Rangkuman Materi Lompat Jauh, Tahapan, Aturan, Teknik Lapangan Hingga Tujuannya
Dalam olahraga lompat jauh, terdapat beberapa tahapan, aturan, teknik hingga tujuannya sendiri. Ingin tahu selengkapnya? Simak artikel Mamikos.
Sama seperti pada cabang olahraga lainnya, lompat jauh pun memiliki tujuannya sendiri. Tujuan dari lompat jauh ini tentu saja untuk mencapai jarak lompatan yang paling jauh yang bisa dilakukan.
Untuk jarak lompatannya akan diukur dari papan tumpuan, sampai pada letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh atlet atau peserta kompetisi.
Sederhananya, semakin jauh lompatan atau jarak yang bisa dicapai oleh atlet atau peserta, maka semakin berpotensi juga ia untuk memenangkan perlombaan.
Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi hasil prestasi dari atlet yang melakukan lompat jauh secara maksimal. Faktor tersebut adalah kondisi tubuh atau fisik dari atlet yang bersangkutan serta teknik persiapannya sendiri.
Teknik dan Tahapan Melakukan Lompat Jauh
Dalam melakukan sebuah lompat jauh, terdapat tahapan atau teknik yang perlu diperhatikan semua peserta atau atlet. Sebelum berkompetisi, tentunya hal ini menjadi dasar atau bekal utama kamu.
Mari simak penjelasan selengkapnya terkait teknik dan tahapan melakukan lompat jauh tersebut di bawah ini.
1. Awalan
Saat melakukan lompat jauh, kamu akan mengenal yang namanya tahapan atau teknik awalan.
Pada awalan ini, kamu sebagai peserta harus berlari pada lintasan dengan pergerakan lambat, kemudian dipercepat, hingga sampai di papan tumpuan.
Ancang-ancang ini harus dilakukan sejauh 30 hingga 40 meter sebelum titik garis lompat. Lalu setelah mendekati garis, maka atlet perlu meningkatkan lagi kecepatannya.
Akan tetapi, dalam teknik melompat, kamu juga perlu bisa untuk mengendalikan kecepatan lari. Apalagi di 3 hingga 5 meter akhir sebelum garis lompat.
Berikutnya, kamu bisa mempersiapkan untuk melakukan pengalihan dari kecepatan lari gerak horizontal ke lari gerak vertikal.
2. Tolakan atau Loncatan
Dalam teknik atau tahapan tolakan kaki atlet akan jadi tumpuan di garis lompat untuk mengangkat tubuhnya ke atas dan melayang di udara sebelum melakukan pendaratan.
Ketika melakukan tolakan, kaki agak sedikit dibengkokan, sementara kaki menapak dan tungkai diluruskan.
Pada gerakan tolakan juga masih memerlukan kekuatan, kecepatan, dan konsentrasi supaya kaki tidak melewati batas dari garis loncat.
3. Melayang
Pada teknik atau tahapan melayang, gerakan kaki ini akan berjalan ketika posisi tubuh melayang. Hal tersebut akan mempermudah dan memperluas jarak pendaratan.
Halaman:


