Ringkasan Cerita Rakyat Batu Menangis Singkat dari Kalimantan Barat beserta Gambarnya
Jika kamu sedang mencari ringkasan cerita rakyat Batu Menangis. Kamu dapat melihat contohnya pada artikel dari Mamikos ini.
Batu menangis merupakan cerita rakyat yang paling populer di daerah Kalimantan Barat.
Kisah ini menceritakan sikap durhaka seorang anak kepada ibunya. Jika kamu ingin mengetahui bagaimana ringkasan ceritanya. Kamu dapat menyimaknya pada artikel di bawah ini. 📖😊✨
Daftar Isi
Ringkasan Cerita Rakyat Batu Menangis

Pada cerita rakyat batu menangis. Di masa lalu, di sebuah daerah di Kalimantan hiduplah seorang perempuan tua bersama anak semata wayangnya yang bernama Darmi.
Sejak kecil Dami sudah menjadi anak yatim. Semua kebutuhan dan keperluan Darmi dicukupi oleh ibunya.
Sang ibu bekerja apa saja demi menghidupi anak semata wayangnya. Walaupun tak memiliki ayah sejak kecil. Tetapi Darmi tidak pernah kekurangan kasih sayang.
Sejak kecil apa yang diminta Darmi selalu dikabulkan ibunya. Hal inilah yang membuat Darmi tumbuh menjadi anak yang manja.
Seiring dengan berjalannya waktu Darmi tumbuh menjadi seorang remaja putri yang cantik. Sayangnya meski memiliki paras yang cantik. Darmi tidak memiliki hati yang secantik wajahnya.
Darmi tahu bahwa keluarganya bukanlah keluarga yang kaya raya. Namun, ia selalu meminta ibunya untuk membuatnya seolah-olah berasal dari keluarga kaya.
Darmi selalu meminta dibelikan pakaian yang bagus, makanan yang enak, dan perhiasan yang berkilauan.
Demi memenuhi keinginan anaknya. Ibunya mati-matian membanting tulang. Sebenarnya ibunya sudah berkali-kali mengingatkan Darmi.
Sayangnya, semua nasehat yang diberikan ibunya tidak pernah didengarkan. Semakin hari Darmi bukannya semakin sadar, tetapi justru semakin menjadi.
Setiap hari yang dilakukan Darmi hanya bersolek dan memanjakan diri. Ia sama sekali tidak pernah membantu ibunya bekerja.
Jangankan membantu ibunya bekerja di ladang. Pekerjaan rumah seperti menyapu halaman dan menyapu rumah pun tidak pernah dilakukannya.
Anak yang Menjadi Cobaan
Menurut cerita rakyat batu menangis. Melihat kelakuan anaknya yang demikian manja, ibunya hanya bisa mengelus dada sambil berdoa kepada Tuhan supaya anaknya segera dibuka pikirannya.
suatu hari Darmi sedang pergi ke pasar raya yang letaknya lumayan jauh dari rumahnya. Di sana dia melihat baju model terbaru sangat indah bentuknya.
Darmi ingin memilikinya. Sayangnya, hari itu uang yang dia bawa tidak cukup untuk membeli baju tersebut.
Darmi pun lantas pulang. Dia ingin meminta uang lebih banyak lagi kepada ibunya agar bisa membeli baju yang dilihatnya tadi.
Sesampai rumah Darmi segera berteriak memanggil-manggil nama ibunya. Meski sudah dipanggil berkali-kali tetapi tidak ada jawaban dari ibunya.
Hal inilah yang membuat Darmi kesal. Darmi pun segera mengacak-acak isi rumah guna mencari uang simpanan ibunya.
Setelah mengobrak-abrik seisi rumah. Darmi pun berhasil menemukan sebuah potongan bambu yang dipakai ibunya menyimpan uang,
Seluruh uang yang ada di dalam potongan bambu itu dia keluarkan seluruhnya. Uang itu rencananya akan dia gunakan untuk berbelanja di pasar.
Setelah Darmi kembali ke pasar raya untuk membeli baju idamannya. Tak lama kemudian ibunya pulang dari sawah.
Betapa terkejutnya sang ibu saat melihat kondisi rumah seperti kapal pecah. Ibunya sempat mengira bahwa rumahnya dirampok oleh orang jahat.
Namun, saat mengetahui bahwa kunci rumahnya tidak ada yang mengalami kerusakan. Ibunya berpikir yang melakukan tindakan ini adalah Darmi, anak kandungnya sendiri.
Ibunya Darmi sangat terkejut ketika melihat potongan bambu yang dipakainya untuk menyimpan uang sudah kosong.
“Aduh, Nak. Kamu tega sekali. Kau apakan uang ibu?” ucap ibunya lirih.
Sembari menunggu Darmi pulang, ibunya beberes rumah. Setelah kondisi rumah sudah tertata rapi kembali.
Darmi pulang dengan membawa banyak sekali belanjaan. Tanpa merasa bersalah dengan apa yang telah dia lakukan.
Halaman:



