciri Zaman Megalitikum

  • Manusia pada masa ini sudah menggunakan peralatan dari bahan perunggu.
  • Masyarakat Megalitikum memiliki kepercayaan animisme yang mencirikan hubungan spiritual dengan alam.
  • Pengembangan seni terkait dengan kepercayaan, seperti pahatan batu dan artefak seni lainnya.
  • Konstruksi bangunan besar yang terbuat dari batu-batu besar, seperti dolmen, kubur batu, sarkofagus, punden berundak, menhir, arca, dan patung.

Peninggalan Zaman Megalitikum

  • Bangunan-bangunan monumental seperti dolmen, kubur batu, sarkofagus, punden berundak, menhir, arca, dan patung.
  • Peralatan batu yang telah diolah dan dihias dengan detail.
  • Arca batu yang mewakili pahatan manusia atau binatang.

Kehidupan Masa Praaksara: Zaman Logam

Zaman Logam mencakup periode dalam sejarah kehidupan masa praaksara manusia di mana logam digunakan sebagai bahan utama untuk peralatan dan senjata.

Zaman Logam merupakan kelanjutan dari zaman batu dan mengikuti zaman Neolitikum. Beberapa karakteristik Zaman Logam meliputi:

Ringkasan Materi Kerajaan Hindu Budha di Indonesia dan Penjelasannya
  • Penggunaan logam sebagai bahan dasar pembuatan peralatan dan senjata.
  • Peralatan logam yang lebih tajam, kuat, dan tahan lama dibandingkan dengan peralatan zaman batu.
  • Pengenalan teknologi peleburan logam dan pembuatan cetakan untuk peralatan dan senjata.
  • Peningkatan pengetahuan dalam pertanian, peternakan, sistem perdagangan, dan pertukaran barang.

Periodisasi Zaman Logam

  • Zaman Tembaga: Penggunaan tembaga sebagai bahan dasar peralatan dan senjata.
  • Zaman Perunggu: Penggunaan campuran tembaga dan timah untuk pembuatan peralatan dan senjata.
  • Zaman Besi: Penggunaan besi sebagai bahan dasar peralatan dan senjata.

Peninggalan Zaman Logam

Peninggalan kehidupan masa praaksara di Zaman Logam mencakup beragam artefak dan benda-benda kuno yang berasal dari periode tersebut.

Beberapa dari peninggalan ini memberikan wawasan yang berharga tentang kehidupan dan kebudayaan manusia pada masa itu.

Beberapa contoh peninggalan Zaman Logam meliputi:

1. Peralatan dan Senjata Logam

Kapak, tombak, pedang, dan perisai merupakan contoh peralatan dan senjata yang umumnya dibuat dari logam pada Zaman Logam.

2. Arca dan Perhiasan

Selain alat-alat praktis, manusia pada Zaman Logam juga menciptakan seni logam seperti arca dan perhiasan.

Hail kebudayaan Zaman Logam mencakup berbagai bentuk seni ukir dan hiasan logam yang mencerminkan keahlian seni dan nilai-nilai budaya.

3. Peninggalan Peleburan Logam

Sisa-sisa peleburan logam seperti tempat peleburan dan cetakan logam, memberikan petunjuk tentang proses teknologi yang digunakan oleh masyarakat pada masa itu.

4. Peninggalan Pertanian dan Peternakan

Artefak yang terkait dengan kegiatan pertanian dan peternakan pada Zaman Logam. Seperti alat-alat pertanian atau sisa-sisa ternak.

5. Peninggalan Kehidupan Sehari-hari

Benda-benda sehari-hari seperti peralatan masak, wadah penyimpanan, dan alat-alat rumah tangga lainnya yang terbuat dari logam juga dapat ditemukan sebagai peninggalan Zaman Logam.

6. Kuburan dan Artefak Pemakaman

Peninggalan makam dan artefak yang terkait dengan upacara pemakaman.

Seperti perhiasan atau peralatan yang ditempatkan bersama mayat yang menggambarkan memberikan kepercayaan dan praktik keagamaan pada masa itu.

Kepercayaan Manusia Pendukung Zaman Logam

Manusia pendukung Zaman Logam meyakini adanya roh nenek moyang dan dewa-dewa. Mereka melaksanakan upacara keagamaan seperti pemakaman dan persembahan.

Pada prosesi penguburan mayat, beberapa barang seperti tembikar dan perhiasan ditempatkan bersamaan secara memanjang.

Upacara pengebumian juga melibatkan penggunaan kepingan batu yang diletakkan sedemikian rupa sehingga batu tersebut akan masuk ke dalam kubur.

Meskipun kepercayaan pada Zaman Logam masih dipengaruhi oleh zaman sebelumnya, pada masa ini muncul agama-agama baru seperti Hindu dan Buddha yang memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia.

Penutup

Itulah tadi rangkuman lengkap mengenai kehidupan masa praaksara yang bisa kamu jadikan sebagai bahan pembelajaran.

Masih banyak artikel tentang sejarah lain yang tentunya bisa kamu dapatkan hanya di blog Mamikos.

Memahami Sumber Sejarah dari Lisan, Tertulis, Benda, dan Pengertiannya, Yuk Pelajari

Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta