Ringkasan Materi Reaksi Redoks dan Elektrokimia Kelas 12 SMA dan Penjelasannya
Menyimak dan mempelajari ringkasan materi reaksi redoks dan elektrokimia kelas 12 SMA kali ini dijamin seru dan mengasyikkan untuk kamu ikuti.
Ada dua macam sel elektrokimia yang perlu kamu kenali yakni sel volta (sel Galvani ) dan sel elektrolisis:
- Sel volta merupakan sel elektrokimia yang akan melibatkan reaksi redoks spontan dan menghasilkan arus listrik.
- Sel elektrolisis merupakan sel elektrokimia yang melibatkan reaksi redoks tidak spontan dan memerlukan arus listrik luar.
Persamaan antara sel volta dengan sel elektrolisis adalah:
- Reaksi oksidasi berlangsung di anode, sementara reaksi reduksi berlangsung di katode
- Pada rangkaian luar, elektron akan mengalir melalui kawat dari anode ke katode.
- Elektrolit adalah zat yang menghantarkan listrik di dalam sel. Arus listrik dibawa oleh anion ke anode dan oleh kation dihantarkan ke katode.
Apa Itu Sel Volta / Galvani
Potensial elektrode standar (Eo), merupakan potensial elektrode (potensial reduksi) yang diukur pada suhu 25oC, dan tekanan parsial 1 atm, dimana konsentrasi ion-ion yang terlibat dalam reaksi tersebut adalah 1 M.
Potensial elektrode standar dapat dipakai untuk memperkirakan apakah suatu reaksi redoks berlangsung secara spontan atau sebaliknya.
Potensial sel merupakan suatu kemampuan maksimum sel untuk mendorng elektron mengalir melalui rangkaian luar. Sel volta tergolong sel primer, sel sekunder dan bahan bakar.
Prinsip Kerja Sel Elektrolisis
Sel elektrolisis adalah sebuah sel elektrokimia di mana energi listrik digunakan untuk menjalankan reaksi redoks itu tidaklah spontan. Elektrolisis dapat didefinisikan sebagai reaksi peruraian zat menggunakan arus listrik.
Prinsip kerja dari sel elektrolisis yakni dengan menghubungkan kutub negatif dari sumber arus searah dengan katoda dan kutub positif ke anoda.
Sehingga kemudian akan terjadi overpotential yang menyebabkan suatu reaksi reduksi serta oksidasi yang tidak spontan bisa berlangsung.
Inilah Susunan Sel Elektrolisis
Secara umum, sel elektrolisis tersusun dari beberapa sel di antaranya:
- Sumber listrik arus searah (DC), berupa baterai atau aki.
- Elektroda, anoda dan katoda, yang berupa inert atau non inert
- Elektrolit, yang jadi zat penghantar listrik berupa asam atau garam
Begini Ketentuan Reaksi dalam Sel Elektrolisis
a. Mengenal Reaksi Reduksi di Katoda
Tidak akan bergantung dari jenis elektrodanya.
1. H+ dari asam akan direduksi menjadi H2
Reduksi kation H+
Reaksi 2H+ (aq) + 2e → H2 (g)
Halaman:

