Advertisement
Source : Pexels/@Renda Eko Riyadi

Rangkuman Sejarah Kerajaan Demak, Letak, Raja, hingga Peninggalannya

Kalau membahas kerajaan Islam di Indonesia maka kita tidak bisa melewatkan kerajaan Demak. Di sini, Mamikos akan meringkas sejarah kerajaan Demak sampai peninggalannya, simak ya!

16 November 2023 Ririn

4. Sunan Prawata (1546-1549 M)

Sunan Prawata, putra Sultan Trenggana, mengalami kendala dalam penerusannya sebagai penguasa Kesultanan Demak setelah kematian Sultan Trenggana.

Pangeran Surowiyoto, juga dikenal sebagai Pangeran Sekar, berusaha merebut kekuasaan dengan menghadapi Sunan Prawata, yang akhirnya berhasil membunuh Pangeran Surowiyoto.

Namun, tindakan ini mengakibatkan Sunan Prawata jadi kehilangan dukungan rakyat dan dia akhirnya memutuskan untuk memindahkan pusat pemerintahan ke Pati.

Namun, masa kekuasaan Sunan Prawata tidak berlangsung lama karena ia dibunuh oleh Arya Penangsang, putra Pangeran Surowiyoto, pada tahun 1549.

5. Arya Penangsang (1549-1554 M)

Setelah melakukan pembunuhan terhadap Sunan Prawata, Arya Penangsang naik takhta sebagai penguasa Kesultanan Demak.

Selain itu, ia juga mengeliminasi Pangeran Hadiri/Kalinyamat, yang memerintah Jepara dan dianggapnya sebagai ancaman terhadap kekuasaannya.

Tindakan ini mendapat perlawanan dari para adipati Demak, termasuk Hadiwijaya dari Pajang.

Akhirnya, Arya Penangsang dipaksa turun takhta oleh pemberontakan yang dipimpin oleh Hadiwijaya, Ki Ageng Pemanahan, Ki Penjawi, dan anaknya Sutawijaya pada tahun 1554.

Arya Penangsang tewas, dan kedaulatan Kesultanan Demak kembali ke tangan Hadiwijaya, yang kemudian memindahkan pusat kekuasaannya ke Pajang.

Peninggalan Kerajaan Demak

Sejarah kerajaan Demak dapat ditelusuri dari bangunan serta peninggalan budaya dari kerajaan ini yang masih ada sampai saat ini.

Di bawah ini Mamikos merangkum peninggalan bersejarah yang ditinggalkan oleh kerajaan Demak:

1. Masjid Agung Demak

Salah satu peninggalan paling ikonik adalah Masjid Agung Demak. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Raden Patah sebagai raja pertama Kerajaan Demak dan menjadi salah satu masjid tertua di Indonesia.

Masjid Agung Demak adalah contoh arsitektur Islam awal di Pulau Jawa dan menjadi salah satu situs bersejarah yang penting.

2. Soko Tatal

Soko tatal adalah tiang penyangga yang digunakan dalam konstruksi Masjid Agung Demak.

Di samping itu, ada juga Soko Guru yang terdiri dari tiga tiang dengan diameter sekitar satu meter yang berfungsi sebagai penyangga untuk Masjid Agung Demak.

Soko Tatal, pada dasarnya, terbuat dari potongan kayu yang dipotong dari kayu yang digunakan dalam pembuatan Soko Guru.

Halaman:

Advertisement