Ringkasan Materi Matematika Kelas 6 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka

Tentunya ada cukup banyak materi pelajaran matematika yang harus untuk dipelajari oleh siswa kelas 6 SD. Nah, kamu bisa temukan rangkuman materi matematika kelas 6 SD dalam artikel ini.

13 Maret 2025 Bella Carla

Ringkasan Materi Matematika Kelas 6 Semester 1 dan 2 Kurikulum Merdeka – Matematika kerap dianggap menjadi salah satu mata pelajaran yang menyeramkan bagi sebagian siswa.

Untuk bisa menguasai materi matematika, tentunya kamu harus giat belajar baik di sekolah maupun saat di rumah.

Bagi kamu yang sekarang duduk di bangku kelas 6 SD, Mamikos sudah rangkumkan kamu mengenai materi Matematika kelas 6 yang akan kamu pelajari.📖😊✨

Berikut Ringkasan Materi Matematika Kelas 6 Kurikulum Merdeka

Ringkasan Materi Matematika Kelas 6
unsplash.com/anniespratt

Sedari bangku sekolah dasar, matematika menjadi salah satu mata pelajaran wajib yang perlu dipelajari oleh seluruh siswa.

Lewat mata pelajaran matematika di sekolah dasar, siswa diharapkan bisa memiliki kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, dan kreatif serta kemampuan bekerja sama.

Tentunya ada cukup banyak materi pelajaran matematika yang harus untuk dipelajari oleh siswa kelas 6 SD.

Nah, rangkuman materi matematika berikut ini sudah dirangkum dari berbagai sumber untuk memenuhi kebutuhanmu dalam belajar matematika secara mandiri.

Rangkuman Materi Bilangan Bulat Kelas 6 SD

Dalam pelajaran Matematika, tentunya kamu sudah tidak asing lagi bukan dengan istilah bilangan? Nah, bilangan ini adalah suatu konsep matematika yang memberikan nilai jumlah terhadap sesuatu yang dihitung.

Di bangku kelas 6, kamu akan diajak untuk memperdalam materi operasi penghitungan bilangan bulat.

Pengertian Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah bilangan penuh yang terbagi menjadi bilangan bulat positif dan negatif.

Bilangan bulat positif bernilai positif dan biasanya berada di sebelah kanan dari angka nol di garis bilangan. Contoh bilangan positif seperti 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, dan seterusnya.

Sementara bilangan bulat negatif terdapat di sebelah kiri dari angka nol pada garis bilangan. Contohnya -1,-2,-3,-4,-5,-6,-7,-8,-9,-10, dan seterusnya.

Perbedaan antara bilangan bulat positif dan negatif adalah nilai bilangan bergantung posisi angka.

Cara Menghitung Bilangan Bulat

Penjumlahan

Cara menghitung penjumlahan bilangan bulat dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Penjumlahan bilangan bulat positif dengan bilangan positif, maka hasilnya bilangan bulat positif. Contoh: 5+6= 11.

2. Penjumlahan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif, hasilnya bilangan bulat negatif. Contoh: (-10) + (-9) = -19.

3. Penjumlahan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat positif atau sebaliknya hasilnya, sebagai berikut:

  • Bilangan bulat negatif jika angka bilangan bulat negatif lebih besar dari bilangan bulat positif. Contoh: (-10) + 5 = -5.
  • Bilangan bulat positif jika angka bilangan bulat negatif lebih kecil dari bilangan bulat positif. Contoh: (-4) + 6 = 2.
  • Bilangan nol jika angka bilangan bulat negatif sama dengan bilangan bulat positif. Contoh: (-7) + 7 = 0.

Pengurangan

Cara menghitung pengurangan, yaitu:

1. Pengurangan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat positif, hasilnya adalah:

  • Bilangan bulat positif jika angka bilangan bulat positif yang dikurangi lebih besar dari angka bilangan bulat positif yang mengurangi. Contoh: 4 – 3 = 1
  • Bilangan bulat negatif jika angka bilangan bulat positif yang dikurangi lebih kecil dari angka bilangan bulat positif yang mengurangi. Contoh: 9 – 8 = -1.
  • Bilangan nol jika angka bilangan bulat positif yang dikurangi sama dengan angka bilangan
  • Bilangan bulat positif yang mengurangi. Contoh: 5 – 5 = 0.

2. Pengurangan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat negatif, hasilnya:

Bilangan bulat positif jika angka bilangan bulat negatif yang dikurangi lebih kecil dari angka bilangan bulat negatif yang mengurangi. Contoh: (-4) – (-6) = 2.

Bilangan bulat negatif jika angka bilangan bulat negatif yang dikurangi lebih besar dari angka bilangan bulat negatif yang mengurangi. Contoh: (-13) – (-10) = -3.

Bilangan nol jika angka bilangan bulat negatif yang dikurangi sama dengan angka bilangan bulat negatif yang mengurangi. Contoh: (-2) – (-2) = 0.

3. Pengurangan bilangan bulat negatif dengan bilangan bulat positif, hasilnya selalu bilangan bulat negatif. Contoh: (-6) – 6 = -12

4. Pengurangan bilangan bulat positif dengan bilangan bulat negatif, hasilnya selalu bilangan bulat positif. Contoh: 7 – (-5) = 12.

Close