Ringkasan Materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia Kelas 12 SMA dan Penjelasannya
Menyimak dan mempelajari ringkasan materi reaksi redoks dan elektrokimia kelas 12 SMA kali ini dijamin seru dan mengasyikkan untuk kamu ikuti.
2. Kation dari larutan yang mengandung ion golongan IA, IIA, IIIA dan Mn2+ dalam bentuk larutan tidak akan mengalami reduksi.
H2O yang akan direduksi menurut reaksi adalah:
2H2O (l) + 2e → H2 (g) + 2 OH- (aq)
3. Kation Lx+ dari lelehan garam IA, IIA, IIIA.
Terjadi reduksi kation garam tersebut.
Reaksi Lx+ (aq) + xe → L (s)
4. Kation dari garam selain dari golongan IA, IIA, IIIA dan Mn2+
Terjadi reduksi kation tersebut.
Reaksi : Lx+ + xe → L
b. Mengenal Reaksi Oksidasi di Anoda
Reaksi yang terjadi di sini tergantung dari jenis elektroda.
1. Anoda dari logam aktif (M)
Terjadi oksidasi elektroda tersebut.
M (s) → Mx+ (aq) + xe
2. Anoda dari bahan inert (C, Au atau Pt)
Terjadi oksidasi anion atau molekul air dengan sebuah ketentuan, yang berada dalam larutan.
- Jika anion dari larutan garam halida(X-), maka terjadi oksidasi anion tersebut, dengan reaksi : 2X- (aq) → X2 (g)+ 2e
- Jika anion beroksigen (SO4 2- , NO3 – , CO3 2- , PO4 3-), maka terjadi reaksi oksidasi air, menurut reaksi : 2H2O(l) → O2 (g) + 4H+ (aq) + 4e
- Jika anion dari basa (OH-) maka oksidasi ion OH- tersebut. Reaksinya adalah: 4OH- (aq) → O2(g) + 2H2O(l) + 4e
Akhir
Penjelasan ringkasan materi reaksi redoks dan elektrokimia kelas 12 SMA pada kesempatan ini harus Mamikos sudahi dulu sampai di sini.
Mamikos harap apa yang sudah kamu baca dan pelajari dalam ringkasan materi reaksi redoks dan elektrokimia kelas 12 dan penjelasannya kali ini dapat menambah sedikit bahan belajar kamu di rumah.
FAQ
Kamu dapat memahami apa itu materi reaksi redoks berikut dengan pengertiannya di sini. Materi reaksi redoks mencakup semua proses kimia, di mana atom melibatkan perubahan keadaan bilangan oksidasi (biloks). Lalu, pada suatu reaksi kimia yang lengkap, reaksi oksidasi akan selalu diikuti oleh reaksi reduksi, sehingga reaksi yang terjadi kemudian dikenal dengan istilah reaksi redoks.
Elektrokimia merupakan bidang studi tentang produksi listrik dari energi yang dilepaskan selama reaksi kimia spontan dan penggunaan energi listrik untuk menghasilkan sebuah transformasi kimia non-spontan. Subyek ini sangat penting baik untuk pertimbangan teoretis maupun praktis.
Reaksi oksidasi-reduksi (redoks) merupakan jenis reaksi kimia yang melibatkan transfer elektron antara dua spesies. Reaksi oksidasi-reduksi merupakan setiap reaksi kimia di mana bilangan oksidasi suatu molekul, atom, atau ion akan berubah dengan memperoleh atau kehilangan elektron.
Selama reaksi, atom atau ion mungkin menerima atau kehilangan elektron. Akibatnya, atom atau ion tersebut teroksidasi atau tereduksi. Ada empat jenis reaksi redoks yakni perpindahan, dekomposisi, reaksi kombinasi dan disproporsionasi.
Asal istilah redoks diambil dari dua konsep, yaitu reduksi dan oksidasi, dan dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut: Oksidasi menjelaskan pelepasan elektron oleh sebuah molekul, atom, atau ion. Sementara reduksi menjelaskan penambahan elektron oleh sebuah molekul, atom, atau ion.
Halaman:

