Resep Mie Bangladesh Kuah Simple dan Enak Ala Rumahan, Yuk Cobain
Meski terdengar sederhana, siapa sangka Mie Bangladesh menjadi salah satu street food pilihan yang digemari dan viral sejak populer pertama kali.
Asal Muasal Mie Bangladesh yang Populer
Mamikos sudah merangkum dengan singkat mengenai asal muasal dan alasan kenapa kuliner Mie Bangladesh ini bisa sangat viral dan populer hingga sekarang.
Asal Muasal Nama Mie “Bangladesh”
Berdasarkan penelusuran Mamikos, ada beberapa versi populer mengenai asal nama unik dari makanan viral satu ini. Namun semuanya bermuara pada satu tokoh yakni sang pemilik warung mi.
Nama Mie Bangladesh sendiri rupanya adalah plesetan dari nama sang pemilik kedai mie di Lhokseumawe, Aceh, yang bernama Abdullah Arsyad. Beliau berasal dari desa Delima, Sigli.
Karena beliau sering dipanggil “Bang Lah Delima Sigli”, seiring berjalannya waktu, para pelanggannya jadi menyingkat sebutan tersebut menjadi “Bang Lades”, yang kemudian secara fonetik berubah menjadi “Bangladesh”.
Warkop Agem Senyum Ketawa (Medan) menjadi kedai paling berjasa yang mempopulerkan menu Mie Bangladesh secara luas. Lokasi kedainya sendiri berada di Jalan Multatuli, Medan.
Di tempat makan kuliner inilah mi populer yang diolah dan disajikan sedemikian rupa dengan tambahan bumbu yang kaya rempah tambahan khas Aceh dibuat. Pelanggan di kedai ini kemudian mengenal racikan khas “Bang Lades” ini sebagai “Mie Bangladesh” dan kemudian populer dari mulut ke mulut.
Alasan Mie Bangladesh Menjadi Viral
Mie Bangladesh bukan sekadar mie instan biasa, dan inilah alasan mengapa menu ini meledak di media sosial:
1. Cita Rasa “Medok” dan Berempah yang Khas
Berbeda dengan mie instan biasa yang hanya menggunakan bumbu bawaan pabrik, Mie Bangladesh menggunakan bumbu halus tambahan (rempah Aceh seperti jintan, kemiri, dan cabai). Hasilnya adalah rasa mi yang jauh lebih kaya, pedas, dan aromatik.
2. Tekstur “Nyemek” dan Lembut
Penggunaan telur yang diaduk langsung ke dalam sedikit kuah menciptakan tekstur yang kental dan lembut. Visual kuah yang kental ini tentu lebih menggugah selera saat disajikan.
3. Topping Telur Setengah Matang
Penyajian mi selalu khas dengan dua butir telur (satu di dalam kuah, dan satu di atasnya dalam kondisi setengah matang) justru memberikan sensasi makan yang mewah meski bahan dasarnya terlihat sederhana.
4. Harga Terjangkau
Meskipun rasanya dianggap “naik kelas”, namun harga satu porsinya tetap ramah di kantong. Makanya tak heran jika penganan ini tetap menjadi pilihan favorit semua kalangan.
Saking viralnya, bahkan merek mi instan yang menjadi bahan dasar pembuatan Mie Bangladesh sudah mengeluarkan varian kolaborasi resmi “Mi Nyemek Ala Bangladesh” bersama Warkop Agem Medan! Wow!
Penutup
Menikmati semangkuk Mie Bangladesh buatan sendiri bukan hanya sekadar cara untuk mengganjal perut, melainkan sebuah pengalaman rasa yang membawa kehangatan khas kedai Medan langsung ke meja makan di rumah/kos kamu.
Perpaduan harmonis antara gurihnya rempah, tekstur kuah yang lembut, serta segarnya acar bawang merah akan memberikan kepuasan yang sulit dilupakan di setiap suapannya.
Kini, kamu tak perlu lagi mengantre panjang atau bepergian jauh untuk mencicipi kelezatan yang sedang viral ini sebab kamu sudah tahu bumbu rahasianya dan kamu bisa langsung memasaknya sendiri di rumah.
Referensi:
Resep Mie Bangladesh Indomie yang Kuahnya Kaya Rempah [Daring]. Tautan: idntimes.com/food/recipe/resep-mie-bangladesh-indomie-yang-kuahnya-kaya-rempah-01-b23q4-5wh8c2
Halaman:

